Wanitaku Sayangku

Wanitaku Sayangku
Menyembunyikan Keyra


__ADS_3

Sementara itu dikediaman keluarga Keyra nampak orang tuanya yg tengah khawatir dan kebingungan, pasalnya sudah lebih dari 24 jam anaknya tak kunjung pulang, bahkan ponselnya tidak bisa dihubungi. Mereka menghubungi setiap kenalan Keyra, karyawan perusahaannya, juga sudah mencari ditempat tempat favorit yg sering Keyra kunjungi, namun hingga kini belum ada kabar sama sekali mengenai putri semata wayangnya itu.


Seketika kecurigaan mereka mengarah pada Kenzo, pria yg beberapa waktu lalu memaksa menikahi Keyra. Mungkin saja kali ini pria itu berulah lagi, karena tak biasanya Keyra pergi tanpa pamit dan mematikan ponselnya.


Karena tak memiliki nomor pribadi Kenzo, Farel pun mencoba menghubungi Rama. Berharap ia dapat membantu mencari Keyra yg mungkin sedang ditawan oleh Kenzo putranya.


"Ya halo.." Sapa Rama dibalik telpon.


"Maaf jika ini menyinggungmu, tapi putriku menghilang sejak kemarin, aku sudah mencarinya kemana pun tapi tidak ketemu, ponselnya juga mati. Aku curiga bahwa Kenzo lah yg membawanya, bisakah kau membantuku mencari dia?". Terang Farel.


"Baiklah, jangan khawatir aku pasti membantumu. Aku akan mencarinya sekarang juga."


"Terimakasih, aku tutup dulu telponnya."


Tut..


Setelah meminta bantuan dari Rama, Farel dan Rara istrinya segera berangkat ke kantor polisi, meminta mereka juga turut membantu agar Keyra lebih cepat ditemukan. Mereka khawatir akan terjadi sesuatu yg buruk pada putrinya nanti jika mereka terlambat menemukannya.


****


Kediaman Rama Aditya.


"Dasar anak kurang ajar!! Sampai kapan dia akan menyusahkanku seperti ini. Jangan panggil aku tuan Aditya lagi jika kali ini tak bisa menghajarnya habis habisan."


Rama marah besar mendengar kabar dari Farel, siapa lagi yg berani menculik gadis itu jika bukan Kenzo putranya.


Dengan amarah dan emosi yg membara Rama bergegas pergi mencari Kenzo, kali ini ia sendiri yg akan memberi putranya itu pelajaran.


"Pa, mau kemana?". Tanya Vania istri Rama.


"Mau mencari anak brandalan itu, aku sudah sangat muak dengan kelakuannya." Jawab Rama sambil mencari cari kunci mobilnya didalam kamar.


"Ada apa lagi dengannya?".

__ADS_1


"Dia sudah kelewatan, apa mama tau apa rencananya?".


"Tidak, papa tau?".


"Dia berencana melakukan hal buruk pada Keyra, seperti yg dulu pernah ku lakukan terhadapmu."


"Apa????, benar benar sudah keterlaluan. Kalau gitu mama ikut."


"Yasudah cepat siap2, papa tunggu dimobil."


****


Disisi kota yg lain, terlihat seorang pria yg tengah membujuk wanitanya. Sudah sedari kemarin malam wanita itu menolak untuk makan, dan terus terusan berteriak meminta dilepaskan.


"Aku tau kau marah, tapi jangan menyiksa dirimu seperti ini. Aku mohon makanlah." Bujuknya sambil membawa nampan berisi satu mangkuk bubur dan segelas susu.


"Pergi!!! Jangan mendekat!! Jangan mendekatiku jika kau tak berniat melepaskanku." Tolak wanita itu.


"Ku bilang pergi!!!".


Dengan kasar Keyra menghempaskan nampan ditangan Kenzo, mangkuk dan gelas diatasnya pun pecah, isinya berserakan dimana mana.


"Apa yg kau lakukan hah???". Bentak Kenzo.


Tangannya mengepal kuat mencoba menahan emosinya, ia merasa kesabarannya sudah habis hanya untuk membujuk Keyra makan. Karena takut akan menyakiti wanitanya, Kenzo memilih pergi, dan meminta para pelayannya untuk membereskan kamar Keyra yg sudah hancur berantakan.


Baru saja keluar dari kamar Keyra, tiba tiba terdengar keributan didepan pintu rumah Kenzo. Terdengar seseorang yg tengah berteriak memanggil namanya. Hingga membuatnya penasaran, dan segera pergi menghampiri asal suara itu.


"Kenzo.. Anak kurang ajar, keluar kau!!!!".


"Kenzo..!!!"


Teriak orang itu sambil terus menggedor pintu rumah Ken.

__ADS_1


Ceklek..


"Papa!!".


"Mama!!".


Melihat kedua orang tuanya datang tiba tiba membuat Kenzo terkejut, juga sedikit takut. Ia merasakan hal buruk akan segera terjadi dirumah ini.


"Dimana Keyra?? Kau sembunyikan dimana dia?".


"Dia tidak disini."


"Sudahlah Ken, jangan membuat papamu semakin marah. Dimana Keyra?".


"Ken tidak tau ma, pa."


"Baiklah, biar aku yg mencarinya sendiri."


Rama pun menerobos masuk ke rumah Ken, membuka ruangan disana satu persatu berusaha mencari keberadaan Keyra.


"Pa!! Dia tidak disini." Kenzo berusaha menyangkal, dan mencoba menyembunyikan Keyra. Dia takut papa mamanya akan murka jika menemukan Keyra dengan kondisi seperti sekarang.


Ketika Rama dan Vania mencoba membuka satu pintu, pintu itu terkunci. Namun mereka sayup sayup mendengar tangisan dari dalam sana.


"Buka pintu ini!!". Perintah Rama.


"Itu.. Itu gudang pa, kuncinya hilang." Jawab Ken asal.


"Kau buka sendiri atau papa dobrak?".


Tanpa menunggu jawaban dari putranya, Rama langsung mendobrak pintu itu, sangat sulit namun akhirnya berhasil terbuka.


Baik Rama maupun Vania sangat terkejut melihat apa yg ada didalam kamar itu. Kamar dengan pencahayaan yg minim, dan seorang gadis yg terlihat meringkuk memeluk kedua lututnya sambil menangis terisak.

__ADS_1


__ADS_2