Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
dira diego 1


__ADS_3

diego merasakan sangat haus tetapi jari jarinya tidak cukup kuat untuk memegang gelas yang ada di sampingnya dan tidak sengaja menjatuhkannya ke lantai


pruakkk...


tak lama setelahvitu seorang wanita cantik memasuki kamar diwgo dan segera berjalan ke dekat ranjang tempat diego berbaring.


"kak yego maaf aku nyelonong masuk"


diego tak bergeming menanggapi perkataan dira. sedangkan dira langsung mendekati dan menyentuh kenibg diego


"astaga kak suhu badanmu sangat tinggi sepertinya kamu sedang demam kak"


diego tetap tak menjawab ataupun mereapon perkataan dira.


"kamu harus segera ke rumah dakit kak"


diego menggeleng "tidak usah ra kakak hanya demam biasa kamu tidak usah khawatir nanti juga sembuh" ucap diego dengan suara yang sangat pelan. dira hanya menangguk dan segera ke dapur untuj mengambil air hangat dan juga handuk kecil untuk mengompres diego.


dira kembali ke kamar diwgo dengan membawa mangkok berisi air hangat dan juga handuk kemudian mengompres diego dan setelahnya segera membersihkan serpihan serpihan kaca yang pecah tadi.


💓💓💓


dira kemudian berjalan menuju ke dapur diego hendak membuatkan bubur. dira kemudian memulainya dan memasaknya dengan sangat telaten. dira tampak cekatan dalam membuat dan menghidangkan buburnya kemudian menyimpannya di nampan dengan segelas air kemydian dia antarkan ke kamar diego.


setelah sampai di kamar diego, dira meletakkan nampan buburnya di atas nakas samping ranjang diego dan segera membangunkan diego.


"kak ayolah makan dulu" ucap dira sambil menggoyang goyangkan tubuh diego.


diego yabg merasa tububbya di goyangkan mengerjap ngerjapkan matanya dan mendapati dira yang sedang duduk di sampingnya


"kak yego" ucap dira kemudian neneriksa kembali suhu tubuh diego yang masih demam


"kak bangun dulu ya kakak harus makan"

__ADS_1


diegi kemudian membaringkan tubuhbya di kepala ranjang dan mulai mengambil nampan tetapi tangannya tidak kuat dan gemetar. dira yang melihat tangan diego gemetar segera mengambil alih nampan itu dan menyuapi diego.


diego memakan suapan pertamanya ia merasakan masakan dira sangat hambar dan tidak memiliki rasa apapun.


"bisakah kau memambahkan sedikit garam"


"kak yego inkkb rasanya sudah pas mungkin ini salah satu efek dari demam mu" ucap dira yang kemvali menyodorkan suapan berikutnya. sedangkan diego hanya mengangguk anggukkan kepalanya.


"Ra aku sudah kenyang"


"ayolah kak satu suapan lagi"


"tidak ra aku sudah kenyang"


dira hanya pasrah dan berhenti menyuapi diego


"kak apa di sini ada obat pereda panas"


diego hanya menggelengkan kepalanya


diego hanya menggelengkan kepalanya


"tidak perlu ra aku hanya akan tidur sebentar dan tetaplah di sini menemaniku"perintah diwgo pada dira.


"baiklah sekarang kamu istirahatlah aku akan menemanimu"


ucap dira membantu diego dan kemudian duduk di tepai ranjang.


dira memandangi wajah diego yang tenang meskipun terlihat pucat. dira mengamati setiap lekukan wajah diego.


"wah kenapa dengan jantung ini. astaghfirullah ini subgguh tidak baik harusnya tadi aku tidak mengiyakan permintaan kak yego" batin dira. kemudian menubggu diwgo hingga benar benar terlelap dan kemudian meninggalkan kamar diego dan kemudian berjalan menuju ke dapur ingin memasak untuk makan siangnya nanti.


dira mulai mencari bahan makanan di kulkas dia hanya menemukan sedikit wortel seledri dan juga telur dira kenudian berinisiatif untuk pergi ke swalayan yang ada di lantai dasar apartemen. saat dia ingin melangkahkan kakinya keluar kamar dia mendapat telepon dari refano ayah diego

__ADS_1


"halo om. Waalaikumussalam"


"...."


"iyya om saya sedang ada di apartemen kak yego, kak yego sedang demam om"


"..."


"kak yego tidak ingin ke rumah sakit ataupun minum obat katanya sih jika sudah istirahat maka akan kembali baikan"


"..."


"baik om. waalaikumussalam"


dira kemudian kembali melangkahkan kakinya keluar dari apartemen diego.


💓💓💓


saat sampai di swalayan di lantai dasar dira kemudian memilih bahan makanan dan beberapa macam buah buahan.


dira terus memikih hibgga pada saat ingin mengambil sayuran. sayuran yang ibgin di ambil dirapun di pegang oleh seseorang al hasil dira menatap orang itu dan kemudian ingin meminta maaf.


"maaf nona"


"dira.." ucap wanita itu


"hy lily" ucap dira tersenyum kemudian berhambur memeluk tubuh lily erat.


💓💓💓


hay... hey... hay...


kakak kakak selamat datang kembali dan selamat melanjutkan bacaannya....

__ADS_1


semoga tetap memghibur kakak kakak ya....


eitsss mau tau dong kakak kakak yang baca novel ini dari mana barangkali aja di sini ada yang teyanggaan sama authornya...💓💓💓💓


__ADS_2