
Daegu
Dua hari setelah pertemuan saat itu, sesuai perjanjian mereka akan kembali bertemu di area kontruksi. Taehyung dan Hye rim tengah berada di area pembangunan, melihat kelancaran pembuatan dan kinerja para pekerja yang dipercaya dalam pembuatan Mall tingkat 7. Ia telah menginfestasikan sejumlah uang yang tidak sedikit nilainya, jadi Taehyung tidak ingin ada kesalahan atau apapun yang bisa merusak semuanya.
Hye rim hanya diam menatap Taehyung yang tampak sibuk berbicara dengan mandor dan arsitek yang bertanggung jawab dalam proyek pembangunan, ia terlihat puas dengan kinerja mereka. Tapi ada satu hal yang membuat Hye rim kesal, wanita yang merupakan klien perusahaan mereka secara terang-terangan menatap Taehyung penuh damba.
"Nona Cha, apa kau tahu ... apakah Tuan Kim sudah memiliki kekasih atau tunangan?" tanya wanita bernama Kang Yurry. Bahkan Hye rim yakin jika pakaian kantor yang digunakan wanita itu kekurangan bahan.
Hye rim melirik Yurry tak suka, "Setahu saya belum nona Kang."
"Wah ... bagus sekali kalau begitu. Aku semakin bersemangat untuk mendapatkannya," bisik Yurry pada Hye rim.
"Semoga berhasil Nona Kang," timpal Hye rim sambil menahan kekesalan dihatinya.
"Nona Cha, kemarilah!" perintah Taehyung memanggil Hye rim.
__ADS_1
Yang dipanggil Hye rim, tapi Yurry yang mendatangi Taehyung lebih dulu. Bahkan wanita itu tak segan menempel di lengan pria itu hingga membuat Hye rim semakin kesal.
"Ada apa Tuan Kim?" tanya Hye rim sopan, ia masih bisa menahan diri agar tidak menarik wanita tidak tahu malu itu.
"Aku sudah selesai dan kita bisa pergi sekarang," ujar Taehyung sambil melepaskan rangkulan Yurry dilengannya.
"Itu bag-"
"Tuan Kim, untuk hari ini kau jangan menolak ajakanku untuk makan siang. Kumohon," pinta wanita itu berusaha merayu bahkan ia tak merasa sungkan karena menjadi tontonan anak buahnya.
"M-maksudmu d-dia istrimu?!" pekik Yurry histeris. Ia menoleh menatap Hye rim yang tersenyum sinis padanya, "Kau berbohong padaku," tuduhnya pada Hye rim dengan tatapan mata tajam.
"Aku tidak berbohong, aku menjawab sesuai dari pertanyaanmu."
"Tuan Kim, katakan jika kau bercanda hanya karena ingin menghindariku, kan? Dia tak benar-benar istrimu," cecar Yurry menatap Taehyung penuh harap.
__ADS_1
"Kau benar, aku memang ingin menghindarimu. Tapi aku tak berbohong jika Hye rim adalah istriku," papar Taehyung sambil melangkah bersama Hye rim meninggalkan Yurry yang menatapnya dengan pandangan terluka.
"Tapi aku terlanjur menyukaimu," lirih Yurry memandang pasangan yang baru saja meninggalkannya di sini dalam keadaan yang menyedihkan.
"Kalau begitu kau rebut saja pria itu dari istrinya, jangan menyerah hanya karena status pernikahan mereka." Yurry terkejut dan menoleh ke asal suara dengan cepat.
"Ahjusi, kau mengejutkanku!" erang Yurry saat mengenali siapa yang baru saja berbicara padanya.
"Kau harus bisa membuat wanita itu menderita, rebut suaminya dan habisi dia secepatnya. Kau akan bahagia selamanya," saran Ahjusi itu.
"Apa Ahjusi mengenalinya? Kau terlihat membencinya.
"Aku mengenalnya, dia wanita licik yang akan membuat siapa saja yang bersamanya mati, seperti kakakku."
"Baiklah, aku akan mengikuti saran ahjusi. Wanita sial itu akan kubuat menyesal pernah hidup di dunia ini," gumam Yurry. Ia pun pergi meninggalkan tempat itu begitu saja, sementara ahjusi yang memberinya saran menyeringai senang.
__ADS_1
"Aku tak bisa melenyapkanmu, maka orang lain yang akan melakukannya untukku. Hye rim keponakanku sayang ... tunggu saja penderitaanmu akan datang secepat matamu berkedip," desis ahjusi itu.