Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Merebut Kembali


__ADS_3

Di kursi tunggu nampak wajah kusut laki laki yang terlihat sangat menyesal atas apa yang telah menimpa Ibu dari anaknya, Zayn pun menyesal dengan apa yang ia perbuat berimbas ke Zoe dan janin yang ada didalam kandungannya.


"Zayn, bagaimana keadaan Zoe lalu apa katamu tadi janinnya tidak bisa diselamatkan?" cerca Doni yang baru datang menghampir Zayn dengan pertanyaan bertubi-tubi.


Zayn hanya tertunduk diam tidak berani mengangkat wajahnya dihadapan sahabatnya, yang dulu bahkan ia menuduh istrinya berselingkuh dengan Doni. Tapi nyatanya justru sebaliknya Rubhy lah yang tega berhianat dibelakangnya bahkan anak yang dikandungnya pun bukan darah daging Zayn melainkan anak dari kapten kartel El Sinaloa. Sungguh menjijikkan batin Zayn.


Doni pun meraih kerah kemeja yang dipakai Zayn hingga iapun sekuat tenaga berdiri lemah tak berdaya.


" Zayn jawab ! apa yang terjadu dengan Zoe haa! ", Doni membentak Zayn sebab lelaki itu hanya tertunduk diam.


" Aku membunuh anak ku sendiri Don, aku tidak bisa dimaafkan aku juga telah menuduhmu dan istriku berselingkuh hingga berakhir seperti ini. Aku tidak tau lagi harus bagaimana untuk memperbaiki semua ini ", ujar Zayn lirih seraya mengusap air mata yang menetes sungguh Zayn sangat rapuh kali ini.


Doni pun mengerti penjelasan dari Zayn, yang berarti kandungan Zoe tidak bisa diselamatkan.


" Lalu bagaimana dengan Zoe "


Zayn menggeleng lemah.

__ADS_1


" Dia masih koma Don, sebab dirinya telah melewati trauma mendalam yang menjadikan dia tidak mau membuka matanya ", jawab Zayn yang terduduk lemah.


Benjiro pun turut menguatkan kedua lelaki tersebut, terutama putranya yang terlihat cukup menyayat hati. Bagiamana tidak baru saja dia bahagia bahwa gadis kecil yang selama ini ia cari tidak disadari berada di dekatnya bertahun tahun. Dan sekarang dirinya harus menerima kenyataan bahwa gadis itu terbaring lemah tak berdaya dengan selang infus yang menancap di tubuhnya.


" Aku ingin mengatakan suatu hal kepadamu sebagai sesama lelaki " Doni berucap di depan Zayn yang tertunduk lemas.


Zayn pun seketika mendongak dan menyipitkan matanya.


" Apa itu ?".


" Iya ! aku mencintainya sedari dia masih berumur 5 tahun gadis pengganggu tapi aku suka, kami sebenarnya berteman sedari kecil lalu kami terpisah saat orang tuanya lebih memilih pindah di Paris rumah Papanya "


" Aku berjani akan menikahinya saat dewasa, dan sekarang sudah saatnya aku membahagiakan wanita yang aku cintai. Kamu sudah gagal menjadi suami yang baik untuknya " lanjutnya lagi tanpa memperhatikan ekspresi keterkejutan Zayn.


Jujur dalam lubuk hati yang paling dalam Zayn masih sangat mencintai Zoe, sangat bahkan. Namun karena kebodohannya dia kehilangan Zoe tidak akan pernah bisa lagi untuk memilikinya.


Zayn sudah ikhlas bila Zoe akan menikah lagi jika lelaki itu adalah Doni yang tak lain adalah sahabatnya, karena dia percaya bahwa Doni lelaki yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab tidak seperti dirinya yang sangat labil dalam mengambil keputusan.

__ADS_1


" Aku sudah merelakan Zoe untukmu Don, aku percaya itu. Jagalah dia dengan baik jangan sepertiku atau kau akan menyesal ", tutur Zayn dengan lemah.


Doni tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari mulut Zayn.


Benjiro pun juga terkejut, ia pikir akan terjadi adu jotos diantara keduanya nyatanya Zayn memilih mundur karena merasa sudah tidak pantas lagi untuk menerima maaf dark Zoe.


" Itu pasti ! aku tidak akan membuatnya terluka lagi, sudah cukup dia menderita Zayn ".


" Hmm, baguslah ".


Dokter yang berada di ruang rawar Zoe pun keluar, dengan wajah tersenyum.


" Bagaimana dok keadaan pasien? ", tanya Doni tidak sabar.


" Pasien sudah melewati masa kritisnya, mungkin beberapa jam lagi pasien sudah siuman ", jelas Dokter itu.


" Terimakasih Dok ".

__ADS_1


__ADS_2