
Jika kalian tanya mengapa Ruby tidak meminta tanggung jawab ke Zayn atas perbuatannya dahulu, itu karena kedua orang tua Ruby tidak setuju dengan Zayn sebab dia dari keluarga kalangan biasa saja berbeda dengan Ruby yang notabennya anak pebisnis.
Dulu memang Zayn tidak sekaya sekarang, dan itulah mengapa kedua orang tua Ruby meminta pertanggung jawaban kepada Zayn sekarang ini, namun Ruby menolak mentah mentah permintaan aneh kedua orang tuanya dia masih punya malu untuk bertatap muka dengan Zayn saat ini.
Beruntungnya setelah kejadian intim itu, Ruby memeriksakan dirinya ke dokter kandungan untuk mengecek apakah dirinya hamil. Nyatanya tidak ada benih bersemayam di rahim Ruby, apakah ini sebuah keberuntungan bagi Zayn atau sebuah petaka bagi Ruby? entahlah yang jelas orang yang merasa dirugikan kali ini adalah Ruby. Dia sudah hilang keperawanannya karena sudah direnggut oleh Zayn, hey! sadarlah yang membangunkan singa tidur kan Ruby.
Maka dari itu Ruby memilih untuk mundur memperjuangkan Zayn untuknya. Dia lebih memilih menyibukkan dirinya bekerja sebagai karyawan biasa di Perusahaannya sendiri tepatnya saat ini Perusahaan tersebut dipegang kendali oleh Erlan kakaknya. Tidak ada yang tahu bahwa Ruby adik pemilik Perusahaan itu, apalagi Zoe tidak pernah tahu rahasia besar ini.
Kembali lagi di Club Malam ...
" ck ck ck , jadi Zayn begitu munafik kemarin dia menolak ku untuk satu ronde permainan di ranjang. Lihatlah nyatanya dia menikah dengan Zoe sudah tidak perjaka lagi sungguh kasihan sekali Zoe " tukas Kiandra sembari tersenyum meremehkan.
__ADS_1
Kiandra menatap Erlan sedetik kemudian untuk memastikan bahwa semua fakta yang dia dapat itu benar.
" hey, kenapa kamu menatap ku seperti itu " ucap Erlan seraya mendorong kening Kiandra.
" Gue mau mastiin bahwa fakta yang kamu ucapkan ini benar kan? gue curiga jangan jangan kamu mengada ada hanya untuk menjelek jelekkan Zayn ku " tandasnya seraya mengusap keningnya.
" Heh wanita bodoh bukannya kamu aku kasih bukti waktu itu, sebuah bukti rahasia didalamnya kamu kemanain file itu kamu masih belum membukanya jangan jangan ? " tanya Erlan penuh selidik sedetik kemudia dia berteriak " Astagaa !! Kiandra lihat betapa bodohnya kamu, mana flashdisk yang aku kasih ke kamu" pinta Erlan dengan sarkas.
Kiandra pun mengerjapkan matanya seperti orang bodoh beneran " So .. sorry Er file itu hilang saat gue mengancam Zayn waktu itu " ucap Kiandra sambil menunduk takut akan amukan Erlan.
" Yakkk!!!! hey kenapa kamu terus saja mengataiku bodoh bodoh dan bodoh terus, aku gak sebodoh yang kamu kira ! " teriak Kiandra tidak terima dengan ejekan Erlan dengan memukul bahu Erlan yang dipukul pun hanya diam seraya menghendikkan bahu.
__ADS_1
......................
Di hunian mewah milik Zayn ada dua insan yang tengah dirundung kecemasan entahlah hanya mereka berdua yang tau, sebab rahasia ini masih tertutup rapat tanpa diketahui oleh Zoe.
Di kamar tamu ada Ruby yang tengah bergelut selimut tidak bisa memejamkan matanya, hanya berguling guling ria.
" Jadi Zayn menikah dengan Zoe, kenapa dulu gue gak tau kalau mempelai laki lakinya adalah Zayn. Padahal kan dulu gue sempat hadir di nikahannya Zoe " Ruby berbicara sendiri dalam keheningan malam.
" Ah aku sungguh sangat malu kalau sampai bertemu dengan Zayn, dan satu lagi aku merasa tak enak hati dengan Zoe jika sampai rahasia kelam ku dulu diketahui olehnya " tukas Ruby berpikir esok kedepannya.
Di kamar yang satunya pun sama tepatnya di kamar Zoe dan Zayn. Saat ini Zayn tengah bersandar di headboard ranjang seperti sedang memikirkan sesuatu hal yang rumit.
__ADS_1
" *Takdir macam apa ini yang mempertemukan aku dan Ruby kembali saat aku sudah memiliki keluarga (seraya menoleh kearah Zoe dan Zidane yang tengah terlelap) jika Zoe sampai tahu rahasia ku dulu dia mungkin akan merasa terhianati karena aku tidak jujur dengannya " gumam Zayn berperang pikiran dalam hati.
" Atau jangan jangan maksud Ruby kemari ingin meminta pertanggung jawaban ku, Ah gak mungkin gak mungkin bukannya dulu dia dan orang tuanya gak mau kalau aku bertanggung jawab karena aku beda kasta dengan dirinya " Zayn menggelengkan kepalanya mencoba berpikir rasional nyatanya dia tidak menemukan jawaban atas kegundahannya saat ini*.