
"dira"
panggil seseorang. dira langsung mencari sumber suara itu di semua sudut ruangan dan akhirnya menemukan temannya sekaligus sahabatnya yang ternyata sudah menunggunya sejak tadi.
dira langsung menghampir temannya.
"hy lily maaf membuatmu menunggu" ucap dira dengan raut wajah yang terlihat seperti sedang memohon kepada sahabatnya itu.
"tidak apa aku yang terlalu cepat datang" ucap lily "kesukaanmu masi sama seperti yang dulu kan jus alpukat dan puding" lanjut lily lagi yang di balas anggukan oleh dira.
"jadi setelah lumayan lama tidak memberiku kabar, apa yang terjadi ha" ucap dira dengan nada kesalnya kepada sahabatnya itu. pantas saja dira merasa kesal lily hilang kontak selama hampir satu tahun.
"maaf ra aku di sibukkan dengan keadaan perusahaan ayahku yang hampir saja mengalami penurunan tetapi untung saja ayah dan aku bisa menanganinya secepatnya jadi bisa normal kembali"
"waow jadi kamu terjun ke perusahaan ayahmu"
"iyya ayah tidak mengisinkanku membuka usaha batu toh usahanya juga aku meneruskan itu katanya"
"suksesin ya ly"
"kamu sendiri bagaimana RA"
"ya aku masih kerja di perusahaan ditry m "
"betah juga ya kamu"
dira kembali menganggukkan kepalanya.
"atau jangan jangan ada seseorang yang membuatmu betah di sana hahahaha"
__ADS_1
dira hanya menatap liky dengan tatapan tajamnya yang menusuk liky bergidik ngeri
"wah ternyata singa satu ini belum jinak"
dira kemudian meminum jusnya sambil mengecek emailnya. dira fokus dengan ponselnya sehingga mengabaikan keadaan sekitarnya.
"pak diego" ucap lily menganga ketika melihat dosennya semasa kuliah dulu terligat sedang memasuki cafe yang sama dengan mereka. karena lily merasa jika dira tidak melihat diego. liky kemudian menepuk nepuk lengan dira "Ra liat tuh pak diego datang sapa yuk"
fira yang mendengar nama diego di sebut kemudian mendongakkan kepalanya menatap ke sekitar...
💓💓💓
saat diego berada di mobilnya ketika akan pulang menuju ke kantornya tiba tiba dia mendapat pesan masuk dari seseorang.
di lirimnya ponselnya dan kemudian melihat ponselnya tertera ada notifikasi pesan masuk dari sahabatnya Dimas.
dimas:
bro ke cafe xx ya gue tunggu di sana.
diego langsung memutar setir mobilnya dan melajukannya menuju ke cafe tempat temannya sedang menunggunya. di parkiran dia tidak memperhatikan dan tidak melihat bahwa disana telah terpakir mobil dira.
diego kemudian segera melangkahkan kakinya ingin masuk tek lama kemudian terlihat sahabatnya dimas juga sedang berjalan masuk diegopun menghampiri dimas dan berjalan masuk bersama.
saat ada di depan pintu cafe diego kemudian berjalan menuju ke meja kosong tepat hanya ada dua meja saja dari meja tempat dira dan lily.
saat sedang sampai di meja kosong itu. diwgo kemudian mendengar namanya di panggil. diego kemudian segera membakikkan badannya mendapati mahasiswanya yang dulu sedang menyapanya tetapi diwgo tidak melihat teman dari sahabatnya itu yang sedang membelakanginya.
💓💓💓
__ADS_1
dira terlambat mencegah sahabatnya itu karena lily kini telah memanggil dan menyapa diego untungnya saja diwgo berada di belakangnya jadi dia tidak terlihat oleh diego.
terdengar suara diego di belakang dira.
"kamu..." ucap diego yang ingin mencoba untuk menebal tapi segera di potong oleh lily.
"saya lily pak mahasiswa bapak dulu"
"ow iyya saya ingat kamu sahabatnya Dira kan" ucap dieho yang langsung mengingat dab terlintas nama dira di pikirannya.
"iyya pak saya sahabatnya Dira pak" lily
"kamu sedang bersama siapa?" diego
"sama dira pak"
dira yang mendengar namanya di sebut langsung berbalik dan tersenyum kemudian menundukkan kepalanya sejenak.
"bisa bergabung" ucap diego langsung ketika dira kembali membalikkan badannya.
dira yang mendengarpun langsung menatap sahabatnya tajam sebagai penolakannya tetapi sayangnya sahabatnya itu sedang tidak tahu situasi sekarang dan malah menganggukkan dan mengiyakam permintaan diego
💓💓💓
happy reading
***jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komennya kakak kakak
😉😉😉***
__ADS_1