Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
kecemburuan 1


__ADS_3

dira sedang bersiap siap untuk segera berangkat ke galeri milik dimas.


saat ingin turun dari kamarnya diri meraih ponselnya dan membukanya. ia melihat ada notifikasi pesan dari diego.


diego.


"ingat sarapan sebelum berangkat dan jaga kesehatanmu"


dira pun segera mengetik pesannya 'siap boss' dan segera mengirimnya dan kemudian menyimpan ponselnya di tasnya.


"pagi nona dira" sapa pelayan yang telah di tugaskan dimas untuk membantu dira di penginapan.


"pagi" sapa dira kembali


"silahkan sarapan dulu nona"


dira hanya mengangguk dan melangkah menuju ke dapur. dira memakan sarapannya dengab sangat menukmatinya.


"oh iyya siapa nama anda bi"


"panggil saja bi ima non"


"baiklah hari ini saya akan ke galeri"


"iyya non tuan dimas juga sudah memerintahkan pak dino mengantar nona"


"pak dino?"


"iyya non saya dan dia suami istri non kami di tugaskan membantu nona di sini dan dino sekarang sudah di luar menyiapkan mobil nona"


"baiklah saya langsung berangkat saja."


"baik non"


dirapun segera beranjak dan berjalan ke luar dia sudah tidak sabar untuk melihat galery dimas.

__ADS_1


saat sampai di galeri dimas dira langsung masuk dan mendapati dimas sedang memeriksa semua isi galeri nya dan berbalik badan saat dira sedang terdengar memanggil namanya.


"pak dimas"


"nona dira"


"maafkan saya jika tidak sopan karena telah menerobos masuk ke galerimu tanpa se izinnu terlebih dahulu"


"hey tidak mengapa nona di sini kamu adalah tamu undangan terhormat bagi saya"


"terima kasih pak"


"wah bisa kamu panggil saya dengan nama saja tanpa di ikuti embel embel seperti pak" kata fimas mengabgkat tangannya seperti sedang memperjelas kata pak dengan mengacungkan tangannya memperlihatkan tanda petik.


"baiklah saya akan memanggilmu kak dimas seperti saya memanggil pak diego dengan panggilan kak yego"


fimas terlihat terkejut mendengar ucapan dira. 'sepertinya hubungan mereka bukan sekedar antara dosen dan mahasiswa melainkan ada hubungan khusu pasalnya hanya orang terdekat yang memanggil diego dengan sapaan yego' batin dimas.


"ada apa kak? kenapa melamun seperti itu?"


dira hanya tersenyum menanggapi.


"baiklah. mari saya antar untuk berkeliling"


dira dan dimaspun akhirnya berkeling melihat lihat. dan tak sengaja kaki dira terkelincir yang membuatnya hampir jatuh untung saja lengan kokoh dimas dengan sigap menangkap tubuh dira dan segera menopangnya yang membuat mata dira melotot terkejut bukan bagaimananya sebab jarak antara wajahnya dengan wajah dimas hanya terbilang beberapa cebti meter saja. dira segera memperbaiki posisinya untuk segera berdiri.


"maaf atas keteledoran saya dan terima kasih atas bantuan anda"


dimas menanggapi dengan senyuman yang tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka melalui jendela ruangan yang sedang terbuka.


💓💓💓


sementara itu di kantor. diego sedang duduk dan membaca semua dokumen yang hatus dia pelajari sebelum menenui kliennya di restoran xxxx pandangannya kemudian teralihkan ketika ponselnya sedang bergetar dan menampilkan sebuah nama di ponselnya.


diego segera menyambar ponselnya dan mengangkatnya

__ADS_1


"halo"


"....."


"apa"


"...."


"baiklah terus awasi gerak gerik mereka dan laporkan semuanya kepadaku"


"...."


diego kemudian mematikan ponselnya sepihak.


"ini tidak bisa di biarkan aku tidak mau jika dira dan dimas saling menyukai" gerutuan diego.


diwgo terus membayangkan bagaimana kejafian yang di laporkan oleh pengawalnya tadi.


lintasan wajah dira yang terus melemparkan senyumannya kepada dimas membuat diego terbakar api cemburunya.


'senyuman dira hanya untukku' batin diego.


diego terus terlihat marah. bagaimana tidak bayangan wajah antara dimas dan dira terus terbayang di pikirannya.


💓💓💓


happy reading


kakak kakak bisa follow IG saya @viki.amalia.351


atau di FB saya Viki Amalia Syarif


😁😁😁


**jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komennya kakak kakak

__ADS_1


😉😉😉**


__ADS_2