
melihat raut wajah yang di tampakkan oleh Dira tadi Diego tidak yakin bahwa malam ini dira dan keluarganya datang maka itu diego kemudian menuju ke kediaman keluarga mikail dengan mengendarai mobil sportnya diego melajukan nobulnya membelah jalanan dengan deru knalpot yang tersengar berhenti di halaman depan rumah Dira.
diego kemudian mengetuk pintu rumah dira..
tok... tok.. tok..
pelayan rumah dira membukakan pintu.
"permisi bi. apa tante tina ada di rumah" ucapi diego.
"iyya tuan silahkan masuk saya panggilkan nyonya besar dulu" ucap pelayan dengan mengantarkan diegobke ruang tamu. diwhopun duduk dengan cemas dan menubggu tina mamanya dira datang menjumpainya. diego terlihat sangat gelisah memikirkan hal yang harusnya tidak di lakukannya ke pada dira.
"nak diego" sapaan tante tina kepada diego. diego yang mendengarnya langsung berdiri dan kemudian menyalami tina mamanya dira.
"ada perlu apa nak kebetulan dira sedang di luar"
"begini tante, mama mengundang tante beserta keluarga makan malam di rumah tant."
"dini udah pulang ya"
"iyya tante alhamdulillah."
"baiklah tante akan usahakan datang malam ini"
"terima kasih tante"
"baiklah tante, diego permisi pamit dulu tante"
"kenapa buru buru nak"
__ADS_1
diego tersenyum menanggapi tina.
"maaf tante saya harus kembali ke kantor dulu tante" ucap diego.
tina mengangguki ucapan diego.
💓💓💓
dira kembali bekerja namun pikirannya tetap melayang memikirkan hal tadi. dira mencoba untuk melupakan itu tetapi dira tidak bisa melupakannya.
dertt... dertt... dert...
getaran dari ponsel dira membutarkan semua lamunannya
"halo"
"iyya di cafe langganan waktu sma ya"
"...."
"baiklah. sampai jumpa"
dira kemudian membereskan semua pekerjaannya dan mengambil tas serta ponselnya dira kemudian melangkah keluar kamarnya dan berjalan melewati semua pegawai para pegawai laki laki menatap dira dengan kagumnya. tetapi dira tetap berjalan terburu buru dan keluar dari kantor menuju mobilnya.
dira mengendarai mobil miliknya membelah jalanan ibu kota dengan kecepatan sedang. dira fokus ke pada setiap jalanan yang di laluinya.
saat lampu lalu lintas tiba tiba berubah warna menjadi merah dira kemudian menghentikan mobilnya tepat di belakang garis putih yang berjejeran yang sering orang sebut dengan zebracross (maaf kalo ejaan zebra crossnya salah 😂😂)
dila melehat ada seorang nenek tua yang seding ke sulitan membawa barangnya. dira kemudian bergegas keluar mobil dan ingin menolong nenek tersebut. tetapi saat sampai di dekat nenek ada seorang lelaki berperawakan tinggi yang lebih dulu membantu nenek itu mengangkat barangnya karena dira tidak ingin kembali ke mobilnya dengan percuma maka dira membantu nenek itu menyeberang meskipun hanya membimbingnya menyeberangi jalanan.
__ADS_1
saat sampai di seberang jalan sana dira dan laki laki tersebut saling sapa.
"terima kasih karena telah membantunya" ucap dira kepada laki laki tersebut.
"kenapa kamu yang berterima kasih" ucap laki laki itu.
"karena tidak semua laki laki sepertimu akan menelong wanita tua sepertinya."
laki laki itu hanya mengernyitkan keningnya dia tidak sempat membalas ucapan dira karena lampu yang kini telah berubah warna menjadi hijau membuat semua pengendara tidak sabaran ingin melajukan mobilnya tetapi terhalang oleh mobil mereka berdua.
para pengendarapun terus membubyikan klakson mobilnya.
dirapun segera membungkuk sebagai tanda mibta maaf dan menyatukan tangannya dan segera berlari menuju ke mobilnya.
💓💓💓
dira kini segera melajukan mobilnya menuju ke cafe xx untuk bertemu dengan teman yang menelponnya tadi.
saat sampai di cafe dira langsung mengedarkan pandangannya mencari meja yang kosong karena mungkin saja temannya itu belum datang. tetapi tiba tiba suara seseorang yang terdengar sangat familiar kini memanggil nama dira..
"dira.."
💓💓💓
happy reading
***jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komennya kakak kakak
😉😉😉***
__ADS_1