
Kicauan burung sayup2 terdengar merdu ditelingaku, seakan menjadi alarm pagiku yg sukses membuatku terbangun.
Begitu mataku terbuka, Kenzo adalah orang pertama yg kulihat. Ia masih lelap dengan tidurnya sambil memeluk erat tubuhku. Aku bersyukur Kenzo masih menghormatiku, tidak menyentuhku sebelum mendapat ijin dariku. Semalam karena lelah berdebat dengannya aku pun tertidur, dan pagi ini terbangun bersamanya dalam satu ranjang.
Tanpa sadar tanganku bergerak menyentuh wajahnya yg terlihat imut saat ia sedang tidur, dengan perlahan ku sentuh pipinya, hidungnya, dan terakhir bibirnya, dia sungguh sangat tampan.
"Kenapa berhenti sayang?". Tegur Kenzo yg tiba2 terbangun saat tanganku berhenti menyentuhnya.
"Ah..I itu tadi ada semut diwajahmu, jadi aku bantu mengusirnya." Kilahku.
Aku sangat malu, bisa2nya aku tertangkap basah saat diam2 mengagumi wajah tampannya.
Cup..
"Morning kiss sayang." Ucap Kenzo begitu saja saat ia mencuri satu kecupan dibibirku.
Aku yg kesal langsung menghajarnya dengan bantal yg ku pegang, membuat ia lari dan menghindar sambil terus menjahiliku.
"Kau.. Berhenti disana!". Teriakku.
__ADS_1
"Tangkap aku sayang, tapi kalau kau bisa, hahahh." Jawabnya sembari menjulurkan lidahnya mengejekku.
Dan ya.. Terjadilah kejar2an ala tom and jerry. Baik aku maupun Kenzo sama2 tidak menyerah untuk mendapatkan keinginan masing2. Sampai akhirnya aku merasa lelah dan jatuh terjerembab diatas tempat tidur.
"Hah..Hah.. Aku lelah, larilah sesukamu, aku sudah tak minat mengejarmu lagi." Ujarku pada Ken yg masih terkekeh melihatku jatuh.
"Baiklah, kamu mandi gih, aku siapin sarapan dulu buat kita." Ucap Ken menyudahi pertengkaran kami.
"Kamu bisa masak?". Tanyaku penasaran.
Aku sedikit tak percaya, jika pria terhormat sepertinya bisa masak.
"Cih.. Calon suami, mana ada? Aku sudah bersuami Ken, dan tidak berniat untuk melakukan poliandri." jawabku ketus.
"Aku tak peduli, aku akan merebutmu darinya, dan kau tau sayang itu sangat mudah bagiku. Jika aku mau aku bisa membuatmu mengandung anakku, dengan begitu dia pasti akan menceraikanmu."
"Dasar gila!!"
"Ya, kau yg membuatku gila. Dan kau harus tanggung jawab!".
__ADS_1
****
Setelah berdebat dan sarapan bersama sesuai keinginannya. Kenzo beranjak ke kantornya karena akan ada meeting penting nanti siang. Sedangkan aku, dia benar2 mengurungku di dalam apartemen, menguncinya rapat dari luar, dan sama sekali tak memberiku ijin untuk keluar sekedar jalan2.
Ah sungguh ini membuatku gila, jika aku terkurung disini, lalu bagaimana dengan Alex. Aku ingin segera membalasnya dan secepat mungkin berpisah darinya.
****
Kenzo pov
Aku sangat2 bersyukur bisa mendapatkan cintaku lagi. Aku yg tengah berusaha melupakannya tiba2 dipertemukan kembali dengannya dalam situasi yg sangat tak terduga.
Malam itu aku memang berniat menyewa ****** untuk bermalam denganku, ya semenjak ditinggal Keyra menikah, aku berubah menjadi pria nakal, badboy, sering mabuk2an dan main wanita.
Tapi tak kusangka, Tuhan kembali mempertemukan kami. Wanita yg akan menemani malamku itu ternyata Keyra, wanita yg selama ini sudah membuatku jatuh bangun karena cinta.
Aku sangat terkejut, bagaimana mungkin wanita bersuami berada ditempat seperti ini, sempat aku curiga dan ragu padanya. Namun saat ia menjelaskan padaku dengan tatapan polos dan raut sedihnya aku pun luluh, aku langsung percaya begitu saja padanya.
Setelah malam itu aku memaksa Keyra untuk tinggal bersama, setuju atau tidak kali ini aku harus mendapatkannya, sampai kapanpun tak akan ada lagi yg bisa merebutnya dariku.
__ADS_1
Sempat terjadi perdebatan diantara kami, dimana ia dengan kekehnya meminta dilepaskan olehku, ia menangis dan memohon agar aku membiarkannya pergi untuk balas dendam pada orang yg telah menjebaknya. Namun tentu saja aku tak mengijinkan, setelah sekian lama menderita ditinggalkannya, mana mungkin aku bisa melepasnya begitu saja.