
Suasana tenang namun sibuk adalah hal biasa yg setiap harinya terlihat di RHD grup. Perusahaan retail raksasa itu kini menduduki puncak kejayaan dibawah pimpinan Kenzo Aditya. Ceo yg dulunya ramah nan lembut itu kini menjadi sosok yg tegas dan garang. Siapa yg berani berulah maka Kenzo juga tak akan segan lagi menunjukkan taringnya.
"Pagi pak, seperti dugaan anda kemarin, Alex kini tengah kalang kabut mencari investor yg bisa menyelamatkan usahanya. Dan pagi ini ia juga mengirimkan proposal yg sama pada kita, berharap kita bisa memberinya pinjaman." Ungkap Roy.
"Baiklah kamu hubungi dia. Minta dia datang ke rumahku nanti malam, dan bilang padanya jika dia bersedia mungkin aku akan mempertimbangkan proposalnya." Perintah Kenzo.
"Baik pak, kalau gitu saya permisi."
Semua berjalan dengan baik sesuai rencana Kenzo. Malam ini ia akan memberi kejutan pada gadis kesayangannya. Dan menyelesaikan semua hubungan diantara mereka.
Meskipun saat ini Keyra sudah berada ditangannya, namun statusnya masihlah istri orang lain. Akan lebih baik jika memutuskan hubungan mereka segera dan setelah itu ia bisa menjadikan Keyra miliknya satu satunya.
Membayangkan hal itu sukses membuat Kenzo senyum2 sendiri, senyuman yg selama ini luntur dari wajahnya seakan kembali bahkan lebih bersinar.
Tanpa Kenzo ketahui, ada sepasanga mata yg terus memandangnya dari tadi. Ia nampak heran namun ia juga merasa senang bisa melihat putranya itu bisa tersenyum kembali.
"Ehem.." Ucap pria itu mencoba menyadarkan Kenzo.
"Ah.. Papa, sejak kapan kau disini?". Teriak Kenzo yg terkejut dengan kehadiran Rama yg tiba2.
__ADS_1
Pletak..
"Dasar anak nakal!! Apa kau lupa masih punya orang tua hah?? Kapan kau akan pulang?". Umpat Rama kesal sambil memukul kepala putranya.
"Auh.. Jangan lakukan itu lagi pa, Ken ini ceo loh disini, apa kata karyawanku nanti jika melihat kepalaku dipukul begini olehmu." Gerutu Kenzo.
"Kasian mama kamu Ken, dia sangat merindukanmu. Malam ini kau harus pulang!! Kalau tidak akan ku ambil kembali perusahaanku ini." Ancam Rama.
"Besok, besok aku akan pulang. Nanti malam aku sibuk pa."
"Sibuk dengan jalangmu lagi? Benar begitu?". Teriak Rama yg semakin kesal.
"Hmm baiklah, papa harap kamu bisa merubah sifat burukmu itu dan segeralah menikah."
"Tentu, terima kasih sudah mempercayaiku."
****
Begitu semua pekerjaan selesai, Kenzo langsung begegas pulang ke rumah pribadinya. Ia ingin menyiapkan segala sesutu yg mungkin nanti dibutuhkan ketika bertemu dengan Alex.
__ADS_1
Sesampainya dirumah pun Kenzo tak langsung memberi tahu Keyra perihal kedatangan Alex. Ia ingin membuat kejutan padanya, dengan begitu ia berharap Keyra tidak akan lagi bersikap acuh dan dingin terhadapnya.
Katakanlah ia egois, namun bagi Kenzo memiliki raganya saja tidak cukup, bagaimana pun caranya ia harus bisa memiliki raga maupun hati Keyra seutuhnya.
Tepat jam 7 malam bel rumah Kenzo berbunyi dengan nyaring, Keyra yg mendengar itu ingin segera beranjak dan membukanya. Namun sebelum sempat meraih gagang pintu, Kenzo sudah mencegahnya, meminta dia untuk pergi ke dapur saja dan menyiapkan suguhan untuk tamunya nanti.
"Selamat malam tuan Aditya." Sapa orang itu begitu pintu terbuka.
"Iya malam, masuklah." Ucap Kenzo.
"Terima kasih atas undangannya tuan, langsung saja, ini adalah proposal kerjasama yg ingin saya tunjukkan pada anda."
Tanpa menjawab, Kenzo langsung menerima berkas itu dan pura2 memeriksanya.
Sementara itu, Keyra yg tengah menyiapkan suguhan didapur telah selesai dan bersiap mengantarkannya ke ruang tamu.
Alex yg tengah sibuk memperhatikan Kenzo pun tak menyadari keberadaan Keyra. Barulah ketika Keyra menyuguhkan makanannya tepat didepan Alex, keduanya sama2 terkejut.
Alex menatap Keyra dengan tatapan herannya, berbeda dengan Keyra, ia menatap Alex dengan mata tajam dan emosi yg membara.
__ADS_1