
"Sangat cantik."
Dengan lembut dan perlahan ia menyentuh wajah gadis cantik itu, gadis yg masih lelap diranjangnya oleh obat bius. Karena rencana awal yg sudah gagal, ia terpaksa kembali menjalankan rencana yg lain.
"Harusnya kau tau, aku begitu mencintamu. Tak bisakah kau tetap tinggal disisiku? Aku sangat membutuhkanmu, ku mohon tetaplah tinggal." Pinta Kenzo.
Ia berbicara sambil mendekap erat gadisnya, dirinya masih saja berpikir. Haruskah melakukan ini, tapi hanya ini cara yg tersisa. Ini kesempatan terakhir untuk bisa memiliki gadis itu.
"Maafkan aku, sepertinya memang ini yg bisa ku lakukan." Ucapnya lagi.
Kenzo menghela nafasnya panjang sebelum memulai.
Perlahan tapi pasti ia mulai menarik semua kain yg menutupi keindahan gadisnya. Menciumnya penuh kasih, sambil terus mengusap sisi tubuh yg lain. Bisa dibilang ini pertama kalinya ia berhubungan dengan gadis yg tidak sadarkan diri. Ia tau ini salah, Keyra pasti akan semakin membencinya nanti, Namun hanya ini cara yg tepat untuk bisa mengikatnya seumur hidup, mungkin hanya ini satu satunya.
__ADS_1
"Aku tak peduli kau bekas siapa, jika pria itu sudah menyentuhmu, maka aku akan menghilangkan bekas itu dengan milikku."
Kemudian dengan lembut dan perlahan Kenzo memulai aksinya, ia sangat berhati hati dalam sentuhannya, sebisa mungkin ia tak ingin menyakiti gadis yg amat ia cintai itu.
Dan ketika tubuh mereka mulai bersatu,
"Arghhh.. Sakit.." Teriak Keyra.
Merasakan perih dibagian intinya membuatnya terbangun, ia terkejut dan nampak syok dengan apa yg terjadi. Ia mengerjapkan berkali kali matanya berharap semua hanya mimpi, namun suara Kenzo yg berat berhasil meyakinkan dirinya, bahwa ini nyata. Ia tengah berada dalam rengkuhan pria yg amat sangat ia benci.
"Kau!! Apa yg kau lakukan? Mengapa kau tega melakukan ini, brengsek lepaskan aku!!".
Keyra berusaha keras melepaskan diri, ia mencoba bangun dan mendorong tubuh kekar Kenzo namun gagal, bagaimana pun juga tenaganya lebih kuat karena dia seorang pria.
__ADS_1
"Tingkahmu ini semakin membuatku menggila sayang, menurutlah! nanti pasti kau akan menikmatinya."
Bukannya berhenti, Kenzo malah semakin bernafsu. Teriakan dan erangan Keyra membuatnya semakin ingin melanjutkannya, ia tak peduli meski gadis itu menangis dan memohon, semua sudah terjadi, akan sangat tanggung jika berhenti sekarang.
"Ah... Sakit, ku mohon berhenti Argh..."
Teriakan Keyra lagi lagi memenuhi ruangan itu. Ruangan yg kini menjadi saksi bisu perbuatan buruk Kenzo padanya. Tangis air matanya sudah tak lagi bisa menolong dirinya, semua hancur tak tersisa.
Kenzo melakukannya hingga malam tiba, tak hanya satu, tapi berkali kali. Ia berharap mungkin dengan adanya bayi diantara mereka, hubungan mereka juga akan semakin membaik, dan terikat semumur hidup.
"Kau ******** Ken!! Aku membencimu." Teriak Keyra disisa sisa tenaganya.
Gadis itu hanya mampu menangis dan meratapi nasibnya. Entah bagaimana kedepannya nanti, yg pasti saat ini ia sudah sangat lelah dan lemah. Tenaganya, emosinya, air matanya, rasanya sudah terkuras habis oleh Ken.
__ADS_1
"Maafkan aku, hanya ini yg bisa kulakukan. Aku berjanji akan selalu menjaga dan mencintamu. Membuatmu bahagia sepanjang hidupmu, sekarang tidurlah kau pasti sangat lelah."
Karena terlalu lelah Keyra pun tertidur membelakangi Ken, percuma baginya untuk kabur dan lari, semua sudah terlambat. Waktu tak akan bisa diulang kembali.