Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
dira diego 4


__ADS_3

hari ini dini sudah bisa pulang ke rumahnya. dini kini bersiap siap di rumah sakit menunggu diego sementara refano suaminya sedang membereskan semua pakaian istrinya. "sayang apa kamu sudah menghubungi kekuarga mikail"


"belum sayang, nanti akan ku hubungi setelah kita akan sampai di rumah" jawab pak refano.


"aku sudah tidak sabar untuk membahas pernikahan anak semata wayang kita sayang" ucap dini yang sangat antusias.


"baiklah nanti akan kuvtelpon keluarga pak mikail sayang".


💓💓💓


kini diego berjalan di korider rumah sakit melewati banyak pasang mata yang menatapnya penuh ke kaguman tetapi diego tak menghiraukan pasangan pasangan mata yang sedari tafi memperlihatkan kekagumannya. sedangkan riko asisten diego berjalan di belakang tuan mudanya dengan tetap menatap ke arah depan.


riko membukakan pintu untuk tuannya dan mempersilahkan tuan mudanya masuk. "assalamualaikum" ucap diwgo melangkah masuk mendekati mamanya kemudian mencium pipi mamanya dan menyalami ayahnya. "bagaimana apa mama sudah siap pulang" tanya diego yang kemudian di balas dengan anggukan kepala oleh mama nya.


riko pun segera menjinjing tas milik keluarga refano dan kemudian melangkah keluar merekapun segera pulang ke rumah utama milik keluarga refano di sana para pelayan menyiapkan hidangan makan siang untuk menyambut kedatangan nyonya besar Mereka.

__ADS_1


saat sampai kedatangan keluarga refano di samvut dengan senyuman para pelayan rumahnya dan mengantar mereka untuk menuju ke dapur dan menyantap makan siang.


"sayang nanti kamu ajak keluarga dira makan malam di rumah" ucap dini pada diego. diego merasa gugup dengan permintaan mamanya. bagaimana bisa dia menghubungi dira sedangkan dira sekarang sedang menjauh darinya.


"baik mah nanti akan diego sampaikan" ucap diego yang tidak ingin mengecewakan mamanya. selesai makan siang diego mengantar mamanya ke kamar ubtuk istirahat. dan segera keluar agar tidak mengganggu mamanya. diego kini berada di ruang kerjanya dia tidak berani untuk menghubungi dira. beberapa kali di nyalakannya ponselnya dan mencari nama dira. dan kemudian mematikan ponselnya dia merasa ada beban yang dia pijuk jika mebelpon dira tetapi jika dia tidak menelpon dira dia pasti akan mengecewakan mamanya. dan akhirnya diego memberanikan diri untuk menelpon dira. deringan pertama... masih belum di angkat kemudian pada deringan kedua.. juga masih belum di angkat juga


diego terus mengulangi panggilannya.


💓💓💓


di tempat lain. di sebuah ruangan yang terlihat sederhana yang hanya terdiri dari sebuah meja kerja sofa dan sebuah lemari penyimpanan berkas, tetapi di balik lemari itu ada sebuah ruangan yang menyediakan sebuah twmpat tidur dan beberapa baju ganti hasil rancangan designer yang tidak terlalu di kenal oleh orang. banyak dari konsumennya hanya mengetahui merk ternama yang di gunakan okeh sebuah butik. Ya ryangan itu adalah ruangan mikik dira yang masih banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dialah pemilik dari perusahaan ditry m dan beberapa butik ternama di beberapa kota kota besar di negara XX.


tok tok tok


"iya silahkan masuk" ucap dira pada seseirang yabg sedang mengetuk pintu ruangannya.

__ADS_1


"assalamualaikum" ucap orang tersebut.


dira hendak membalas salamnya dan kemudian mencerna suara yang memberi salam tadi. sepertinya suara ini sangat famikiar di telingaku batinnya kenudian bangkit dari duduknya dan menatap seseorang yang sedang berdiri di depannya. dira terlihat sangat terkejut dengan seseorang yang kini ada di depannya.


lama tak mendapat jawaban dari salamnya diego kemudian membuyarkan keterkejutan dira. "ngga baik loh ya jika tidak membalas salam seseorang"


"eh waalaikumussalam" ucap dira gugup dengan kehadiran diego.


💓💓💓


maaf ya kakak kakak up nya cuma sedikit aja...


terima kasih karena masih setia untuk menunggu update an dari saya.


happy reading kakak kakak

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak like dan votenya setelah selesai membacanya....


😉😉


__ADS_2