
tina mama dira dan juga mikail papanya sangat terkejut mendengar penuturan diego.
"kapan kalian memutuskan ini"tanya mikail
"eh anu pah itu..." belum selesai ucapan dira diego memotongnya dan memberikan penjelasan kepada kedua orang tuanya dan juga orang tua dira.
"sebenarnya kami sudah lama saling menyukai tapi kami masih malu malu dan blum seminggu ini kami menjalani hubuungan ini" penuturan diego yang tampak meyakinka orang tuanya dan juga orang tua dira
mama dan papa diego hanya mengangguk sedangkan papa dira seperti sedang menyelidiki kebenaran yang sedang di katakan oleh diego.
"wah wah sepertinya mama tidak perlu lagi mencari calon menantu karena ternyata kita bakalan besanan ya mba" ucap dini dengan mengedipkan sebelah matanya melihat tina.
dira merasakan tatapan ayahnya yang seolah sedang tidak percaya.
πΊπΊπΊ
__ADS_1
setelah selesai makan malam kedua keluarga itu melanjutkan perbincangan mereka di ruang keluarga sedangkan dira dan diego memilih berada di tempt terpisah di halaman belakang runah diego di sana terdapat sebuah gazebo yang berdiri di tengah tengah kolam ikan hias. dira dan diego memikih duduk di sana. dengab suasana penuh kecanggungan dan tidak tahu harus mengangkat pembahasan apa yang harusnya dia cerita.
dira sibuk melihat ke arah sekeliling gasebo sedangkan diego menatap kosong. tak lama setelah itu dira melihat diego yang sepertinya sedang melamu.
"jadi kenapa bisa pisah dengan rena" ucap dira untuk memecahkan keheningan malam yang mereka lalui.
"sebenarnya saya pernah mendengar perbincangannya dengan seorang laki laki. dia tidak benar benar mencintaiku tpi dia hanya menginginkan hartaku dan juga menginginkan kekuasaanku agar namanya tetap tenar di dunia modeling" jawab diego sembari mengingat dimana saat itu dia melihat rena dengan seorang laki laki yang di yakininya adalah kekasihnya rena.
dira yang mendengar hanya mengangguk anggukan saja kepalanya dan tak tahu harus mengucapkan apa lagi.
"jadi apa alasanmu sehibgga kamu menyembunyukan semua kepemilikanmu dari orang lain bahkan orang tuamu sendiri?" tanya diego
"oh jadi begitu ternyata sifat mu berbeda dwngab orang lain. banyak orang di luar sana yang dengan bangga memamerkan hartanya sedangkan kamu malah menyembunyikan semua kepemilikan kamu" ucap diego menatap dira
dira tersenyum dan menanggapi diego "buat apa mengumbar kepemilikan kita jika kita bisa tentram da? damai tanpa harus mengumbarnya"
__ADS_1
diego terpanah dan kagum mendengar penuturan dira. "sebaiknya kita masuk takutnya kamu akan masuk angin tinggal di luar terus" mengajak dira masuk kedalam rumah dan langkahnyapun di ijuti oleh dira.
setelah sampai di ruang keluarga mereka meliat para orang tua yang terus berbincang dan terdengar di telinga dira dan diego mengenai perencanaan pertunangan antar kedua nya lantas saja itu sangat membuat dira terkejut begitu juga denga diego pasalnya dia hanya berpura pura kepada mama dan papanya mengenai calon pasangan hidupbya tapi malah seperti ini.
dira menatap diego dengan tatapan meminta agar pertunangan ini tidak di laksanakan namun sepertinya diego bibgung harus bilang apa ke mama dan juga ayahnya.
πΊπΊπΊ
maaf ya kakak kakak masih terdapat banyak kesalah dan kekurangannya
semoga kedepannya lebih jeli lagi dwh nih mata dan juga jempol
maaf terima kasih sudah mampir.
mampir juga ya di karya sebelah my man
__ADS_1
lup lup deh kakak kakak
ππππ