
Dia Kembali
Di kantor milik Diego
Diego sibuk memeriksa semua
berkas berkas yang sedari tadi mengantri untuk di bacanya satu persatu. Diego terlalu
terfokus dengan berkas yang di pelajarinya sementara di luar ruangannya seorang
wanita dengan tinggi semampai datang mencarinya namun sudah di cegah oleh sang
sekretaris tetapi tetap di hiraukan oleh sang wanita dan langsung menerobos masuk
ke ruangan milik Diego.
Diego yang dikejutkan
dengan suara pintu ruangannya yang tiba tiba dibuka oleh seseorang langsung
mendongakkan kepalanya melihat ke arah pintu. Diego menatap tajam ke arah
sekretarisnya dan juga wanita yang langsung masuk tadi, wanita itu adalah Rena
mantan kekasih Diego.
“Maaf boss saya sudah
mencoba untuk menghalanginya masuk” ucap sang sekretaris dengan perasaan takut.
Sementara diego hanya menggerakkan tangannya pertanda agar sang sekretaris segera
keluar dari ruangannya. Rena merasa sangat menang dan segera berjalan mendekati
Diego.
“oh sayang.. lama tak
bertemu\, apakah kamu bersama wanita J****G itu?” ucap Rena bergelayut manja
kepada diego yang tentunya membuat diego merasa geram dengan kata- kata yang di
lontarkan rena dan bukan hanya itu saja Diego juga sangat merasa tidak nyaman
dengan perlakuan Rena kepadanya.
“jaga ucapamu Rena, dia
adalah istriku” ucap Diego menggeram dan kemudian melepaskan lengannya dari
gelayutan manja Rena.
“oh ayolah, bukan kah kau
merindukan ku sayang”
__ADS_1
“keluar dari sini atau
aku akan menyeretmu keluar.”
Rena tak menggubris
perkataan Diego dan langsung duduk di pangkuan Diego. Dan kemudian men*i*m b*b*r
milik Diego. Diego merasa sangat marah dengan itu diego mencoba untuk berdiri
dan ingin mendorong Rena tapi sudah terlambat bunyi sesuatu yang terjatuh kini
menyadarkan keduanya. Diego langsung dengan kasar mendorong tubuh Rena dan
segera berjalan mendekati Dira.
Dira yang menyaksikan
kejadian tidak senonoh yang terjadi di depannya secara live itu langsung
menjatuhkan rantang makanan yang di genggamnya tadi dan langsung berlari keluar
tanpa memperdulikan tatapan para karyawan kantor yang di lewatinya tadi.
Sementara itu Rena yang
masih berada di ruangan Diego terus mengembangkan senyumnya karena telah
berhasil menciptakan sebuah peperangan dahsyat yang akan di lakukan oleh dua
Sementara Dira terus
berlari menuju ke arah mobilnya dan langsung masuk mengemudikan mobilnya dengan
kecepatan tinggi guna melampiaskan semua rasa kecewanya yang diberikan oleh
suaminya. Dira terus menangis dan menginjak pedal gasnya tanpa memperhatikan
jalan ibu kota yang untung saja sedikit legang oleh kendaraan yang biasanya
akan berlalu lalang dengan padatnya.
Sementara Diego terus
mengikuti laju mobil Dira dengan sesekali memukul stir mobilnya
“sayang hati hatilah
jangan mengebut” ucap Diego merasa khawatir melihat laju mobil istrinya. Diego
kemeduian menghubungkan ponselnya dengan seseorang.
Tuut tuut tuut
Pada dering ketiga
__ADS_1
akhirnya sambungaan telpon kini menjawab
“ha...” belum sempat
suara di seberang sana menyapa Diego langsung saja menyambar dengan rentetan
kalimat yang tegas.
“ urus Rena sekarang dan
jangan biarkan dia bebas”
“ba..” belum lagi sang
lawan di sambungan telepon langsung saja Diego mematikan sambungannya membuat
seseorang yang di seberang sana berdesis kesal.
Diego terus mengikuti
mobil dira hingga bunyi klakson panjang terus berbunyi dari arah yang
berlawanan dengan Dira.
Sementara itu Dira yang
terus mengemudikan mobilnya dengan air mata yang terus berderai menulikan
telinganya hingga ia merasakan sebuah hantaman yang sangat keras membuatnya
mengerem mendadak
Bunyi decitan antara ban
mobil dan aspal terus berbunyi menggema di telinga Dira. Diego yang melihat itu
hanya mampu berteriak dan mengalirkan air matanya melihat kejadian demi
kejadian yang terus bergulir begitu saja di depan matanya. Diego menghentikan
mobilnya dan segera turun dari mobil berlari kearah mobil dira. Dengan deraian
bulir kristal yang terus mengalir dari pelupuk matanya. Diego merasa sedang di
hantam batu besar yang datang secara tiba-tiba.
Jangan lupa untuk tetap
meninggalkan jejak berupa like dan juga komentarnya teman-teman dan jangan lupa
juga untuk memberikan dukungan pada karya ini beri rating bintang lima ya kakak kakak.
Terima kasih sudah mampir
Salam sayang
__ADS_1
V A SYA