Wedding (Istri Pengganti)

Wedding (Istri Pengganti)
Wedding Part 1


__ADS_3

Di pemakaman umum


Seorang pemuda terlihat berdiri didepan sebuah makam, ia hanya menatap kosong nisan yang belum lama di pasangkan. Pada nisan itu tertulis nama Kim Seokjin dengan huruf yang di lapisi tinta emas.


"Kau bodoh Hyung ... mati demi cinta yang tidak pernah kau miliki, hanya kau yang mencintainya tapi tidak dengan dia yang hanya mempermainkanmu hingga didetik-detik terakhir napasmu."


Pemuda itu bernama Kim Taehyung, anak kedua dari keluar Kim. Kim Seokjin adalah anak pertama yang mati bunuh diri karena dikhianati oleh seorang wanita yang dicintainya. Hal itu diketahui oleh Taehyung dari sebuah buku diary milik Seokjin yang tak sengaja ia temukan. Ia jadi tahu jika kematian Hyung yang amat ia sayangi bukanlah sebuah kecelakaan biasa, tetapi adalah sebuah kasus bunuh diri.


"Aku akan menikahinya hanya untuk balas dendam!" sumpah Taehyung.


Setelah tahu tentang segala hal dari gadis yang sudah menghancurkan Seokjin, Taehyung segera menjalankan rencananya secara halus. Di mulai dengan menjatuhkan perusahaan dari keluarga gadis itu hingga kini perusahaan itu nyaris bangkrut, dan hanya dengan bantuannya~ perusahaan itu akan kembali bangkit tapi dengan satu syarat. Presdir dari perusahaan itu harus menyerahkan putri mereka untuk dinikahi.


Hari ini semuanya akan di mulai, pernikahan akan terjadi dalam hitungan jam saja. Kini Kim Taehyung tengah berada di aula gereja bersama adik perempuannya. Mereka terlihat tengah membicarakan sesuatu dengan serius.


.


.


.


Sementara itu di kediaman mempelai wanita tengah terjadi sebuah masalah, dan biang dari masalahnya adalah sang pengantin wanitanya telah kabur Beberapa waktu lalu.


"Putri kita hilang, apa yang harus kita lakukan sekarang?" ungkap Nyonya Hann panik.


"Tidak ada cara lain, kita akan gunakan gadis yang kita temukan di tepi laut hari itu." Tuan Hann berbicara sambil memandang ke luar jendela.


"Itu tidak mungkin suamiku, gadis itu hilang ingatan dan kita tidak mungkin menumbalkan dia yang tidak tahu apa-apa untuk menggantikan anak kurang ajar itu." Nyonya Hann menolak pendapat Tuan Hann.


"Tidak ada jalan lain lagi, kita bilang saja dia adalah putri kedua kita. Karena eonninya menolak maka ia harus menggantikan untuk menikah," ujar Tuan Hann bersikeras.


"Terserah kau saja, aku tidak mau jika kita mendapatkan masalah lebih besar karena telah menipu calon menantu." Nyonya Hann pergi meninggalkan Tuan Hann.


Beberapa hari yang lalu, mereka menemukan seorang gadis yang terdampar di pantai dalam keadaan terluka dan tidak sadarkan diri. Awalnya mereka tidak memiliki niat buruk dan hanya ingin menolong. Tapi kini karena keadaan mendesak, akhirnya mereka menggunakan gadis yang ternyata mengalami hilang ingatan ini untuk menyelamatkan perusahaan mereka.

__ADS_1


"Chaerin, eomma mohon untuk terakhir kalinya. Kamu bersedia untuk menikah dengan Tuan muda Kim," mohon Nyonya Hann.


"Tapi aku tidak ingat apa-apa, bahkan nama yang kalian berikan pun terasa asing." Gadis itu berucap sambil memegang kepalanya yang tiba-tiba saja terasa sakit.


"Aku tidak mau tahu, kau harus bersedia untuk menikah menggantikan kakakmu!" tegas Tuan Hann.


Keputusan final Tuan Hann membuat gadis itu bungkam, baginya berbicarapun akan sia-sia. Hingga akhirnya ia di dandani dan di minta untuk menggunakan sebuah gaun pengantin yang indah, wajah cantiknya di poles make' up tidak berlebihan sehingga kecantikan alami terpancar di wajahnya. Setelah selesai didandani, ia ditinggal sendirian sebelum berangkat menuju tempat pemberangkatan pernikahan.


"Aku tidak ingat apapun, apa benar aku memiliki seorang kakak yang tega membuatku berada di sini sekarang. Mengapa aku tak bisa mengingat satupun kenangan yang mereka ceritakan padaku," gumam gadis yang diberi nama Chaerin itu pelan.


Tuan Hann tidak mengetahui siapa gadis itu, tapi ia memberikan nama dan marganya untuk gadis asing itu hanya untuk kepentingan perusahaan miliknya yang hampir bangkrut. SIAPAKAH GADIS ITU SEBENARNYA???


***


Lonceng berdentang seakan menyambut sang pengantin wanita yang memasuki ruangan, Tuan Hann tersenyum bahagia mengantarkan putri palsunya untuk menikah. Satuhal keuntungan untuk Tuan Hann, calon menantunya tidak pernah bertemu dengan putrinya jadi secara otomatis tidak mengetahui wajah calon istrinya. Jadi ia merasa tidak akan ada masalah toh gadis ini juga sudah menjadi putrinya. Tuan Hann tersenyum ramah kenapa Tuan muda Kim, ia menyerahkan tangan putrinya untuk di genggam oleh calon suaminya.


"Jaga putriku dan bahagiakan dia, Appa percayakan dia padamu untuk sisa hidupnya." Tuan Hann memberikan tangan Chaerin dan di sambut oleh calon menantunya.


"Terimakasih Aboeji telah mempercayakan putrimu padaku," balas Tuan muda Kim. Ia sedikit tersenyum sinis saat memandang calon istrinya yang masih menggunakan cadar di wajahnya.


"Kau bergetar~ apakah kau takut saat ini?" bisiknya. "Kau boleh menolak menikah denganku, tapi jangan menyesal jika perusahaan appamu akan hancur dalam sedetik saja!" ancam Tuan muda Kim.


Chaerin terkesiap mendengar bisikan calon suaminya, tapi ia tidak melakukan apa pun untuk membatalkan pernikahan ini. Hingga akhirnya janji pernikahanpun telah mereka ucapkan dengan lancar. Walau telah mendengar ucapan pria yang kini telah sah menjadi suaminya, tapi hal itu tidak membuat Chaerin takut. 'Chaerin tidak akan mudah ditindas Tuan Muda Kim.'


.


.


.


Sebuah pesta resepsi yang besar dan mewah, tapi sang pemilik pesta Kim Taehyung tidak menikmati pesta hingga selesai. Ia segera membawa istrinya pulang kerumahnya yang bak istana masa kini.


"Kenapa kau diam saja? apa kau menyesal menikah denganku dan ingin kabur," sinis Taehyung.

__ADS_1


"Aku tidak ada niat seperti apa yang kau tuduhkan," balas Chaerin.


"Hahh ... jalang sepertimu tidak dapat di percaya," ejek Taehyung.


Chaerin menolehkan kepalanya menatap suaminya tak percaya, entahlah apa yang dirasakan Chaerin saat ini. Ia pun kembali membuang pandangannya ke luar jendela mobil. Sisa perjalanan hanya di isi kesunyian karena mereka tidak ada saling melontarkan ucapan lagi.


Setelah berkendara sekitar satu jam lebih, akhirnya mobil berhenti di sebuah halaman yang luas dan sangat jauh dari pintu rumah. Taehyung keluar lebih dulu dan meninggalkan Chaerin yang kesulitan dengan gaunnya yang besar dan berat. Bahkan ia masih harus membawa koper baju miliknya karena Taehyung tidak membantu membawanya.


Chaerin sampai di ruang tamu rumah yang besar dengan napas yang tersengal-sengal, ia sangat lelah karena jarak yang lumayan jauh dari tempat parkir hingga tempat ia berada kini. Chaerin memandang ke atas di mana Taehyung berjalan menuju lantai dua dengan anak tangga yang sangat banyak. Chaerin menjatuhkan tubuhnya di lantai, ia lemas langsung melihat banyaknya anak tangga yang harus ia lewati.


"Aku mohon ... Lepaskan aku tuan," ucap Chaerin lantang.


Taehyung yang berada hampir di ujung tangga berhenti dan menoleh ke asal suara. Ia melihat Chaerin yang terduduk di lantai dengan pakaian yang kotor karena terkena tanah, ia menyeringai sambil kembali berjalan menuruni tangga.


"Asal kau tahu, aku menikahimu hanya untuk menyiksamu dan ini belum ada apa-apanya. Tapi baru segini saja kau sudah minta di lepaskan?" tanya Taehyung sambil mencengkram dagu Chaerin kuat, membuat Chaerin meringis karena sakit.


"Jika kau tak suka mengapa kau menikahiku?" Chaerin mencoba melepaskan cengkraman Taehyung.


"Itu karena aku ingin saja. Wanita rendah dan jalang sepertimu harus diberikan pelajaran,"


"Aaaaa ... turunkan aku," teriak Chaerin. Karena tiba-tiba saja Taehyung mengangkat tubuhnya seperti karung beras dan membawanya ke atas.


"Bahkan matipun, kau tak akan aku lepaskan. Asal kau tahu aku menikahimu hanya untuk balas dendam pada wanita jalang sepertimu!" gumam Taehyung.


"Lepaskan aku, brengsek!" maki Chaerin sambil memukul punggung Taehyung.


"Baiklah, kau yang meminta."


Taehyung melepaskan Chaerin pas saat ia berada di anak tangga atas, karena Chaerin tidak ada persiapan apa pun membuatnya tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya yang menggunakan sepatu hak tinggi, otomatis hal itu menyebabkan ia terjatuh dari tangga dan berguling hingga ke bawah.


"Aakk ... ," ringis Chaerin.


Taehyung hanya menatap dingin Chaerin yang tergolek lemah di lantai, ia tidak perduli pada perempuan yang beberapa jam lalu telah sah menjadi istrinya. Chaerin duduk dengan memegang kepalanya yang sakit, pelipisnya terluka mengakibatkan darah mengalir cukup banyak hingga menodai gaun pengantinnya. Ia merasakan seluruh tubuhnya sakit hingga saat ingin berdiri ia tidak sanggup.

__ADS_1


"Jika kau masih betah berada dibawah maka tidurlah kau di situ. Jika dalam 5 menit kau tidak naik dan masuk ke kamar, maka kau akan tidur tidur di luar." Taehyung berjalan meninggalkan Chaerin yang menatapnya penuh benci.


TBC ...


__ADS_2