Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
12


__ADS_3

dini melangkahkan kakinya keluar dari ruangan dokter tempt dia memeriksakan kesehatannya dan berjalan melewati ruangan ugd dan tanpa sengaja melihat diego anaknya sedang bersama sahabatnya tina.


"diego" teriak dini memanggil anaknya.


diego mendengar namanya sedang di panggil membalikkan badannya dan melihat mamanya sedang berdiri di depan lorong rumah sakit.


diego melangkah menuju kemamanya dan mencium pipi kanan dan pipi kiri mamanya. tina yang melihat itu merasa heran dengan sikap dua orang tersebut begitupun dengan mikail. sedangkan lily duduk di kursi tunggu sambil menyandarkan kepalanya di tembok. dan mengkhawatirkan keadaan sahabatnya.


"dini" ucap tina mamanya dira. dini yang melihat sahabtnya melangkahkan kakinya mendekati tina dan juga mikail.


"mba dini" sapa tina mamanya dira.


"jadi ini toh anaknya mba dini yang mengajar di kampus XX" lanjut tina mama dira.


"ia mba" menampilkan senyumannya " ngomong ngomong siapa yang sakit mba? itu anaknya mba tina ya" ucap dini sambil menunjuk ke arah dira yang masih duduk di kursi tunggu.


dira yang melihat dia ditunjuk segera melangkah mendekat kearah orangtua dira dan orang tua diego yang belum dia ketahui.


"oh maaf tante saya sahabatnya dira satu kampus dengannya di kampus xx tante" ucap lily yang kemudian melirik jam tangannya.


"maaf om. tante saya tidak bisa menunggu dira sampain siuman tante. saya harus bertwmu dengan mama sebelum mama berangkat ke luar negeri tante. om" ucap lily sambil berpamitan ke pada mereka semua.

__ADS_1


"ya udah ngga papa sayang. salam ya sama mama kamu" ucap tina mengangguk.


" iyya tante in syaa allah nanti saya akan kembali lagi kesini tante" lily


"lily kamu pulang di antar sopir om ya dia akan menubggumu di bawa" ucap mikail sambil mengirimkan pesan kepada supirnya.


"iyya om terima kasih" ucap liky dan kemudian melangkahkan kakinya menjauh dari semuanya.


"jadi mba siapa yang sakit" ucap dini


tina yang tadi menampilkan deretan senyumannya kini mulai menampilkan wajah khawatirnya lagi mengingat anaknya yang sudah hampir setengah jam belum juga membuka matanya dan masih terus menyelam kedalam dunia mimpinya itu. dini yang meligat wajah sahabatnya merasa semakin penasaran dwngan keadaan yang sebenarnya dan kemudian mengalihkan pandangannya kepada diego meminta penjelasan.


"maaf. ma. tante dan om. sebenarnya ini semua salah diego yang memberikan hukuman kepada dira untuk berlari di lapangan om. tante. diego benar benar tidak tahu mengenai keadaan dira" ucap diego merasa bersalah.


"iyya mba mungkin ini juga menjadi pelajaran kepada kami agar lebih memperhatikan keadaan anak kami" ucap tina yang kemudian diijuti buliran kristal di ujung matanya.


diego yang melihat itu semakin merasa bersalah dengan hukuman yang diberikannya.


"saya janji akan bertanggung jawab dengan semua kesalahan yang dilakukan anak saya mba" ucap dini.


dan ini akan menjadi suatu rencana besar saya yang akan mendekatkan diego dwmgan anakmu mba agar dia bisa terbebas dari manusia ular seperti renaa itu. batin dini dalam hati dan memberikan tatapan penuh kepada anaknya. diego.

__ADS_1


diego yang melihat tatapan mamanya. tidak mengerti apa lagi yang ada dipikiran mamaku ini begitulah tatapan diego kepada mamanya dan menyelidiki.


"saya janji. saya akan bertanggung jawab. saya juga akan membantu dalam perawatan dira. om tante" ucap diego


dina yang meilhat diego seperti itu merasa senang.


🌺🌺🌺


sementara itu dira yang masi berbaring belum sadarkan diri.


awas.... dira mendengar suara teriakan di belakangnya dan segera berbalik dia melihat wajah malaikatnya yang menolongnya dan kemudian merasakan badannya terpental dan kemudian tidak melihat apapun lagi. dan tiba tida dia kembali melihat cahaya putih. dia melihat malaikatnya kembali dia melihat malaikatnya tengah mengatakan sesuatu.


"bangunlah" aku sudah sangat lama menunggumu.


dan saat itu pula dira mencoba membuka mata ya perlahan dan merasakan aroma obat dan kemudian dia menyesuaikan matanya dengan cahaya kamarnya. dia merasakan ada sesuatu yang sedang menggenggam tangannya dan iapun melihat ke sampingnya.


...


🌺🌺🌺


maaf kakak kakak kalo masih banyaj yang typo

__ADS_1


terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk mampir di karya saya mohon beri like tambahkan ke vavorit dan berikan vote nya


terima kasih kakak kakak


__ADS_2