
Wanita paruh baya tetapi wajahnya masih cantik, baru saja telah sampai di Mansion yang letaknya di pusat kota Jakarta dan tujuannya ingin menemui kedua putra putrinya.
" Mamaa " ucap perempuan yaang sedikit berisi dengan langkah lari kecil menghampiri mamanya saat dirinya mencoba memeluk tiba tiba saja.
" PLAKK !!! " malah tamparan yang ia dapatkan dari wanita paruh baya yang ia panggil mama.
Dengan memegang pipi kanannya yang sedikit nyeri dirinya menoleh ke arah wanita itu " Ma! kenapa mama tampar Rubhy? apa salah Rubhy ma! " ujar perempuan itu yang tak lain adalah Rubhy.
" Dasar anak bodoh mengurus satu wanita saja tidak becus! masih tanya kenapa haa! " bentak Yura
Yura adalah ibu kandung Rubhy dari hasil hubungan nya dengan Allerick yang saat itu dijebak oleh seseorang yang sampai saat ini belum tahu siapa orang itu.
Erlan yang baru datang pun terkejut kedatangan mamanya kembali ke Indonesia, sebab tadi pagi dia dihubungi oleh mamanya untuk datang ke mansion utama.
" Ada apa ini mah, kenapa mama tiba tiba datang memarahi Rubhy ? " tanya Erlan yang menghampiri keduanya.
__ADS_1
" Tanya sendiri dengan adikmu yang dari dulu tidak becus mengurus masalah sepele, bukannya kamu tahu sendiri Rubhy bahwa papa kandung kamu sendiri tidak mengharapkan kamu karena kehadiran anaknya Zoe " ujar Yura yang mengingatkan masa lalu almarhum ayah nya.
" Heh!, disaat kamu sudah berhasil merebut posisi Zoe tapi kenapa dia bisa mendapatkan 30 persen saham suami mu By ! kamu yang rugi disini ingat itu ! " lanjutnya lagi dengan amarag menggebu.
" Aku sendiri juga tidak tau ma, kalau mas Zayn memberikan ke putra pertamanya itu sumpah ma aku tidak tahu menahu masalah ini dan lagi mertua aku juga mendukung Zoe selama ini jadi aku bisa apa ? " bela Rubhy.
" Memang kamu nya saja BODOH ! gampang ditipu dan dipermainkan ! " sarkas Yura ke Rubhy.
Yura selama ini begitu dendam ke Allerick hingga ia bertekad akan membalaskan hingga sampai ke anaknya, dendam nya semakin besar dikala Erick mengetahui hubungan cinta satu malam keduanya dan dia memilih untuk menceraikan Yura sebab sangat sakit bila ia bertahan dengan orang yang tidak mencintainya sama sekali.
Keduanya bercerai setelah kelahiran Rubhy, dan menetap di Indonesia sedangkan Erlan dibesarkan Erick hingga dewasa di Paris namun ia masih sesekali menjenguk Yura di Jakarta atas ijin Erick. Walau bagaimanapun Yura adalah ibu kandung nya jadi Erick mengijinkan Erlan semau dia untuk tinggal dimanapun.
" Mah, jangan terlalu keras sama Rubhy dia lagi hamil " bela Erlan yang menengahi keduanya.
" Mama pusing Erlan, gara gara adik kamu yang tidak becus ini mengharuskan mama harus turun langsung "
__ADS_1
" Stop mah, stop mengataiku BODOH, TIDAK BECUS ! aku anak mama, apa selama ini mama juga tidak mengharapkan aku hadir juga sama seperti papa " ujar Rubhy yang sudah menangis dengan kaki ditekuk di lantai.
Yura menatap Rubhy iba, mengapa dirinya selalu lepas kontrol dan berakhir melukai hati Rubhy.
" Ma..maafkan mama By, bukan maksud mama seperti itu mama hanya ingin kamu hidup bahagia bukan seperti mama dulu yang di buang, mama ingin kamu membalas perbuatan anak cucu Allerick, kamu Paham ! " ujar Yura dengan nada tinggi seraya mencengkeram bahu Rubhy.
Rubhy pun mengangguk dan bertekad akan membalas perbuatan Zoe terhadap keluarganya saat ini.
" Bagus, itu baru anak mama " ujar Yura memeluk Rubhy.
" Erlan " panggil Yura.
" Iya Ma "
" Kamu sudah menemuka siapa dalang yang menjebak mama waktu itu sama Allerick ? tanya Yura.
__ADS_1
Erlan menggeleng " belum ma ini terlalu sulit, sistem keamanan mereka seperti kuat sekali dan juga itu sudah lama mungkin orangnya sudah meninggal mah " ujar Erlan
" hmm aneh, lalu siapa yang mengirim foto dahulu saat aku bersama Allerick, aku yakin dulu ada yang menjebak ku . Tapi siapa? " gumam Yura dalam hati .