
AIR MATA
happy reading
Setelah selesai memberikan sedikit hukuman untuk Rena,
Diego segera pergi dari sana bersama Riko dan segera menuju kerumah sakit
tempat Dira di rawat. Diego mencoba untuk menetralkan kembali suasana hatinya.
Dia tidak ingin saat Dira terbangun nanti Dira akan mengetahui sisi gelap dirinya
yang sudah lama ia pendam.
Saat sampai di rumah sakit, Diego segera berjalan
menuju ke tempat perawatan Dira dan saat epat di depan pintu perawatan Dira,
Diego melihat beberapa perawat dan juga seorang Dokter keluar dari ruangan
Dira.
“apa yang terjadi dengan istri saya Dok?” tanya Diego
yang mulai khawatir, jika terjadi apa apa dengan Dira maka dia akan sangat
menyesal karena telah meninggalkan Dira.
“bapak tenang saja, Nyonya Dira sekarang sangat baik,
bahkan nyonya sekarang sudah sadar, beliau sedang di temani oleh seorang
perawat yang tuan percayakan tadi” -Dokter
Diego bernafas lega dan tanpa berpikir panjang dan
juga tanpa membalas ucapan sang Dokter Diego langsung saja masuk keruang
perawatan Dira.
Di bukanya pintu perawatan itu yang menampakkan Dira
yang masih berbaring dengan deraian air mata yang terus mengakir dipipinya
mengingat kenang buruk yang disaksikannya di ruangan suaminya.
Diego terus melangkah dan langsung memberikan kode
kepada sang perawat untuk meninggalkan mereka berdua sementara Riko memang dari
awal tidak mengikuti tuannya untuk masuk kedalam perawatan dia lebih memilih
untuk menunggu perintah dari tuannya di luar saja.
Dira yang menyadari kedatangan Diego langsung
__ADS_1
membalikkan pandangannya enggan untuk melihat Diego, Dira masih merasakan sakit
yang begitu luar biasa. Bukan sakit akibat kecelakaan tetapi sakit akibat perbuatan
sang suami.
“sayang, maafkan aku” lirih diego yang mulai duduk di
samping Dira.
“aku ingin pisah saja kak” ucap Dira dengan deraian
air mata
“dengarkan kakak dulu, itu semua hanya salah paham
saja, itu tidak seperti yang kamu lihat sayang” -Diego
“tidak yang seperti aku lihat kamu bilang, sementara
aku melihatnya dengan mata kepalaku langsung” -Dira
Diego langsung menceritakan semua kejadian hari itu
secara rinci meskipun Diego tidak yakin Dira akan percaya padanya tetapi Diego
tetap menceritakannya.
Awalnya Dira tidak ingin mempercayai cerita dari
Diego. Tetapi Dira memiliki keyakinan yang kuat dari hatinya bahwa semua cerita
Dira perlahan membalikkan pandangannya dan menatap Diego
yang sedang berderaian air mata.
“maafkan aku sayang” ucap Diego yang masih berderaian
air mata dan mencoba untuk menggem tangan Dira.
Dira kemudian kembali menggenggam tangan Diego “aku
yang minta maaf sayang”
Diego kemudian menatap Dira
“aku yang salah, tidak mendengarkan penjelasanmu
terlebih dulu” ucap Dira
Diego kemudian langsung bangkit dan mencium kening
istrinya kemudian menghujani wajah istrinya dengan kecupan kecupan kecil
“aku merindukanmu sayang” ucap Diego setelah
__ADS_1
menghujani istrinya dengan kecupan-kecupan singkat.
“aku juga merindukanmu sayang” balas Dira dengan
senyuman
Krik kruk krek
Bunyi dari suara perut Diego yang terdengar membuat
keduanya saling pandang dan melepaskan tawanya.
“apa kamu belum makan” tanya Dira
“apa kamu tahu aku tidak pernah meninggalkanmu
semenjak kamu tidak sadarkan diri” – Diego
“apa aku tidak salah dengar” ucap Dira memicingkan matanya
melihat Diego
“kecuali yang tadi karena aku harus menyelesaikan
sesuatu yang membuatku harus turun tangan, maafkan aku” ucap Diego dengan
senyumannya.
“baiklah, aku mengerti sekarang kamu harus makan” ucap
Dira
“baik aku kan meminta bantuan Riko untuk membeli
makanan untuk Kita
Dira langsung
mengangguk setuju sementara Diego langsung emngirimkan pesan kepada asistennya.
<><><><>
Jangan lupa untuk tetap
meninggalkan jejak berupa like dan juga komentarnya teman-teman dan jangan lupa
juga untuk memberikan dukungan pada karya ini beri rating bintang lima ya kakak kakak.
Untuk bisa lebih mengenal
author bisa juga ya langsung follow IG author
@viki.amalia.351
Terima kasih sudah mampir
__ADS_1
Salam sayang
V A SYA