Wanitaku Sayangku

Wanitaku Sayangku
Jatuh sakit


__ADS_3

Sudah hampir jam 7 malam namun Keyra masih belum menyelesaikan tugas dari Kenzo. Ia bekerja dengan sangat2 keras hari ini, hingga melupakan rasa lapar dan hausnya, demi menyelesaikan pekerjaan itu.


"Sial.. Magku sepertinya kambuh, sakit sekali uh.."


Keyra merasakan nyeri yg luar biasa diperutnya, jari2nya mencengkram kuat pada gagang kursi berusaha menahan sakit, bahkan keringat dingin pun sudah bercucuran, membasahi kemeja putihnya.


Sementara itu suasana kantor sudah terlihat sepi, beberapa lampu dan penerangan juga sudah dimatikan, hanya ruangannya, ruangan Roy dan Kenzo yg masih nampak terang.


Dengan sisa tenaga yg ia miliki, Keyra mencoba berjalan bermaksud menghampiri Roy yg sepertinya masih belum pulang. Namun baru saja 3 langkah, tubuh Keyra sudah tak mampu lagi. Ia jatuh ke lantai dan langsung tak sadarkan diri.


****


Dalam ruangan serba putih, bau obat yg menyengat, lalu lalang para medis yg tengah menjalankan tugas. Disitulah Kenzo saat ini. Dokter mengatakan jika gadis itu terlampau lelah dan stres, juga asam lambung yg naik karena pola makan yg tidak teratur.


Hal itu membuat Kenzo semakin merasa bersalah, dialah yg sudah membuat Keyra lelah karena hukuman kekanakannya, dia juga yg membuat Keyra stres hingga mengakibatkan penyakit gadis itu kambuh.


Seketika hatinya merasa teriris melihat kesayangannya itu lemah dan terlelap dengan jarum infus ditangannya.


"Maafkan aku sayang, sungguh aku tak bermaksud mencelakaimu. Aku memang bodoh, aku kekanakan, jika kau ingin membalasku lakukanlah, aku akan menerima itu semua asal kau bisa memaafkanku." Ucap Kenzo dengan nada paraunya, tak henti2nya ia mencoba berbicara dengan Keyra yg jelas2 masih terlelap karena pengaruh obat.

__ADS_1


Ia sangatlah menyesal dengan kejadian ini, dan berjanji kedepannya akan memperlakukan gadis itu jauh lebih baik lagi.


*****


"Ah.. Aku dimana?". Gumam Keyra pelan sambil memegang kepalanya yg terasa pening.


"Kau sudah bangun? ada yg sakit? aku panggilkan dokter ya?". Ucap Ken.


Setelah semalaman terjaga untuk menemani Keyra, akhirnya ia bisa mendengarkan suara gadis itu lagi.


"Sudah tidak apa2." Jawab Keyra singkat.


"Oh ya, aku sudah membawakanmu sarapan. Sekarang makan dulu ya". Ucap Ken sambil memperlihatkan semangkuk bubur ayam pada Keyra berniat menyuapinya.


"Makanlah sedikit, dari kemarin kau belum makan." Bujuknya lagi.


"Sudah ku bilang aku tidak lapar Ken, lebih baik keluarlah, aku masih mau istirahat."


"Kau boleh marah padaku, tapi jangan sampai menyiksa dirimu sendiri. Aku tau aku salah, dan kau boleh membalasku nanti, tapi saat ini kali ini saja dengarkan aku dan makanlah."

__ADS_1


Keyra diam, tak menjawab ataupun bereaksi dengan ucapan Kenzo. Ia justru memalingkan wajahnya, dan menarik selimutnya menutupi seluruh tubuhnya.


"Keyra!!". Bentak Ken.


Kesabarannya sudah sampai diujung, dengan kasar ia menarik selimut Keyra hingga jatuh ke lantai. Lalu dengan cekatan ia masukkan satu sendok bubur ke mulutnya, dan hup..


Tanpa aba2 Kenzo langsung menyuapi Keyra dengan mulutnya sendiri. Membuat gadis itu mau tidak mau menelannya karena kehabisan nafas.


"Kau.. Apa yg kau lakukan hah?". Teriak Keyra yg sudah sangat marah.


"Apa kau lebih suka aku menyuapimu dengan cara seperti itu hmm?".


"Sial.."


Akhirnya Keyra pun mengalah, merebut mangkuk dari tangan Kenzo lalu menghabiskan semua isinya.


"Bagus.. Lain kali jika kau masih keras kepala seperti tadi, aku akan membujukmu dengan cara yg sama." Ucap Ken tersenyum penuh kemenangan.


"Dasar pria licik, setelah ini aku pasti akan membalasmu."

__ADS_1


"Tentu, aku sangat menantikannya sayang."



__ADS_2