
I LOVE YOU MY WIFE
Saling melengkapilah dalam hidup karena posisimu saat
ini bukanlah sebuah kelebihan
Setelah kepulangan semua keluarga kini Diego dan Dira sedang
membersihkan diri mereka sebelum tidur.
“Dek apa masih ada yang terasa sakit ?” tanya Diego
menatap khawatir kepada Dira bukan apanya saat ini Dira terlihat sedang menahan
sakitnya dengan wajahnya yang terlihat sedikit pucat.
“tidak kak, hanya saja kepalaku sedikit pusing mungkin
karena aku beberapa hari ini tidak menggerakkan badanku lagi jadi setelah bergerak
hari ini kepalaku sedikit pusing” jawab Dira dengan senyuman agar suaminya
tidak terlalu khawatir lagi kepadanya.
“ya sudah sini kakak pijitin kepalanya dengan aroma
terapi agar sedikit enakan ya” ucap Diego yang kemudian membantu istrinya
membaringkan kepala istrinya di pahanya.
Diego mulai mengoleskan aroma terapi ke pelipis
istrinya sambil memberikan pijatan pijatan lembut yang membuat Dira kini memejamkan
matanya menikmati aroma dan pijatan lembut dari suaminya. Diego terus memijat
pelipis istrinya hingga Dira kini tertidur, dengan hati-hati kini Diego
membenarkan posisi tidurnya dan tak lupa juga dia mencium kening istrinya dan
kemudian mengucapkan kata cintanya terhadap Dira
“I LOVE YOU MY WIFE”
Dira dan Diego kini terlelap dan mengarungi mimpinya dengan
posisi saling berpelukan.
Tepat jam tiga pagi Dira menggeliat dalam pelikan
suaminya, Diego yang menyadari itu langsung terjaga dan menanyakan apakah ada
yang dibutuhkan oleh sang isteri tercinta. Dira mengangguk dan kemudian meminta
__ADS_1
tolong kepada suaminya untuk diambilkan air minum. Diego langsung sigap untuk
mengambilkan air minum dan membantu sang istri untuk minum.
“kak, sudah jam berapa?”
“jam tiga pagi”
“aku ingin bangun untuk melaksanakan shalat kak”
“kita berjamaah saja”
“baiklah tapi untuk membersihkan diri harus
sendiri-sendiri”
“baiklah kali ini aku akan mengalah karena keadaanmu
yang sepertinya aku harus berpuasa selama beberapa hari kedepan.”
Dira kemudian membersihkan dirinya terlebih dahulu dan
kemudian disusul oleh Diego setelah itu Dira dan Diego kini shalat tahajud
bersama. Dan setelahnya keduanya kini membaca ayt suci al-quran sebelum
akhirnya subuh menyapa alunan merdu dari keduanya terdengar sangat merdu dan
menenangkan jiwa. Dira dan Diego kini terus melantunkan ayat ayat suci hingga
melaksanakan ibadahnya
“kak, shalat di rumah atau di mesjid ?”
“apa kamu tidak apa apa jika ku tinggal “
“In syaa Allah kak kan ada bibi yang bisa berjamaah
dengan Dira”
“baiklah kakak shalat di mesjid, kamu shalatlah di mushallah
bersama bibi”
“baik mas, hati hati di jalan”
“Assalamualaikum”
“waalaikumussalam kak”
Setelah Diego berangkat ke mesjid dira kemudian
mengajak para pelayan rumahnya untuk melaksanakan shalat berjamaah di mushollah
__ADS_1
yang sengaja dia buat di dalam rumah agar jika ada beberapa tamu yang ingin
shalat di rumahnya tentu akan memudahkan mereka.
Setelah selesai shalat Dira kemudian ke dapur untuk
membantu para pelayan namun para pelayan menolak bantuan dari nyonya nya
berhubung saat ini Dira masih dalam proses penyembuhan al hasil Dira hanya
melihat mereka berlalu lalang hingga Diego kini datang
“lagi ngapain dek?”
“tadi mau bantuin Bibi masak kak tapi di larang.” Sembari
mencium tangan suaminya
“kamu jangan banyak gerak dulu dek itulah fungsinya
aku mempekerjakan kembali para pelayan di rumah ini. Nanti jika kamuoun sudah
sembuh kamu bebas mau ngapain di rumah ini ya meskipun dengan bantuan para
pelayan”
“baiklah kak.”
“ya sudah kakak ingin berolah raga dulu”
“baiklah kak aku ingin kembali ke kamar saja”
Mereka berduapun kini meninggalkan dapur dan berjalan
menuju keruangan yang mereka tuju masing – masing.
<><><><>
Jangan lupa untuk tetap
meninggalkan jejak berupa like dan juga komentarnya teman-teman dan jangan lupa
juga untuk memberikan dukungan pada karya ini beri rating bintang lima ya kakak kakak.
Untuk bisa lebih mengenal
author bisa juga ya langsung follow IG author
@viki.amalia.351
Terima kasih sudah mampir
Salam sayang
__ADS_1
V A SYA