
Bugghhh...
Satu bogeman dari Erlan melayang di pipi Zayn hingga sudut bibirnya berdarah. Erlan sungguh tidak tega melihat adik kesayangannya diperlakukan layaknya wanita jalang yang habis dipakai langsung dibuang. Memang Erlan sebagai kakak tidak bisa melindungi adiknya dirinya malah asik bermain wanita bergonta ganti setiap malam. Apa mungkin benar ini karma yang diberikan Tuhan untuknya.
" Mau tidak mau kamu nikahi adik saya, dimana hati nurani kamu dimana jiwa kelakian kamu hmm " tukas Erlan sembari mencengkeram kerah kemeja Zayn.
Zayn hanya diam , diam dan diam...
" Baik aku akan nikahi adik kamu " ucap Zayn yang enggan menoleh ke arah Erlan, dia sungguh akan bertanggung jawab jauh dari lubuk hati yang paling dalam ia merasa kasihan dengan kondisi psikologis Ruby.
Entahlah keputusan yang diambil oleh Zayn benar atau tidak, dirinya hanya tidak tega melihat sisi rapuh seorang Ruby yang nyatanya dia selama ini hidup tak baik baik saja.
Zoe istrinya bagaimana ? Entahlah biar nanti dipikirkan alasan apa yang cocok untuk menjelaskan semua keadaan ini batin Zayn.
__ADS_1
" Bagus, segera nikahi dia kalau bisa sekarang juga " titah Erlan dengan emosi meledak.
" Tapii bagaimana dengan Zoe, aku tidak mau jadi penganggu di hubungan kalian berdua aku tidak mau dituduh sebagai perebut lelaki orang, tidakk Aku terlalu takut menerima cemoohan orang Zayn " Ruby masih menangis dan menggelengkan kepalanya tanda ia tak setuju.
" Terus hal apa yang bisa aku lakukan Rub untuk menebus semua kesalahanku agar aku bisa bertanggung jawab " ujar Zayn.
" Kamu ceraikan istri kamu dan nikahi adik ku " Erlan berkata dengan lugas.
Seketika Zayn menoleh ke arah Erlan dan menatapnya tajam seolah tidak rela dan tidak mungkin itu terjadi.
" Baiklah kalau kamu tidak mau menikahi adik ku secara sah menurut agama dan negara, aku akan membongkar ini ke publik dan pastinya perusahaan yang telah kamu rintis dari nol ini akan hancur dalam hitungan detik begitupun Zoe dia merasa hancur dan tak di hargai olehmu " tukas Erlan dengan senyum smirk nya.
" Silahkan kamu sebar saja ke publik tapi bukan aku saja yang malu keluarga kamu lah yang lebih malu " tandasnya dengan enteng.
__ADS_1
"Sial " Erlan mengumpat dalam hati.
" Tidak perlu, tidak perlu kamu bercerai dengan Zoe. Aku tidak bisa membayangkan bila harus bertatap muka dengan Zoe jika dia sampai tau hal ini, terserah kamu Zayn yang terpenting kamu masih mau bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan dulu. Jujur saja aku sangat tertekan menjalani hari hariku setelah kejadian itu " ujar Ruby.
Zayn melihat tatapan mata itu, yah mata wanita yang saat ini dihadapannya dia sangat rapuh, dan tak memiliki kuasa apapun. Zayn sangat mengerti jika ada di posisinya ia pasti dianggap murahan dan tidak menjaga diri, itu pasti.
" Rahasia kan ini dari Zoe aku tidak mau dia sakit hati, aku tidak sanggup melihatnya jika dia sampai menangisi laki laki brengsek seperti ku " ujar Zayn yang berbicara dengan tatapan kosong, membayangkannya sungguh tak kuasa jika harus melihatnya menitikan air mata.
Ruby yang mendengarnya hanya meremas baju kuat kuat menahan sesak di dada saat Zayn lebih khawatir akan perasaan Zoe daripada dirinya.
Dia tersenyum miris dan berkata kepada Zayn " Baiklah tak mengapa aku disembunyikan olehmu "
Zayn mengambil iphone dari saku celananya dan mengetikkan nomor telepon.
__ADS_1
" Don siapkan penghulu sekarang saya tunggu di Masjid X yang jauh dari kota ini, saya akan segera kesana, ah iya dan satu lagi siapkan surat suratnya." ujar Zayn.
Sungguh Zayn tidak menyangka akan melakukan hal ini dibelakang istrinya, lagi dan lagi dia menyakiti wanita yang saat ini sebagai ibu dari anaknya. Entahlah dia sudah tak memikirkan resiko yang dia terima. Benar benar diluar kendalinya.