Wanitaku Sayangku

Wanitaku Sayangku
Terungkap


__ADS_3

Ketahuilah kamulah hal terakhir yg ingin aku lihat, aku ingin kamu tau bahwa itu sudah cukup, karena kamu adalah segalanya yg aku butuhkan.


*Kenzo Aditya*


Kenzo melajukan mobilnya diatas rata rata, perasaan dipenuhi rasa haru dan bahagia. Senyuman manis masih saja terukir indah disudut bibirnya.


Tak butuh waktu lama, 30 menit kemudian ia sudah dapat melihat gedung Carolina grup yg menjulang tinggi, mobilnya perlahan masuk dan menghilang dibasemant perusahaan.


Pak..Pak..Pak..


Deru suara langkah kaki Ken mulai terdengar didalam gedung Carolina grup, wajah tampan dengan postur terbaik seketika menyihir beberapa karyawan yg berlalu lalang. Ia melangkah dengan penuh wibawa dan kharisma. Sungguh ciptaan Tuhan yg sangat mempesona.


"Permisi nona, apa direkturmu ada diruangannya?". Tanya Ken sopan.


"..."


"Nona.. Halo?".


"Ah ma maaf tuan, ada yg bisa saya bantu?". Jawab resepsionis itu gugup sambil menatap Ken dengan salah tingkah.


"Saya mencari nona Keyra, apa dia ada?".


"Mohon ditunggu sebentar, akan saya hubungi dulu sekertarisnya."


Beberapa menit kemudian,


"Nona ada di ruangannya, silahkan naik ke lantai 25, ruangannya yg paling ujung."


"Baiklah, terima kasih."

__ADS_1


Kenzo pun melanjutkan langkahnya, memasuki lift dan menekan angka 25 sesuai arahan resepsionis tadi.


"Ada yg bisa dibantu tuan?". Sapa salah seorang wanita yg duduk tepat didepan ruangan direktur.


"Tolong sampaikan pada nona Keyra, Kenzo Aditya ingin bertemu."


"Baiklah tuan, mohon ditunggu sebentar."


Setelah beberapa saat sekertaris itu pun keluar dari ruangan Keyra, dan menghampiri Kenzo yg sudah cukup lama menunggu.


"Silahkan masuk tuan."


Ceklek..


Perlahan tapi pasti Kenzo mulai melangkah masuk ke dalam ruangan Keyra. Bisa dilihat gadis itu kini tengah berkutat dengan beberapa berkas dan laptop yg menyala, wajah cantiknya terlihat lebih cantik berkali kali lipat saat ia sedang fokus seperti sekarang.


"Key aku ingin bicara."


"Kemarilah."


"Aku sibuk Ken."


Ken yg merasa kesal langsung saja mendekati Keyra lalu manariknya hingga hampir terjatuh, jika saja ia tak sigap menangkapnya.



"Kau punya hutang penjelasan." Ucap Ken yg kini memeluknya.


"Apa sih? jangan peluk peluk, ini kantorku."

__ADS_1


"Apa didalam sini sudah ada Kenzo kecil?". Ujar Ken sambil mengusap perut Keyra lembut.


Keyra sangat terkejut mendengar pertanyaan itu, dan mendorong Ken menjauh. Bagaimana bisa pria itu tau sedangkan dirinya saja belum sempat mengatakannya kemarin.


"Mengapa tidak jujur padaku? Aku ayahnya, aku berhak tau."


"Maaf, aku lupa."


"Hmm.. Minggu depan kita menikah, dan aku ingin mulai besok kamu harus tinggal denganku."


"Mana ada? Kamu tau aku paling tidak suka dipaksa."


"Aku mohon, aku berhak atas kalian."


"Sekali tidak tetap tidak."


"Baiklah kamu boleh tetap dirumah orang tuamu, tapi setelah menikah kau harus ikut aku."


"Nanti kita bicarakan lagi, sekarang aku sibuk, pergilah."


"Aku mau disini jagain kamu."


"Aku bisa jaga diri Kenzo, lagian ini kantorku, nggak ada yg berani nyakitin aku."


"Aku mau disini. Titik!!".


"Hah...."


Memang benar, berdebat dengan Kenzo hanya akan membuang buang waktu dan tenaga. Pria itu tidak akan pernah membiarkan lawan debatnya menang.

__ADS_1


Dan akhirnya Keyra pun terpaksa membiarkan Kenzo seharian menemaninya bekerja, terkadang juga ikut membantu saat ia menemukan kesulitan. Pria itu benar benar memainkan peran sebagai suami yg siap siaga dan perhatian seperti didalam drama.


__ADS_2