
Tak terasa waktu berlalu sangat cepat, usia kandungan Keyra kini sudah memasuki bulan ke 9, itu artinya tak lama lagi buah hati yg selama ini dinantikan akan terlahir didunia.
Selama beberapa bulan ini juga hubungan Keyra dengan Kenzo menjadi lebih baik. Keyra sudah bisa menerima suaminya itu dengan ikhlas, dan mulai menjalankan perannya sebagai seorang istri.
Meski kadang ada perselisihan, atau pertengkaran, baik Keyra maupun Kenzo sudah lebih dewasa menyikapinya. Salah satu dari mereka akan mengalah dan meminta maaf.
Hari perkiraan lahiran Keyra adalah satu minggu dari sekarang, segala sesuatu yg diperlukan juga sudah dipersiapkan Kenzo dengan baik. Mulai dari perlengkapan bayi, dokter terbaik, bahkan pihak rumah sakit pun sudah siap siaga.
"Ken aku takut." Ucap Keyra sambil bersandar dibahu suaminya.
"Tenanglah sayang, ada aku. Aku yakin kamu bisa, apa kamu tidak ingin segera melihat bayi mungil kita hmm?". Jawab Ken lembut.
"Andai aku tidak selamat bagaimana?".
"Sssttt!! Jangan katakan lagi, kamu dan anak kita pasti baik2 saja. Sekarang lebih baik kita istirahat oke?".
"Hmm.. Baiklah."
Dalam beberapa hari terakhir ini Keyra memang sering dihantui rasa takut, tapi ketakutan itu tak jauh lebih besar dari keinginannya untuk segera bertemu dengan sang buah hati. Apalagi saat ini ia memiliki suami dan keluarga yg senantiasa mendukungnya, dan bisa membuat ia lebih tenang.
****
"Aku kerja dulu ya, kalau ada apa apa langsung telpon aku. Dan ingat jangan lakuin apapun, cukup diam dan tidur dikamar."
"Hmm.. Iya iya, dasar bawel."
__ADS_1
"Jaga dirimu, aku pergi ya."
Semenjak hamil perhatian Kenzo pada Keyra menjadi semakin berlebih, bahkan bisa dibilang terlalu protektif, ia tidak diijinkan melakukan apapun, dan hanya boleh makan dan tidur.
Kedengarannya memang sangat manis dan sosok suami idaman, tapi kadang hal itu justru membuat Keyra jenuh dan marah marah, hingga membuat Kenzo kalang kabut dibuatnya.
Keyra kembali menjalani rutinitas kesehariannya, setiap Kenzo pergi bekerja seperti sekarang ia akan pergi berjalan jalan ringan dipekarangan rumah, menikmati udara segar dan hangatnya mentari pagi.
"Rasanya mommy udah nggak sabar ketemu kamu sayang, menggendongmu, memelukmu, mommy mau kamu jadi anak yg paling bahagia." Batin Keyra sambil mengelus perut besarnya.
Saat ia akan kembali ke dalam rumah, tiba tiba saja perut Keyra terasa sangat sakit, ia juga merasa ada sesuatu yg basah keluar dari organ wanitanya, membuatnya terduduk kesakitan didepan pintu.
"Bibi..."
Mendengar teriakan sang majikan, pelayan itu pun segera berlari menghampirinya.
"Non, nona kenapa?".
"Perut saya sakit, antar saya ke rumah sakit segera."
"Baik non, ayo ayo saya bantu berdiri."
****
__ADS_1
Di kantor Kenzo,
Pagi ini Kenzo tengah berada dalam rapat yg cukup penting bersama beberapa staf dan klien dari luar negeri. Karena ia berencana membuka beberapa cabang baru tokonya di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kesuksesan pria itu memang patut diperhitungkan didunia bisnis retail, bahkan telah mendapatkan beberapa penghargaan sebagai bisnis retail terkemuka di Asia.
Tepat ditengah tengah rapat, ponsel Kenzo terus berdering, membuat beberapa orang disana sedikit terganggu dan kurang nyaman dengan itu.
"Maaf saya angkat telponnya sebentar." Ujar Ken tak enak lalu pergi keluar untuk menerima panggilan itu.
"Ya halo, ada apa?".
"Nona sakit perut tuan, karena khawatir saya langsung saja membawanya ke rumah sakit A, dekat rumah. Sepertinya mau melahirkan."
"Apa? Baiklah, kamu jaga dia. Sebentar lagi saya kesana."
Tut..
Panggilan berakhir.
"Maafkan saya tuan tuan, saya tidak bisa melanjutkan rapat ini. Istri saya dirumah sakit mau melahirkan, jika ada yg dibutuhkan silahkan menghubungi asisten dan sekertaris saya. Sekali lagi saya minta maaf, permisi."
Dengan perasaan cemas dan senang yg bercampur aduk, Kenzo melajukan mobilnya lebih cepat menuju rumah sakit tempat Keyra akan melahirkan.
Ia merasa jantungnya berdebar lebih cepat, juga merasakan perasaan yg sedikit tidak nyaman.
"Ya Tuhan, lancarkanlah semuanya. Lindungi istri dan anakku." Gumam Ken disepanjang perjalanannya.
__ADS_1