
dira masi terbaring di rumah sakit. dua masih merasakan sakit pada dadanya suatu ketija dia tertidur dan dalam tidurnya dia melihat seorang lelaki yang sedang bermain bersamanya dan selalu memanggilnya dengan sebutan malaikat kecil saat itu. dan dira selalu memanggilnya dengan sebutan malaikat pula. pada saat itu mereka berjanji akan selalu bersama suka maupun duka tapi saat rsok hari dira datang bermain di taman biasa tempatnya bermain dengan malaikatnya tetapi malaikatnya itu tidak datang hari itu. maka ketika menjelang sore dira pulang dan pada saat di jalan dira mengalami kecalakan sebelum kecelakaan itu terjadi dira masih sempat mendengar suara malaikat penongnya sebelum dia tidak sadarkan diri.
ketika menjelang sore dira akhirnya tersadar dari tidurnya dan kemudian mencoba mengingat malaikat penolongnya
"sebenarnya kamu sekarang di mana? semenjak kecelakaan itu kamu tidak pernah lagi hadir di hadapanku tapi aku tetap berjanji akan mencari dan menemuimu dan akan selalu ada di saat suka maupun duka" batin dira.
di saat yang bersamaan tina dan mikail masuk keruangan dira dan langsung mencium kening anaknya secara bergantian.
"pah. mah kapan dira bisa keluar dari tempat ini ma pah. dira sudah rindu untuk kuliah mah pah?"rengek dira karena sudah merasa lama dan bosan berada di rumah sakit dan sebenarnya kepikiran dengan perusahaan dan juga butiknya.
"mungkin besok saya tapi dokter rudi harus memastikan keadaanmu dulu" ucap papanya mengelus rambut dira.
namun dira yang mendengarnya hanya bisa manyun karena sebenarnya dira sudah sangat ingin keluar dari tempat yang penuh dengan aroma obat obatan ini.
semetara itu di tempat lain terlihat diego yang sedang bersiap siap untuk keluar dan berpamitan kepada orang tuanya terlebih dahulu.
__ADS_1
"mah apa mama tidak papa tidak di temani diego" tanya diego kepada mamanya
"memang kamu mau kemana sayang" mama dini
"diego ingin menjenguk dira mah mahasiswa diego. anaknya teman mama itu" diego
"tentu tidak masalah sayang pergilah dan ingat untuk membeli tentengan sebelum kesana" ucap sang mama yang senang mendengar itu.
diego hanya mengangguk dan pergi mwninggalkan mamanya. dalam hati mama dini semoga saja diego akan jatuh cinta kepada dira.
πΊπΊπΊ
"oh ini mau aku bawakan untuk anak teman mama dia masuk rumah sakit kemarin" jawab diego
"boleh aku ikut mwnjenguknya?" tawar rena kepada yego.
__ADS_1
diego yang mendengar hanya mengangguk tanda menyetujui.
diego dan rena kini berjalan menuju kasir untuk membayar buah yang dia ambil tadi. setelah selesai melakukan transaksi bayar membayar kini diego dan rena bergandengan tangan menunu parkiran dan melesatkan mobil diego membelah jalan ibu kota. setelah sampai di rumah sakit rwna dan diwgo tetap bergandengan tangan masuk kedalam rumah sakit menuju ke kamar rena.
"assalamualaikum om tante" ucap diego dan berjalan masuk ke kamar Dira. dira mendongakkan kepalanya dan melihat kedatangan diego namun tak berapa lama masuklah renaa yang kemudian menatap dira tajam.
"oh jadi kamu yang mau di jenguk diego" ucap renaa menunjuk dira dengan kesal dan geramnya.
diego. tina mamanya dira dan juga mikail papa dina hanya melihat ketidak nyamanan dira saat rwna masuk sedangkan rena yang terlihat geram saat melihat dira.
πΊπΊπΊ
mohon tetap memberikan dukungan ya kakak kakak
author lagi lagi minta maaf atas banyaknya kekurangan pada novel karya saya ini πππ
__ADS_1
V A SYA π