Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
aneh


__ADS_3

setelah sampai. dira masi terlihat terlelap dengan kepala yang ia baringkan di sandaran kursi. diego melihat wajah dira yang tampak kelelahan yang membuat dira tidak tega membangunkan dira. riko yang melihat tuannya memberikan ide yang kemudian di angguki kepala oleh diego.


diego kemudian membuka seatbelt pesawat yang masih mengamankan tubuh mungilnya dengan gerakan lembut dan membuat diego mengangkat tubuh dira secara perlahan menuruni pesawat. riko yang melihat tuannya yang terus senyum merasakan perbedaan tuannya terhadap orang yang dikasihinya dan orang lain


bagaimana tidak selama beberapa tahun terakhir tuannya itu tidak pernah menampilkan senyum tulusnya meskipun dia juga pernah menjalin kasih dengan rena tetapi tampilan senyumnya sangat lekat perbedaannya.


diego terus membopong tunuh mungil dira sementara riko membawakan sebuah koper milik dira dan mengijuti langkah diego yang berada di depan riko.


dira kemudian di dudukkan oleh diego secara perlahan saat sampai di mobil namun naas. diego yang merasa sudah berhati hati malah membuat kepala dira membentur langit langit mobil yang membuat dira berpwkok kesakitan yang kemudian membuka matanya.


"lah kok di sini bukannya tadi masi di pesawat?" tanya dira yang masih memegang kenibgnya karena merasakan sakit.


"tadi kamu terlihat sangat lelah makanya aku menggendongmi tapi maaf telah menyakitimu" jawab diego menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal karena merasa bersalah dan juga kasihan kepada dira karena keteledorannya dira mendapat luka.


"lain kali bangunka aku saja"


"maaf"


"baiklah aku mau pulang"


"tidak kita makan dulu kamu belum makan semenjak kita berangkat"


"makan di rumah saja kak"


"tidak"


"kak"


"baiklah aku antar kamu pulang tapi ingat makan"


"iyya"


"riko kita langsung ke rumah dira saja" ucap diegi kepada riko yang menyupiri diego dan dira langsung. tak lama riko melajukan mobil berwarna hitam itu dengan kecepatan sedang yang mini sudah terlihat masuk ke halaman rumah milik kekuarga mikail riko turun untuk membukakan pintu penumpang untuk dira.


"jangan lupa makan dan beristirahatlah nanti malam akan ku jemput jam tujuh malam. jangan membuatku kecewa"


"kak yego"


"jangan membantah ingat jam tuju malam oke"


dira yabg merasa jengah dengan sikap bossy yang di perlihatkan dieho kini hanya mengangguk dan memperlihatkan tangannya menyatukan jari telunjuk dan juga ibu jarinya itu seperti sedang mengiyakan permintaan diego.


💓💓💓


saat dira masuk kerumahnya dira tidak mendapati kedua orang tuanya. dirapun bertanya kepada pelayan rumah.


"Bi, mama sama papa mana bi?"

__ADS_1


"eh maaf non, bibi tidak menyadari kedatangan nona, tuan dan nyonya besar katanya ada perjalanan bisnis non makanya tidak bisa menjemput nona, nyonya besar juga tadi nitip permohonan maaf sama nona?"


"lah kok aku ngga di telpon bi"


"tuan dan nyobya besar tadi buru buru non, palingan juga besok pulang non?"


"bibi maya mana ya bi"


"ambil cuti dulu non katanya minggu depan baru masuk"


"lah kok cuti sih bi"


"bibi ngga tau juga non"


"lah padahala kan kalo mama sama papa ngga ada biasanya bi maya yang bantu aku" ucap dira yang memang sangat dekat dengan salah satu pelayan rumahnya yang sudah mengasuhnya sejak kecil.


"nona mau di bantu apa non. nanti saya bantu jika saya bisa"


"ngga usahlah bi, saya ke kamar dulu ya bi mau istirahat"


"ngga makan dulu non?"


"nanti aja bi" ucap dira yang langsung berjalan meninggalkan pelayan rumah.


dira kemudian langsung membersihkan dirinya dan setelahnya menelpon mamanya.


"assalamualaikum ma"


"iyya ma ngga papa. dira mau izin sama mama nanti malam di ajakin keluar sama kak yego. mama izinin ngga"


"iyya sayang tapi pulangnya jangan kemalaman ya"


"iyya ma, titip salam sama papah ya ma. assalamualaikum"


"waalaikum salam"


dira kemudian membaringkan tubuhnya katena merasa lelah.


💓💓💓


diego yang setelah mengantar dira pulang kini menuju ke apartemennya juga untuk beristirahat sebekum malam panjang yang akan di laluinya nanti. saat dia hendak membaringkan tubuhnya tiba tiba ponselnya berdering. diliatbya layar ponselnya dan ternyata mamanya yang sedang menelponnya.


"assalamualaikum ma" ucap diego ketika teleponnya sudah terhubung"


"waalaikum salam. bagaimana"


"udah ma"

__ADS_1


"okey mama tunggu kelanjutannya ya"


"iyya mamaku sayang udah dulu ya assalamualaikum" belum memdengar jawaban mamanya diego langsing menyimpan ponselnya dan merebahkan tubuhnya.


💓💓💓


saat malam tiba dira memilih baju dan juga hijab yang akan dia gunakan kemudian memoles wajahnya dengan make up tipis jadi terlihat natural. dira merasa akan ada kejutan malam ini tapi kemudian menghapus bayabgan kejutan untuknya dan membayangkan makan malam seperti biasanya yang berbeda kali ini adalah mereka hanya makan berdua saja.


dira kemudian menunggu diego untuk menjemputnya di teras rumah tetapi yang di tubggu malah tidak datang. malah menampakkan wajah asistennya saja.


"silahkan masuk nona" ucap riko kemudian sambil membukakan pintu penumpang untuk dira


"loh kak yego mana"


"maaf nona tuan muda menunggu anda di lokasi"


"lah tidak bisa gitu dong kan dia yang janji menjemput saya"


"maaf nona tapi tuan muda tidak sempat dan memerintahkan saya"


"bilang sama tuanmu saya tidak mau datang"


"saya akan menelponnya agar nona bisa mendengar perintahnya langsung"


"silahkan saja" namun tiba tiba ponsel dira berbunyi pertanda ada pesan masuk.


kak yego


maaf. kamu akan di jamput oleh riko


"baiklah tidak perlu menelpon dia kita langsung ke lokasi saja"


rikopun segera membungkukkan kepalanya sedikit ketika dira dengan terpaksa masuk ke dalam mobil.


💓💓💓


happy reading


kakak kakak bisa follow IG saya @viki.amalia.351


atau di FB saya Viki Amalia Syarif


😁😁😁


**jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komennya kakak kakak


😉😉😉**

__ADS_1


__ADS_2