Wedding (Istri Pengganti)

Wedding (Istri Pengganti)
Wedding Part 30


__ADS_3

Wedding


'Istri Pengganti'


Part : 28


Cast : Kim Taehyung


Hann Chaerin As Cha Hye rim


Kim Tae hee ( Adik perempuan Taehyung )


Cha Doo Hae ( Adik laki-laki Cha Hye rim )


Pendatang : Park Jimin


Park Jira


Cha Sunny


Cha Chanyeol


Cho Kyuhyun


Cast lainnya menyusul belakangan


Author : Cha Hye rim


Genre : Random


Rate : 17


#part_sebelumnya


Sunny merangkum wajah Jimin dan menatapnya lembut, "Aku mencintai oppa karena seluruh yang ada pada dirimu, bukan hanya karena ketampanan atau kekayaan, melainkan karena kebaikan yang oppa miliki membuatku jatuh terlalu dalam pada pesonamu."


Jimin memeluk gadisnya erat, ia merasa tersentuh karena ucapan Sunny. Sebuah ciuman mengakhiri perbincangan mereka, bermesraan di bawah sinar bulan membuat keromatisan semakin terasa, bahkan mereka tak menyadari jika dua pasang mata sedari tadi mengamati mereka.


★★


Suara lonceng menggema di seluruh penjuru gereja, menyemarakan suasana gembira bagi para tamu yang hadir terutama pihak keluarga kedua mempelai. Hari ini tepat dua minggu setelah acara makan malam keluarga di kediaman Tuan Cha, kini tengah berlangsung pernikahan antara Park Ji min dan Cha Sunny dengan meriah.


Beberapa saat yang lalu telah dilaksanakan pemberkatan pernikahan yang berjalan lancar, kini keduanya telah sah menjadi suami-istri. Ucapan selamat mengalir untuk keduanya, sambutan hangat dari keluarga Jimin juga di terima Sunny dari kedua orang tua pemuda itu yang menyempatkan untuk hadir di acara sakral ini.

__ADS_1


Setelah acara pemberkatan di gereja, mereka melanjutkan acara selanjutnya di Aula salah satu hotel ternama di Seoul. Iring-iringan mobil pengantin dan pihak keluarga tampak menarik perhatian bagi pengendara lain, canda tawa kedua pihak keluarga memperlihatkan betapa mereka bahagia. Namun, entah datang dari mana sebuah sedan hitam tiba-tiba menabrak mobil pengantin yang berada di barisan paling depan. Kejadian itu begitu cepat hingga tak mampu bagi sang supir untuk menghindar, naas bagi sepasang pengantin baru itu ketika mobil yang mereka tumpangi berguling beberapa kali sebelum akhirnya berhenti karena menabrak pembatas jalan.


Saat tabrakan itu terjadi, otomatis tiga kendaraan lainnya yang berada di belakang mobil pengantin berhenti. Shock tampak jelas di wajah mereka terutama ibu dari Park Jimin, beliau pingsan seketika saat melihat bagaimana mobil sport putranya berguling hingga akhirnya menabrak pembatas jalan dan terhenti dengan posisi terbalik. Keluarga Sunny jangan di tanya lagi, mereka juga tak kalah shock melihat kejadian itu.


Doo hae segera berlari menghampiri sedan hitam yang tadi menabrak mobil kakak dan kakak iparnya, tapi sayang sang supir berhasil melarikan diri. Hal itu tentu saja membuatnya geram, tapi ia menemukan sesuatu di dasar mobil, sebuah cincin yang ia sangat kenali siapa pemiliknya.


★★★


"Dok, bagaimana dengan keadaan anak dan menantu saya?" tanya Tuan Cha dan Tuan Park serentak.


"Siapa orang tua dari pasien wanita?" tanya dokter itu sambil mengeluarkan selembar kertas, bahkan ia menghiraukan pertanyaan dari Tuan Cha dan Tuan Park sebelumnya.


"Saya Dok!" seru Tuan Cha sambil mendekati sang dokter.


"Kondisi putri Anda saat ini masih belum melewati masa kritisnya, kami harus melakukan operasi pada putri Anda." Dokter tersebut mengulurkan selembar kertas yang tadi telah ia persiapkan, "Ini surat persetujuan untuk melakukan operasi."


"Lakukan yang terbaik untuk menyelamatkan putriku," kata Tuan Cha sambil menanda-tangani surat pernyataan pemberian sang dokter.


"Lalu bagaimana dengan putra saya Dok?" tanya Tuan Park khawatir.


"Putra Anda baik-baik saja, hanya saja benturan di kepala membuatnya masih belum sadar, selebihnya ia dalam kondisi baik."


"Terima kasih Dok dan tolong selamatkan menantuku" ucap Tuan Park.


"Tenanglah, berdoa saja agar semuanya baik-baik saja."


Tiga jam telah berlalu, tapi pintu operasi belum juga terbuka. Jimin telah di pindahkan ke ruang perawatan satu jam yang lalu, kini mereka tengah cemas karena Sunny masih belum selesai di operasi. Doo hae dan Tae hee sudah pulang sejak dua jam yang lalu karena diminta oleh Nyonya Cha untuk mengantarkan Chanyeol pulang dan menemaninya, sementara Tuan dan Nyonya Park sedang berada di ruang rawat Jimin menunggu pemuda itu siuman. Kini yang tertinggal dan menunggu operasi Sunny selesai hanyalah Tuan dan Nyonya Cha, karena Taehyung dan Hye rim tidak mengetahui perihal kecelakaan yang telah terjadi bahkan hari ini ia tidak menghadiri pemberkatan secara terang-terangan. Mereka masih tidak memberitahukan tentang Hye rim telah ditemukan pada Tuan dan Nyonya Cha.


Suara langkah yang mendekat mengalihkan atensi Tuan Cha, ia menoleh ke asal suara dan mendapati seorang pemuda berjalan mendekat padanya. Walau bingung karena tak mengenali pemuda yang kini sedikit membungkuk didepannya, Tuan Cha tetap merespon baik pemuda itu.


"Saya Kim Taehyung, adik sepupu dari Park Jimin. Saya mendengar dia dan istrinya mengalami kecelakaan maka saya ingin melihat keadaan mereka," ujar Taehyung sopan.


"Oh ... saya baru tahu jika menantuku memiliki adik sepupu," kata Tuan Cha sambil tersenyum.


'Bahkan Anda tidak mengetahui jika aku adalah menantumu," batin Taehyung.


"Silakan duduk, di dalam saja adalah putri kami. Keadaannya lebih parah dibanding suaminya," timpal Nyonnya Cha, isakan halus masih terdengar ketika ia selesai berbicara.


"Apakah kalian mengetahui siapa pelaku dari kejadian ini?" tanya Taehyung.


"Tidak, bahkan polisi tak bisa menemukan petunjuk siapa pelakunya. Kejadiannya begitu cepat bahkan kami tak mengira hal ini terjadi," timpal Tuan Cha.


"Entah dosa apa yang putri kami miliki di masa lalu, hingga ia mengalami hal ini di hari bahagianya." Nyonya Cha menangis kembali dipelukan Tuan Cha yang kini berusaha menenangkannya.

__ADS_1


"Semoga saja pelakunya segera tertangkap, dan putri Anda segera di beri kesembuhan."


"Terima kasih banyak, kau pemuda yang baik. Jika saja putri sulungku masih hidup ... aku tak keberatan jika menjadikanmu sebagai menantuku. Dia pasti akan bahagia," tutur Tuan Cha pelan, tapi masih bisa didengar oleh Taehyung yang kini tersenyum simpul.


Taehyung menemani Tuan Cha mengobrol selagi menunggu operasi Sunny selesai, tak lama pintu ruangan itu terbuka. Melihat dokter yang bertanggung jawab atas berlangsungnya operasi itu keluar, Tuan, Nyonya Cha dan Taehyung menghampiri.


"Doa kalian semua di kabulkan, pasien telah berhasil melewati masa kritisnya. Sebentar lagi dia sudah bisa dipindahkan ke ruang perawatan," ucap dokter itu sambil tersenyum.


"Terima kasih ya Tuhan!" seru Nyonya Cha terharu, ia memeluk suaminya erat karena terlalu senang.


🍁🍁🍁


Taehyung berjalan santai sambil memainkan ponselnya, ia berpamitan setelah mengetahui jika Sunny baik-baik saja. Bukan tanpa alasan ia hadir di rumah sakit ini, karena Hye rim yang terus merengek padanya maka berakhirlah ia di sini. Taehyung mengeluarkan ponselnya dan mulai menghubungi seseorang, sambil terus berjalan menuju basemen rumah sakit.


Tuuttt ... tuuuttt ... tuutttt ...


"Halo, ada apa?" tanya sebuah suara pria di sebrang telfon.


"Aku butuh bantuanmu hyung, adik iparku dan suaminya hari ini mengalami kecelakaan."


"Kalau kecelakaan, kau seharusnya menghubungi polisi dan bukan detektif sepertiku. Lagi pula-"


"Kau ingat tentang latar belakang seorang wanita yang kuminta untuk kau selidiki? Dia adalah istriku. Kau pasti tahu jika kecelakaan ini bukanlah kecelakaan biasa," potong Taehyung.


" ..."


Tak ada jawaban apapun, hal itu membuat Taehyung mendengkus kesal. Ia tahu jika sahabat yang telah ia anggap sebagai saudaranya itu lamban dalam berpikir tapi hasil pekerjaannya selalu memuaskan bagi Taehyung.


"Ah ... aku paham sekarang, kecelakaan adik iparmu pasti atas perintah seseorang."


"Bisakah kau berpikir lebih cepat hyung!" sinis Taehyung.


"Yaak ... berbicaralah sopan padaku bocah!" pekik dari sebrang telepone membuat Taehyung menjauhkan ponsel dari telinganya.


"Kau sudah paham maksudku menghubungimu, jadi sekarang aku tutup dulu teleponenya. Bye ...,"


"Hei ... tung-"


Plip!


Sambungan terputus, Taehyung tahu jika sahabatnya kini tengah memakinya karena ia telah mematikan sambungan terlfone tanpa mendengarkan perkataannya. Tapi pemuda itu bersikap tak perduli, ia menghampiri mobil Lamborghini hitam miliknya dengan cepat. Ia merindukan seseorang yang sejak tiga jam lalu ia tinggalkan di sini, senyumnya merekah ketika melihat wanita kesanyangannya tengah terlelap ketika menantinya kembali. Gerakan perlahan Taehyung menutup pintu mobil, ia pun segera melajukan mobilnya meninggalkan basemen rumah sakit tanpa membangunkan sang istri.


Tbc ...

__ADS_1


__ADS_2