Wedding (Istri Pengganti)

Wedding (Istri Pengganti)
Wedding part 27


__ADS_3

★★


"Oppa sangat menyebalkan!" sinis Hye rim. Ia pun segera memakai pakaiannya dengan bantuan Taehyung, tentunya dengan diselingi sedikit kejahilan tangannya.


Taehyung hanya terkekeh melihat ekpresi kesal sang istri yang menggemaskan dimatanya, ia kembali menghidupkan mesin mobil dan kembali melanjutkan perjalanan yang tertunda menuju hotel yang mereka tempati untuk beberapa hari kedepan.


🍁🍁🍁


Seoul


Tae hee tampak sibuk dengan beberapa buku tebal yang terbuka dihadapannya, ia sedang mengumpulkan informasi untuk tugas yang harus segera dikumpulkan. Sebenarnya tugas ini bukan hanya ia sendiri melainkan berkelompok, tapi dua teman kelompoknya malah tak muncul sejak ia duduk diperpustakaan ini tiga jam yang lalu.


"Awas saja kalian! Aku akan membuat perhitungan begitu batang hidung kalian terlihat nanti," ancamnya sambil terus menggerutu.

__ADS_1


Tae hee menyalin apa yang ia butuhkan dengan cepat, ia sudah kenyang melihat huruf-huruf yang membuat kepalanya sakit mendadak seperti sekarang. Saat tangannya bergerak lincah di atas papan keyboard laptopnya, sebuah suara yang familiar membuatnya terhenti.


"Kenapa kau selalu menghindariku? Aku cukup cantik dan kaya juga berpendidikan bagus, yang jelas tidak akan membuatmu malu jika menjadi kekasihku."


Tae hee mengeryitkan dahi saat mendengar perkataan seorang wanita dengan sangat percaya diri seperti itu, ia bersikap tak perduli dan kembali melanjutkan aktifitasnya mengerjakan tugas dari dosen, ia mengenal siapa wanita pemilik suara itu, Tae hee merasa membuang waktu jika menguping atau bertindak ingin ikut campur hanya membuang tenaga sia-sia. Tapi suara pria yang yang sangat ia kenali membuatnya reflek berdiri karena perasaan geram.


Tae hee tahu siapa pria pemilik suara itu, ia berjalan perlahan menuju sudut perpustakaan untuk melihat jika tebakannya benar. Pemandangan berikutnya yang terlihat membuatnya marah, sangat-sangat marah.


"Cha Doo Hae! Kau berani selingkuh dibelakangku?!" teriak Tae hee saat melihat kekasihnya berciuman dengan wanita gatal yang merupakan bunga kampus.


"T-tae hee, ini tak seperti apa yang kau lihat. Kau harus percaya padaku, Chagia." Doo hae meninggalkan wanita itu dan segera mengejar kekasihnya yang pergi sambil menagis.


"Kau mau ke mana Doo hae-aa? Aku belum selesai denganmu. Lebih baik kau biarkan saja gadis manja itu dan menjadi kekasihku," ucap wanita itu mencoba mengehentikan Doo hae yang ingin mengejar Tae hee.

__ADS_1


"Lepaskan tanganmu! jika kau ingin selamat sebaiknya aku tak pernah melihatmu lagi atau kau akan hidup dalam rasa malu seumur hidupmu," ancam Doo hae sambil menghempaskan genggaman wanita itu. Tak lupa dengan tatapan tajamnya membuat wanita itu mundur dengan segera karena merasa takut.


Doo hae segera berlari mengejar Tae hee yang kini tak terlihat lagi, gadis itu terus belari bahkan ia tak memperdulikan tugas penting yang harus ia kumpulkan segera.


"Chagi, tunggu! dengarkan penjelasanku dulu. Apa yang kau lihat itu tak seperti yang kau pikirkan, antara aku dan miyoung tak ada hubungan apa-apa.


"Lepaskan aku! tak ada yang perlu dijelaskan lagi dan kau terlihat menikmati berciuman dengan-"


Tae hee tak dapat melanjutkan ucapnya karena Doo hae menciumnya lebih dulu hingga membuat gadis itu membeku, ia tak mengira jika pemuda itu berani menciumnya di area kampus. Padahal mereka sepakat untuk menyembunyikan hubungan dari teman-teman.


"Kau harus percaya padaku, hanya satu yang bisa membuatku jatuh hati dan menikmati sesi berciuman dan gadis itu kau. Jadi Chagia ... jangan salah paham padaku karena wanita tadi bukan siapa-siapapun bagiku."


"Tapi seharusnya tadi kau mendorongnya menjauh!" sinis Tae hee sambil memukul dada bidang kekasihnya.

__ADS_1


"Iya, aku minta maaf."


Keduanya terus bermesraan tanpa perduli kini mereka telah menjadi bahan gosip terpanas karena hubungan mereka sudah diketahui satu kampus, bahkan mereka tak memperdulikan pemilik sepasang mata yang menatap tajam dari kejauhan.


__ADS_2