
Wedding
'Istri Pengganti'
Part : 25
Cast : Kim Taehyung
Hann Chaerin As Cha Hye rim
Kim Tae hee ( Adik perempuan Taehyung )
Cha Doo Hae ( Adik laki-laki Cha Hye rim )
Pendatang : Park Jimin
Park Jira
Cha Sunny
Cha Chanyeol
Cho Kyuhyun
Cast lainnya menyusul belakangan
Author : Cha Hye rim
Genre : Random
Rate : 17
★★
Satu hal yang masih menjadi ganjalan di hati dan pikiran Taehyung saat ini, Hye rim masih belum ingin bertemu dengan orangtuanya. Ia juga mengatakan jika ia selalu dibayangi oleh kesialan hingga mengalami kecelakaan berkali-kali bahkan hampir saja ia merengang nyawa karena hal itu. Entah misteri apa yang terjadi dalam keluarga istrinya itu, yang pasti kini Taehyung tengah menyelediki semuanya. Pertemuan kali ini juga bagian dari rencananya, ia telah menemukan setitik harapan agar biang masalah dan penderitaan istrinya selesai dengan cepat.
🍁🍁🍁
__ADS_1
"Terima kasih, kami sangat puas dengan presentasi yang Anda berikan. Saya harap ini akan menjadi kerja sama yang baik dan saling menguntungkan untuk kedua belah pihak," ujar Taehyung.
"Sama-sama Tuan Kim, saya juga berharap demikian dan jika Anda tidak keberatan ... saya ingin mengundang kalian untuk makan malam bersama."
Hye rim mengeryit melihat klien wanita yang tersenyum genit pada Taehyung, walau ia terlihat cantik dan berpendidikan tetapi jelas wanita itu tak memiliki rasa malu dan ber-etika.
"Maaf, tapi kami memiliki janji penting yang lain malam ini. Jadi maaf, Tuan Kim tidak bisa memenuhi undangan makan malam Anda."
Taehyung tersenyum mendengar perkataan Hye rim, walau terdengar biasa saja tapi ia tahu jika istrinya itu kini merasa terancam.
"Wah ... sayang sekali. Padahal saya hanya ingin kita bisa berteman dan semakin akrab," ucap wanita itu dengan nada ucapan sedih yang dibuat-buat.
"Baiklah, kami permisi dulu. Kita akan bertemu dua hari di tempat kontruksi untuk memantau perkembangan pembangunan yang sedang dikerjakan," kata Taehyung sambil beranjak dari duduknya.
"Baiklah Tuan Kim, saya sangat tidak sabar menunggu pertemuan kita dua hari lagi." Wanita itu mengulurkan tangannya pada Taehyung, walau enggan pria itu terpaksa menyambut untuk berjabat tangan.
Wanita itu menyeringai menatap kepergian Taehyung dan Hye rim, "Si Tampan itu akan kudapatkan bagaimanapun caranya, dia harus menjadi milikku."
.
.
.
"Menyetirlah dengan baik oppa, aku tidak ingin kita masuk rumah sakit setelah dari sini!" sinis Hye rim.
Taehyung melepaskan genggamannya, ia menghentikan mobilnya setelah menepikan mobilnya terlebih dulu. Hye rim mengeryit bingung ketika menyadari kendaraan yang ia tumpangi saat ini telah berhenti, ia menoleh ingin bertanya tapi sesuatu membuatnya tak dapat berbicara karena suami mesumnya itu telah mengambil tindakan lebih dulu.
"Hmmpp ... le-pas hhmpp," desah Hye rim saat tangan Taehyung mulai bermain di dada tanpa menghentikan ciumannya.
"Kau tampak lebih menggoda jika sedang merajuk, membuatku tidak tahan jika tak segera menyentuhmu." Taehyung menyudahi ciumannya dengan sebuah kecupan dipermukaan bibir wanitanya.
"Hahh ... hahh ... k-kau mesum sekali. Apa dosaku di masa lalu hingga memiliki suami super mesum sepertimu, oppa!" pekik Hye rim kesal.
"Aku begini juga karena dirimu yang terlalu menggoda," sahut Taehyung tak mau kalah.
Taehyung memeluk Hye rim lagi, mulai mencumbui setiap inci yang ia lewati. Bahkan kini pakaian kerja wanita itu telah lepas dari tubuhnya.
__ADS_1
"Oppa, jangan di sini aaahhhh ... n-nanti ada yang me-"
Taehyung membungkam bibir Hye rim dengan ciumannya, "Tidak akan ada yang bisa melihat aktifitas kita sekarang, tenang saja."
"Aahh hhmpp ...," desahan yang teredam ciuman.
Hye rim tak berhenti memberontak berusaha menghentikan tindakan mesum Taehyung tapi percuma saja, pria itu telah diliputi oleh nafsu. Kini keduanya telah naked dan wanita itu hanya bisa pasrah ketika sesuatu di bawah sana berusaha menembus miliknya.
"Aakkhh ... p-perlahan oppaa, hhhsss... ahhh!" pekik Hye rim nyaring ketika Taehyung memasukinya dalam sekali hentak.
"Aaarrghh ... kau masih selalu sempit Chagia."
Aaahhhkk ...
Aaaahhhkk ...
Hmmpp aakkhh ...
Desahan saling bersahutan ketika Taehyung bergerak semakin cepat, peluh telah membasahi tubuh telanjang keduanya walau ac di dalam mobil ini aktif. Hye rim memeluk leher Taehyung erat saat pria itu bergerak brutal mencari kenikmatannya, sementara wanita itu sudah lemas karena telah beberapa kali klimaks.
"Aaahkkk, oppa aku sudah tak tahan lagi," ucap Hye rim di sela desahannya.
"Sebentar lagi Chagiaahh aarrgghh ... kau membuatku gila dengan rasa ini hahhh."
Taehyung semakin mempercepat gerakannya, membuat sepasang payudara yang berada tepat di depan wajahnya bergoyang seirama gerakannya. Ia meraup rakus payudara sintal istrinya membuat wanita itu memekik karena terkejut, tubuhnya kembali bereaksi lebih karena di serang di dua titik rangsang yang membuatnya merasa siap meledak karena rasa nikmat yang ia terima.
Taehyung semakin bergairah, gerakan semakin tak terkendali saat rasa itu sudah mendekatinya. Hingga dalam beberapa kali hentakan keras ia menanamkan kejantanannya semakin ke dalam saat klimaks itu menghampirinya membawa sejuta rasa yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Keduanya mengatur napas yang masih terenggah, Taehyung bangkit dari atas tubuh Hye rim secara perlahan hingga penyatuan mereka terlepas.
"Ahhh ...," desah Hye rim tertahan.
"Jaga suaramu Chagia kecuali kau ingin aku memasukimu lagi," bisik Taehyung sambil mengecup ujung telinga istrinya hingga membuat wanita itu sedikit merinding.
"Hentikan oppa, Kau mesum sekali!" pekik Hye rim sambil mendorong dada Taehyung agar menjauh darinya.
"Kau terlihat menggemaskan jika sedang malu dengan wajah yang memerah begitu," ledek Taehyung. Ia segera mengenakan seluruh pakaiannya dengan cepat walau kesulitan karena tempat yang sempit.
__ADS_1
"Oppa sangat menyebalkan!" sinis Hye rim. Ia pun segera memakai pakaiannya dengan bantuan Taehyung, tentunya dengan diselingi sedikit kejahilan tangannya.