
Wedding
'Istri Pengganti'
Part : 31
Cast : Kim Taehyung
Cha Hye rim
pendamping : Kim Tae hee // Cha Doo Hae // Park Jimin // Park Jira //Cha Sunny // Cha Chanyeol // Cho Kyuhyun // Hann Chaerin
Pendatang : Oh Sehun // Kim Hyura // Byun Baekhyun
Cast lainnya menyusul belakangan
Author : Cha Hye rim
Genre : Random
Rate : 17
#part_sebelumnya
"Hallo Noona, ini gawat. Sunny noona menghilang bahkan Jimin Hyung masih tak sadarkan diri sekarang dengan luka di kepalanya kembali terbuka!" teriak sebuah suara dari sebrang telfone membuat Hye rim terkejut.
"A-aku akan ke sana." Hye rim segera mematikan ponselnya dan menyerahkan plastik yang telah terisi pada Tae hee yang memandangnya penasaran.
__ADS_1
"Ada apa eonnie?" tanya Tae hee saat melihat Hye rim meninggalkannya tergesa-gesa.
"A-aku harus ke rumah sakit sekarang."
🍁🍁🍁
Setelah mendapatkan kabar dari Doo hae, Hye rim, Taehyung dan Tae hee segera meluncur ke rumah sakit.
"Cepat sedikit, oppa."
"Tenanglah," bujuk Taehyung sambil menggenggam jemari Hye rim.
Wajah wanita cantik itu memucat saat mengetahui kabar ini, ia tak mengira sekarang yang menjadi target adalah adiknya. Setelah dulu ia hampir kehilangan nyawa, kini sang paman malah mengusik kehidupan tenang Sunny. Padahal selama ini ia telah bertahan untuk tidak muncul di hadapan keluarganya secara terang-terangan, tapi tetap saja tidak membawa ketenangan pada Appa, eomma dan adik-adiknya. Tak lama mereka telah tiba di rumah sakit, setelah mesin mobil dimatikan mereka bertiga bergegas keluar. Saat di lobi mereka bertemu dengan Doo hae yang ternyata telah menunggunya, tanpa bertanya Hye rim segera mendahului sang adik menuju lift.
"Bagaimana ini bisa terjadi, apakah kalian tidak menjaganya?" tanya Hye rim.
"Kami tidak mengira hal ini akan terjadi noona," sahut Doo hae.
"Apa yang dikatakan Taehyung benar, eonnie harus tenang. Kau juga Hae-aa," kata Tae hee menenangkan kekasihnya.
"Terima kasih," balas Doo hae.
Ting!
Pintu lift terbuka di lantai yang di tuju, mereka berjalan tergesa menghampiri Tuan dan Nyonya Cha yang sedang duduk di luar sebuah kamar pasien. Tuan Cha kaget saat melihat siapa yang berjalan ke arahnya, ia segera berdiri tanpa berkata apapun. Ia hanya menerima pelukan hangat dari sang putri yang selama ini telah ia sangka mati.
"Appa," lirih Hye rim di pelukan Tuan Cha. "Aku merindukanmu, appa."
__ADS_1
Nyonya Cha berdiri di belakang Tuan Cha dan Hye rim yang saat ini tengah berpelukan, melepas rindu yang selama ini terpendam. Air mata haru mengalir di wajah yang tak tampak menua walau Nyonya sudah hampir memasuki usia kepala empat, ia menghampiri suami dan putrinya-walau bukan putri kandung tapi Nyonya Cha sangat menyayangi putri dari mendiang sahabatnya- turut memeluk keduanya dengan perasaan sedikit lega. Tuan Cha melepas pelukannya saat menatap pemuda yang ia kenali, walau baru sekali bertemu tapi ia mengingatnya.
"Nak Taehyung ... kau dan-"
"Dia suamiku, appa. Namanya Kim Taehyung," potong Hye rim sambil merangkul pria tampan itu memperkenalkannya secara resmi walau dalam kondisi yang kurang tepat.
"Appa tak mengenali menantu sendiri saat pertemuan pertama waktu itu," lirih Tuan Cha.
"Tidak apa-apa aboeji, itu wajar karena memang kami merahasiakannya selama ini dari kalian. Tapi Sunny dan Doo hae sudah bertemu dengan Hye rim lebih awal," ujar Taehyung setelah sedikit membungkukkan tubuhnya memberi salam menghormati.
"Appa, kenalkan ini kekasihku. Kim Tae hee," kata Doo hae. Ia mengandeng Tae hee menghampiri kedua orang tuanya.
"Dia cantik sekali ... kau pintar memilih rupanya," puji Nyonya Cha ramah.
"Terima kasih Ahjuma," sahut Tae hee sopan.
"Jadi bagaimana bisa Sunny menghilang?" tanya Hye rim.
"Kami melihat CCTV yang menayangkan seorang pria yang menggunakan masker menggendong seorang wanita dan ternyata itu adalah Sunny."
"Jimin sendiri sekarang bagaimana keadaannya," tanya Taehyung.
"Dia masih di dalam, belum sadarkan diri. Sepertinya ia di pukul oleh sesuatu hingga membuat kondisinya memburuk," jawab Tuan Cha sambil melihat ke dalam kamar melalui kaca yang berada di pintu. Di sana terlihat Nyonya Park menangisi keadaan putranya yang hingga saat ini masih tak sadar.
"Aku ingin melihatnya," pinta Tae hee.
"Ayo, oppa juga ingin melihatnya."
__ADS_1
"Kalian duluan saja, aku masih ada yang harus dibicarakan dengan appa. Nanti aku menyusul," ucap Hye rim.
"Baiklah."