Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
Kebahagiaan dan Kekecewaan


__ADS_3

Happy reading


Hari ini setelah selesai melaksanakan shalat subuh


Dira segera bergegas menuju ke dapur untuk membuatkan sarapan, sementara Diego


seperti biasa ia akan membantu Dira untuk menyapu di dala rumah dan juga


membantu dira untuk menyiram tanaman yang ada di taman belakang.


Dira sedang membuat sarapan didapur, Dira menyiapkan


beberapa bahan makanan yang diambilnya di kulkas, dan segera berperang membuat


menu sarapan seperti biasanya yaitu nasi goreng dan juga beberapa butir telur


yang di goreng serta beberapa potong ayam yang sudah digoreng dengan dibumbui


kecap, sederhana memang tapi Diego tidak pernah mengeluh karena itu memang


merupakan makanan kesukaan Diego.


Dira sedang serius di dapur sehingga tidak menyadari


kedatangan Diego yang sudah berdiri di ambang pintu. Melebarkan senyumnya melihat


kearah Ira yang sangat cekatan dengan peralatan masaknya.


“ ada yang bisa kakak bantu sayang?” ucap Diego


sembari melingkarkan tanganya ke perut Dira. Dira merasa kaget saat mendapatkan


serangan pelukan dari Diego yang secara tiba-tiba itu, tapi seketika senyumnya


langsung terukir.


 “tidak perlu


kak, tinggal sedikit lagi semua akan siap” jawab dira sambil berbalik menatap


suaminya.


 “mmm apa


kegiatanmu sudah selesai sayang” tanya dira yang sangat tahu dengan kegiatan


awal suaminya di pagi hari.


 “ tentu saja


selesai sayang, kamu tidak perlu lagi untuk menyapu dan menyiram tanaman,


karena sudah aku kerjakan” jawab Diego sambil beralih duduk di meja makan.


“mm kakak kau tidak perlu melakukan itu, aku bisa


mengerjakan semuanya hari ini” jawab dira menghela nafas. Dira tidak mau jika

__ADS_1


suaminya melakukan pekerjaan rumah, karena dira takut Diego akan kelelahan saat


berangkat ke kantor nanti.


“tidak masalah sayang. Aku tidak mau jika bidadariku


ini akan kelelahan nantinya” ucap diego menatap punggung sang istri. Sementara dira


hanya menghela nafas kasar.


“ jika tak mau membuatku mengerjakan itu semua,


izinkanlah para maid kembali bekerja di rumah kita sayang, aku sepertinya tidak


rela jika harus membuatmu mengerjakan seluruh pekerjaan rumah sendirian” tawar


Diego. Karena semenjak Dira dan Diego menikah Dira tidak ingin mempekerjakan


para pelayan di rumahnya lagi. Dira merasa bosan jika tidak ada yang


dilakukannya saat berada di rumah untuk itu Dira dan Diego sepakat untuk


membawa para maid untuk bekerja di rumah utama keluarga diego.


“mmm tidak perlu sayang tapi jika kamu mengisinkanku


untuk kembali bekerja di butik aku akan mempertimbangkan itu” tawar dira pula


karena semenjak menikah dengan Diego Dira sudah Tidak terlalu aktif di butiknya


lagi dia hanya memberikan kepercayaan kepada pak Deni untuk mengurus butiknya


“bisa di pikirkan sayang” jawab diego mantap


Kini Dira telah menyelesaikan acara masak masaknya


selanjutnya dira menata hidangan sarapan itu ke atas meja makan.  Kemudian mengambilkan Diego nasi dan juga


lauk pauknya


“terima kasih sayang” ucap Diego menerima makanan dari


Dira


Dira dan juga Diego kini menikmati santapan sarapannya.


Setelah selesai Dira dan Diego kemudian beranjak ke kamar untuk membantu Diego bersiap=siap


sebelum kekantor.


Seperti biasa Dira akan mengantar Diego sampai ke


depan pintu kemudian mencium punggung tangan suaminya sementara Diego akan


mencium kening sang istri “berhati-hatilah di rumah sayang, jika ada apa-apa segera


hubungu aku, I love You sayang”

__ADS_1


“kamu juga hati hatilah kak, I Love You To”


Kini dira berada di rumah sendirian dan kemudian menuju


keruang kerja suaminya dan juga merupakan ruang kerjanya untuk membuat


rancangan bajunya yang akan dikirimkannya ke pada butiknya nanti.


Tak terasa karen aterlalu serius dengan pena dan juga


kertasnya, Dira tidak sadar bahwa sekarang ini sudah pukul sebelas siang “mmm,


sebentar lagi jam istrahat aku harus segera memasak dan mengantarkan makanan


siang untuk kak Yego” ucap dira sembari merentangkan tangannya guna untuk merenggangkan


otot ototnya.


Dira dengan senyumannya yang merekah membawa rantang


yang berisi menu makan siang untuk suaminya itu terus berjalan menuju ke


ruangan suaminya.


Dira dengan penuh kebahagiaan menganggukkan kepalanya


saat semua karyawan di kantor suaminya menyapanya. “wahh boss pasti sangat


bahagia ya” , “wah istri yang pengertian” dan masih banyak lagi bisik bisikan


yang di dengar oleh dira.


Setelah sampai di depan ruangan suaminya. Tanpa persetujuan


dan izin dari sekretaris sang suami dira hanya menganggukkan kepalanya dan kemudian


melangkah dan membuka pintu ruangan sang suami,


Dan betapa kecewanya Dira saat melihat tontonan yang


ada di depannya saat ini. Dira tak Kuasa untuk menahan buliran kristal air


matanya yang kini mulai tergenang di pelupuk matanya. Hatinya begitu sakit dan


perasaan kecewa yang menjalari seluruh tubuhnya membuatnya terisak. Tanpa terasa


Dira menjatuhkan Rantang makanan yang sedari tadi di genggamnya. Membuat yang


di dalam ruangan itu saat ini menatap ke arah Dira..


Wahh wahh wahh kira kira tontonan apa ya yang sedang


di saksikan oleh Dira


Tetap pantegin terus ya jangan lupa untuk tetap


meninggalkan jejak berupa like dan komentarnya jangan lupa untuk vote dan juga

__ADS_1


berikan rating bintang lima ya terima kasih


Salam sayang


__ADS_2