Wanitaku Sayangku

Wanitaku Sayangku
Usaha Kenzo


__ADS_3

"Nak, kau tidak apa2 sayang?". Tanya Vania khawatir. Ia segera datang dan memeluk erat Keyra. Di elusnya punggung kecil gadis itu yg terlihat rapuh, seakan menyalurkan rasa kasihnya sebagai seorang ibu. Vania tau persis bagaimana perasaan Keyra saat ini, gadis kecil itu pasti sangat terluka, psikis dan mentalnya pun juga terguncang.


Sementara itu Rama menarik Kenzo keluar dengan kasarnya, ia sangat marah dan kecewa melihat apa yg telah diperbuat oleh putra kesayangannya itu.


"Anak kurang ajar!"


Bugh..


Satu pukulan mendarat di pipi mulus Kenzo, membuat pria itu meringis menahan sakit sambil mengusap ujung bibirnya.


"Papa kecewa padamu, sangat kecewa. Kau sudah menghancurkan masa depan seorang gadis."


"Uhuk... Aku hanya mengikuti cara papa dulu untuk mendapatkan mama. Dan papa berhasil, apa aku juga tak bisa melakukan hal yg sama untuk mendapatkan Keyra?".


Rama hanya mengusap wajahnya frustasi mendengar penuturan Kenzo. Tak menyangka ia akan mencontoh perbuatannya dimasa lalu.


"Tapi kondisiku saat itu berbeda denganmu, dari awal mamamu memang akan menikah denganku sebelum akhirnya ia mengalami kecelakaan dan hilang ingatan."


"Keyra pun dari awal juga kekasihku, dia pergi dan menikah dengan pria lain hingga membuatku hampir gila. Dan sekarang hanya dengan begini dia tidak akan pernah meninggalkanku lagi."


Rama dan Kenzo sama2 keras kepala, keduanya membenarkan perbuatan mereka yg sebenarnya sangat salah. Mereka pun sama egoisnya, dimana mereka akan melakukan segala cara untuk bisa memiliki semua keinginannya.


Di kamar Keyra,


"Maafkan tante ya sayang, tante gagal mendidik Kenzo. Maaf." Gumam Vania sambil mengusap kepala Keyra dengan sayang.

__ADS_1


"Tante janji dia pasti akan bertanggung jawab, dia akan menikahimu." Lanjutnya lagi.


Tanpa menjawab ucapan Vania, Keyra berdiri dari duduknya dan bergegas pergi dari kamar itu.


Ia berjalan melewati Kenzo dan Rama yg masih berdebat diruang tamu tanpa menoleh.


"Kau mau kemana?". Tanya Kenzo yg menyadari keberadaan Keyra.


"..."


"Mau kemana?". Bentaknya kemudian.


Bukannya menjawab, Keyra justru menghempas tangan Kenzo dengan kasar, dan kembali melangkahkan kakinya menuju pintu utama.


"..."


"Ku bilang berhenti!!"


Hampir saja Kenzo menarik Keyra kembali, namun dengan sigap Rama menahan tangannya, dan menggenggamnya erat.


"Biarkan dia pergi." Ujar Rama.


"Tapi pa aku.."


"Jangan membantahku!!".

__ADS_1


"Terserah papa, aku cuma mau Keyra."


Kenzo pun melepaskan genggaman papanya dan berlari mengejar Keyra. Ia terus berlari tanpa henti, mengalihkan pandangannya kesana kemari mencoba menemukan gadisnya itu. Dan beruntungnya ia, gadis itu masih disana, berjalan dengan terhuyung ditengah hujan yg saat itu cukup deras.


"Keyra.. Hah.. Hah.. Hah.. tolong jangan pergi!". Ucapnya terengah engah sambil berlarian mengejar Keyra.


"Aku mencintaimu".



Romantisnya hujan menjadi saksi atas ungkapan cinta Kenzo. Ia menarik Keyra dalam pelukannya dan menciumnya dengan lembut. Menyalurkan segala cinta kasih dan sakit yg berpadu satu dihatinya. Mencintai seseorang tanpa memilikinya memang sakit, tapi lebih sakit lagi saat ia bisa memiliki namun tidak dicintai.


Tiba tiba..


Plak..


Satu tamparan keras berhasil jatuh dipipi kiri Ken setelah pipi kanannya lebam oleh pukulan sang ayah.


"Berhenti memaksaku, ku mohon berhenti hiks.. hikss.." Teriak Keyra sambil memukul mukul dada Kenzo.


"Ya aku tau, maafkan aku, aku tidak akan memaksamu lagi. Jadi biarkan aku mengejarmu dengan benar, kita mulai dari awal lagi ya, berikan aku kesempatan sekali lagi, aku yakin aku bisa membuatmu jatuh cinta padaku seperti dulu." Ucap Ken menarik kembali Keyra ke dalam pelukannya.


"Sekarang kita kembali, aku akan mengantarmu pulang besok pagi."


Akhirnya Kenzo berhasil membujuk Keyra pulang bersamanya. Mulai saat ini ia akan berusaha memperlakukan Keyra dengan lembut, mengejarnya dengan cara yg benar, dan belajar menghilangkan sifat sifat pemaksanya demi bisa mendapatkan Keyra.

__ADS_1


__ADS_2