
Sementara itu, nampak dua pria tampan yg tengah asik menikmati minuman mereka, mereka menikmati indah dunia, musik yg beralun keras, minuman beralkohol dengan merk ternama, plus beberapa gadis cantik nan seksi yg turut menemani kedua pria lajang itu.
"Hahaha.. Permainan dimulai, lihatlah sayang apa yg calon suamimu ini bisa lakukan! Hik.."
Ucap salah satu pria sambil memainkan gelas minumannya.
"Kau tau Ron, Hik.. aku sangat2 mencintainya. Apapun akan ku lakukan untuk bisa membuatnya bertekuk lutut dihadapanku, hahaha.." Sahutnya lagi.
"Sudah2, kau sudah sangat mabuk, ayo pulang." Tutur Aaron mengambil paksa gelas dan botol dari genggaman Kenzo.
"Mengapa dia menolakku? Mengapa ia sangat membenciku?? Hiks.. Hiks.. Mengapa Ron?? Huwa..."
Begitulah tingkah Kenzo yg sudah tak sadarkan diri, rasa sakit hati atas penolakan cintanya membuat pria itu menjadi seperti ini. Bahkan ia sudah sangat dibutakan oleh rasa cintanya itu, menghalalkan segala cara hanya demi mendapatkan apa yg ia mau.
Aaron sebagai sahabat tidak bisa berbuat apapun, Kenzo adalah pria yg keras kepala, semakin dilarang, ia malah semakin melakukannya. Jadi akan lebih baik baginya untuk mengikuti dan mengiyakan apa yg Kenzo katakan daripada harus berdebat dengannya yg pasti akan dimenangkan oleh pria itu.
****
__ADS_1
Disisi lain, seorang gadis muda terlihat sangat2 kelelahan dengan bibir yg sudah nampak putih pucat. Sudah sedari pagi ia berkeliling menemui beberapa rekan bisnisnya, namun tidak ada satupun yg bersedia membantu. Banyak dari mereka memilih menarik semua investasinya tanpa alasan, bahkan proyek2 yg sudah setengah jalan pun terpaksa dihentikan. Kali ini perusahaan Keyra benar2 diambang kehancuran. Bisa selamat atau tidak, kini hanya takdir yg bisa menentukan.
Dengan wajah lelah lesunya Keyra terpaksa kembali ke rumah, mencoba beristirahat sejenak dan berencana memikirkan kembali masalahnya itu besok pagi.
"Baru pulang nak?" Sapa Rara yg melihat Keyra berjalan masuk.
"Iya ma Key lembur banyak kerjaan. Mama kok belum tidur?". Ucap Keyra sambil mencium tangan mamanya.
"Mama khawatir tak biasanya kamu pulang selarut ini, apa ada masalah? Apa tuan Kenzo mengganggumu lagi?". Tebak Rara dengan raut khawatirnya.
"Tidak ma tidak ada apa2, semua baik2 saja. Karena Key sudah pulang, sekarang mama istirahat ya. Key juga mau istirahat, capek."
"Tentu, mama tenang saja."
Akhirnya Keyra terpaksa berbohong pada mamanya mengenai kondisi perusahaan. Ia takut orang tuanya akan khawatir dan merasa tertekan dengan hal ini, jadi apapun caranya ia harus bisa segera menyelesaikan masalah itu sebelum mama papanya nanti mengetahuinya lebih dulu.
****
__ADS_1
Dengan perasaan nyeri dan pening di kepala Kenzo terpaksa beranjak dari tidur nyamannya. Benda pipih nan mahal itu berdering berkali kali di dekat telinganya, yg tentunya sukses membuat ia kesal setengah mati, dan siap memaki seseorang diseberang sana.
"Sialan.. Jika bukan sesuatu yg penting, akan ku kirim kau ke Amazon."
"Siang bos..Maaf sudah mengganggu tidurmu, ada berita penting soal nona Keyra."
"Katakan!!".
"Kemarin nona berjuang keras mendapatkan kembali semua rekan yg sudah menarik investasinya, namun usahanya gagal dan terpaksa harus pulang dengan tangan kosong. Namun dalam pemantauan saya, pagi ini tiba2 ada perusahaan asing asal Amerika yg memberikan investasi bernilai fantastis pada perusahaan nona. Dan sepertinya mulai hari ini mereka akan bekerja sama."
"Apa?? Sialan.. Terus pantau mereka, dan segera cari tau semua hal tentang perusahaan asing itu beserta pemiliknya!!".
"Baik bos, laksanakan."
Tut..
Kenzo sangat2 marah mendengar berita dari asistennya pagi itu. Ia tak menyangka Keyra akan mendapatkan penyokong hanya dalam waktu satu hari, sebenarnya apa hubungan perusahaan asing itu dengan Keyra sehingga mereka berani berinvestasi pada perusahaan yg sudah kritis itu.
__ADS_1
Berbagai pikiran negatif pun mulai berputar dalam otak Kenzo, mulai dari hubungan gelap, pasangan kekasih, menjual diri, dan semua hal tidak masuk akal tentang Keyra.
Jika tuduhannya itu benar, maka ia tidak akan segan lagi. Persetan dengan perasaan cintanya, ia akan menghancurkan gadis itu sehancur hancurnya jika terbukti bermain api dengan pemilik perusahaan asing itu dibelakangnya.