Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
14


__ADS_3

riko kini harus menyelidiki sebuah perusahaan yang susah untuk di lacak. bahkan pemilik dari perusahaan itupun dia tidak tahu dan sekarang dia juga harus mencari tahu mengenai designer muda yang menjadi kunci dari perusahaan itu.


🌺🌺🌺


dira yang masih di rawat di ruma sakit yang di temani oleh ayah dan mamanya. dira dwngan posisi bersandarnya meminta tolong kepada mamanya untuk mengambilkan ponselnya.


"ma bisa tolong dira. untuk mengambilkan ponsel dira di tas dira" meminta tolong kepada mamanya. "oh tidak ma sekalian sahaja dengan tas dira" lanjut dira yang menatap mamanya seperti meminta maaf karena telah memintainya tolong.


sang mama hanya tersenyum dan langsung mengambilkan apa yg di mibta oleh dira. setelah tas itu ada di tangan dira. dira langsung saja bergegas membuka tasnya dan mengeluarkan lembaran. lembaran design nya serta telpon genggam miliknya.


di lihatnya telepon genggam miliknya terlihat banyak panggilan tak terjawab dari perusahaan maupun butik miliknya.


dira langsung menelpon pak deni orang dari perusahaan...


tu..t.. tuu.t... tuu..t


sepertibya tidak ada jawaban dira kini beralih lagi menelpon ke butik miliknya...


tuut. tu. t.. tuut...


pada deribgan ketiga barulah teleponnya diangkat


"assalamualaikum" ucap dira mengawali teleponnya dengan lawan bicaranya.


"....."


"urus sajalah dulu mengenai yg lainnya dan untuk urusan modelbya saya yg akan turun langsung setelah saya sembuh" icap dira.

__ADS_1


"....."


"saya di rumah sakit B dan tak udah datang saya juga merasa sudah baikan ya sudah saya tutp twlponnya assalamualaiku." ucap dira menutup telponnya.


mama dira hanya menggelengkan kepala mendengar dira berbicara dwngan orang di seberang telpon. mama dira tidak mengetahui mengenai perusahaan dan butik dira dia sangat bingung kemana arah dari pembicaraan dira dan lawan bicaranya tadi. yang dipikiran mama dira mungkin design baru dira lah yang di bahas.


tak lama setelah telpon dari butik ia matikan ia mendapatkan pesan dari pak deni


"nona sepertinya ada yang sedang menyelidiki mengenai perusahaan"


isi pesan dari pak deni


"perketat keamanan dan jangan biarkan identitasku tersebar mengenai kepemilikan perusaan"


balasan dira kepada pak deni.


swmentara itu di perusahaan ditry m


🌺🌺🌺


diego memikirkan kata kata dari riko bahwa designer muda itu masih kuliah di kampus XX mencoba mencari tahu mengenai identitasnya dengan membaca semua identitas mahasiswa tetapi hasilnya sama saja nihil.


"akh... ternyata idwntitasnya sangat dia tutup rapat" gumam diego


drttt. drttt. drttt.. getaran telepon dari saku celananya mengalihkan perhatiannya dan segera melihat layar telpon genggamnya dan tertera nama rena di sana..


"iyya" ucap diego dingin

__ADS_1


"....."


"diego tidak terlalu mendengarkan ucapan rena dan selanjutnya ketika rena selesai bicara barulah diego angkat bicara. "iyya saya tutp ya saya sedang sibuk" ucap diego dan kemudian langsung menutup telpon nya.


tak berselang lama dia menutup telponnya dia kembali mendapatkan telpon tanpa melihat nama si pemanggil diego langsung saja mengangkatnya.


"halo" ucap suara di seberang telpon.


namun belum sempat orang itu melanjutkan lagi ucapannya diego langsung mematikan teleponnya.


orang itupun langsung saja kembali menelpon nomor diego lagi. belum sempat diego mendengar suara orang di seberang sana diego langsung membentak "ada apa lagi sih kamu tidak tahu arti dari kata sibuk haeh"


sobtak suara di seberang sana hanya diam menyamak dan setelah diego selesai bicara dia langsung mengucapkan permintaan maafnya


"maafkan saya tuan tapi nyonya besar sedang sakit tuan muda" ucap pelayan rumah terbata bata.


" apa mama ada di rumah bi?" tanya diego khawatir


"iyya tuan" pelayan rumah


"ya sudah segera panggil dokter" ucap diego dan langsung mematikan telpon dan segera pulang.


🌺🌺🌺


maaf kakak kakak masih banyak kekurangan dari karya saya ini. mohon kepada kakak kakak tetap memberikan author semangat ya dwngan cara tekan like. πŸ’“ dan vote


salam

__ADS_1


V A SYA


😘😘😘


__ADS_2