Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Episode 50 season 2


__ADS_3

" Auuhhh,,, " terdengar pekikan Erlan memegang burung nya karena tendangan Zoe yang secara tiba tiba.


Zoe membenarkan kancing baju yang sudah hampir terlepas seraya membersihkan baju dengan kibasan tangannya..


" Haisshhh... sudah lama sekali aku tidak pemanasan otot sudah pegel semua " ejek Zoe sembari meregangkan otot tangannya.


Erlan yang dibuat kaget dengan serangan mendadak hanya bisa diam menatap Zoe sebab bukannya sudah diberi obat perangsang tetapi kenapa bisa jadi brutal seperti ini dalam benaknya mungkin ada kesalahan dalam obat itu.


" Don, kau keluarlah aku hampir dilecehkan olehnya kenapa kau hanya diam saja di dalam lemari haa!" teriak Zoe yang duduk di sofa menyilangkan kakinya menatap sinis kearah Erlan yang kesakitan.


Doni pun keluar dari tempat persembunyiannya menghampiri Erlan dengan membawa iPad ditangannya.


" Kenapa bisa jadi seperti ini " ujar Erlan lirih namun masih terdengar di telinga Doni dan Zoe.


" Ck! kalian itu jagonya kalau merencanakan kejahatan lihatlah malah kena senjata makan tuan kan " ejek Doni.


" Apa maksud kamu! " tanya Erlan.

__ADS_1


Zoe memberi kode kearah Doni untuk memberikan video menarik di kamar sebelah.


" Kau lihat adik mu itulah yang kena senjata makan tuan " tunjuk Doni kearah video di iPad yang menunjukkan aksi pergumulan panas seorang wanita dan pria yang tak lain adalah Ruby dan anak buah Doni yang diperintahkan.


Ternyata yang meminun obat perangsang itu adalah Ruby sebab Zoe sudah mengetahui rencana mereka dari cctv yang dia retas di rumah Ruby. Zoe membalikkan keadaan dengan dirinya yang pura pura pingsan untuk mengecoh Erlan sedangkan Ruby sudah seperti cacing kepanasan, dan terjadilah mantap mantap di kamar sebelah.


" Shittt, kurang ajar kau! " Erlan menarik kerah baju Doni dan..


Bughh.. Bughh ..


Terjadi adu jotos antara Doni dan Erlan sedangkan Zoe tanpa berniat untuk membantu hanya sebagai penonton saja.


Seketika Erlan melepas tangannya untuk bergegas menyelamatkan Ruby.


" Ingat kalian, urusan kita belum selesai !" ancam Erlan kemudian meninggalkan kamar dan berlari untuk menyelamatkan Ruby dari pria baji*gan.


Doni dan Zoe hanya geleng geleng kepala melihat ulah kakak beradik yang kompak ingin jadi pebinor dan pelakor.

__ADS_1


" Kau tidak di apa apakan kan oleh baj*ngan tengik itu " tanya Doni penuh selidik khawatir Zoe di sentuh oleh tangan kotor Erlan.


" See, masih utuh kan? sudahlah kita balik ke markas ada hal lain yang harus aku urus " ucap Zoe menunjukkan anggota tubuhnya bahwa dirinya masih aman dari sentuhan buaya darat.


Keduanya keluar dari hotel menuju mobil yang telah terparkir di depan.


" Aku akan antar kamu, setelah itu aku kembali ke kantor karena Zayn terus menanyakan keberadaan ku saat ini pasti dia lagi pusing karena akan kedatangan investor dari Paris " ujar Doni membukakan pintu mobil untuk Zoe.


" Hmm " Zoe hanya menjawab dengan deheman sungguh wanita dingin.


Doni hanya berdecak melihat wanita cantik disampingnya namun seperti kutub sangat dingin.


" Bagaimana hubungan kalian ?" tanya Doni melirik ke arah Zoe yang tengah terpejam namun tidak tidur dirinya hanya lelah menghadapi masalah rumah tangganya.


" Aku harap hubungan kalian masih bisa diperbaiki, kasihan Zidane harus jadi korban. Terutama kamu harus jadi wanita kuat jangan mau ditindas sama wanita jailangkung itu " ujar Doni yang tak hentinya nerocos menasehati hubungan rumah tangga sahabatnya, padahal ia sendiri masih jomblo sok gaya menasehati.


" kau, bisa diam tidak atau ku lem mulut perempuan mu itu " ucap Zoe yang masih terpejam dengan bersedekap.

__ADS_1


Doni hanya menelan salivanya mendengar ancaman dari wanita cantik tapi horor itu. Dia hanya tidak ingin wanita yang dicintainya saat ini patah hati untuk kesekian kalinya sebab kebohongan yang ditutupi oleh Zayn.


__ADS_2