Wanita Tuan Muda

Wanita Tuan Muda
dag dig dug


__ADS_3

Berada pada suatu ruangan yang sama membuat kedua pengantin barubitu merasa sangat gugup. diego mulai berjalan ke kiri dan ke kanan, sementara dira yang terus berusaha menenangkan kegugupannya dengan sesekali membuka ponselnya yang sebenarnya tidak ada apapun yang di lihatnya.


Suara ketukan dari pontu membuat keduanya merasa legah diego kemudian membukakan pintu.


"maaf tuan nyonya besar memerintahkan saya agar mengantarkan ini untuk nona dira" ucap pelayan itu sembari memberikan nampan yang terdapat segelas air dan beberapa pil obat"


Dira yang mendengar namanya langsung beranjak dan mendekayi pelayan itu "terima kasih pak, maaf merepotkan anda" ucap dira kemudian mengambil nampan itu dan membawanya ke meja sofa.


Diego kembali menutup pintu kamarmya dan kemudian berjalan mendekat ke arah Dira. "apa kamu sakit" tanya Diego kemudian membantu Dira meminum pil obatnya.


"tidak kak" jawab dira setelah menelan pil obatnya yang terakhir.

__ADS_1


"kenapa mesti ada obat"


"aku hanya kecapean aja kak"


diego kemudian mengangguk "ya sekarang istirahatlah aku tidak mau kamu kenapa kenapa lagi, aku tahu kamu pasti sangat capek hari ini" ucap diego seraya mencubit hidung dira


"kak yego tidak istirahat?"


"kakak juga akan istirahat, apa kah tidak mengapa jika aku tidur di dekatmu?" tanya diego hati hati


"sekarang kita sudah sah kak jadi kita tidak papa tidur di kasur yang sama, sekarang kita itu alan saling berbagi kak" ucap dira dengan senyumannya yang terus dia perlihatkan kepada dieego.

__ADS_1


"ayo sekarang kita tidur"


"kak? apa kak tidak papa jika malam ini aku belum siap menjalankan kewajibanku sebagai istri kakak" tanya dira hati hati dan juga malu dengan pertanyaannya sendiri.


"tidak papa aku mengerti itu ra jadi sekarang istirahatlah mengenai hal itu In syaa Allah masih ada waktu esok hari lusa maupun seterusnya. Kakak juga tidak mau memaksamu. aku takut menyakitimu Ra" ucap diego menarik dira masuk dalam dekapannya dan mengelus rambut dira lembur dan kemudian mengecup kening dira lembut.


jatung dira kini berdegup sangat cepat merasakan jatuh cinta yang ke sekian kalinya kepada diego terlwbih lagi perlakuan perlakuan diego malam ini yang tidak memaksakan kehendak kepada dira. dia rela menahan nafsunya demi menunggu kekasih halalnya siap. dira takjup dengan diego. dirapun akhirnya memilih terlelap dalam dekapan diego merasakan ketentraman dan damai dalam mimpinya bersama sang kekasih halal. saling memeluk seakan tak ingin terlepas. dira dan diego kini berlabu dalam dunia mimpi indah yang telah lama mereka nantikan. dan pada akhirnya membuatnya kenyataan. terkadang saling menyayangi itu tak akan langsung bertemu tetapi memiliki jalan yang berbelit belit dan bahkan harus sempat terjatuh kedalam pilihan yang salah meskipun selanjutnya mampu melepas yang salah dan kemudian bangkit kembali mencari cibta sejatinya....


semoga keluarga yang baru saja dia binanya ini menjadi keluarga yang selalu di penuhi dengan kebahagiaan....


💓💓💓

__ADS_1


Dira menggeliat dari tidurnya mencari sosok yang semalaman ini terus memeluknya tetapi tangannya tak mendapatkan apa yang dia cari. dira terbangun dari tidurnya dan kemudian menatap ke Sekelilingnya.


"apa aku hanya bermimpi sedang bersama kak yego malam tadi" ucap dira menampar nampar kecil pipinya. "tapi rasanya itu nyata atau jangan jangan kak yego meninggalkanku karena aku tidak menjalani kewajibanku tadi malam" ucap dira lahi merasa frustasi....


__ADS_2