Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Zoe Yang Malang


__ADS_3

" ****! " Umpat Doni saat orang-orangnya kehilangan jejak Zoe yang entah kemana. Sebab orang yang ia suruh untuk menjaga Zoe telah dikelabuhi oleh Erlan.


" Bos sepertinya nona Zoe masih berada di negara Paris, sebab titik koordinatnya masih terdeteksi " Ujar Mala yang menunjukkan di balik macbook canggihnya.


Sesaatnya setelahnya Mala tersenyum menyeringai " Tenang saja Bos, aku sudah memasang GPS di jam tangan nona Zoe. "


" Good, kerja bagus Mala " ujarnya seraya tersenyum tipis tanpa Mala sadari dalam lubuh hatinya kupu kupu berterbangan mendengar pujian dari Doni.


" Persiapkan jet pribadi, sebentar lagi kita melakukan penerbangan ke Paris, ah iya jangan lupakan si Leon " Doni bergegas menghubungi Zayn bagaimanapun Zoe tengah mengandung darah dagingnya.


" Ah sialan, cepat kau angkat telvon ku Zayn ! " gerutunya saat panggilannya diabaikan oleh Zayn.


Mala dan orang orang kepercayaan Black Rose telah bersiap " Bos kita semua sudah siap. "


" Hemm, kita berangkat sekarang " Doni segera memasukkan kembali ponselnya dalam mode pesawat.


Doni memasukkan senjata api di balik jaket kulitnya, dengan perasaan gusar akibat kelalaiannya gagal menjaga orang yang selama ini ia cintai. Dia bersumpah akan menghabisi nyawa orang orang yang terlibat.


****


" Tuan Benjiro, ada hal penting yang ingin saya sampaikan. Ini mengenai putri Nyonya Anabelle. " Seorang lelaki yang merupakan tangan kanan Ben tersebut membungkukkan badannya tanda hormat kepada Tuannya.


" Ada informasi apa!."


" Nona Zoe dijadikan tawanan oleh kelompok kartel El Sinaloa Tuan "

__ADS_1


" El Sinaloa ! "


" Benar Tuan, mereka kelompok kejahatan yang memperjual belikan wanita ilegal serta penyelundupan obat obatan terlarang "


Benjiro naik pitam seraya mengepalkan tangannya dan rahang mengetat " Kau tau apa yang seharusnya kau lakukan !. "


" Baik Tuan saya laksanakan " Orang tersebut segera keluat dari ruangan Ben untuk menjalankan tugas darinya.


" Allerick aku berjanji akan menjaga keluarga kalian dengan segenap jiwaku, itu sumpah ku sebelum kematian mu " gumam Benjiro lirih.


****


Zoe dengan kondisi terikat di sebuah kursi, telah menjadi tawanan kelompok kartel yang paling ditakuti di Meksiko bukan hanya di negara itu saja bahkan di Indonesia pun orang orangnya tersebar karena bukan tanpa alasan mereka jumlahnya sangat banyak. Kartel El Sinaloa melakukan kejahatan dengan menculik turis asing dan gadis remaja untuk dijual dan dilelang secara ilegal.


Bisnis mereka tidak hanya itu bahkan sekarang merambah ke kasino, penyelundupan obat obatan terlarang dan klub malam dirajai oleh El Sinaloa. Tidak ada orang pun yang tahu bahwa Erlan seorang bos mafia kelas kakap yang selama ini menjadi buronan FBI, Erick sang ayah pun tidak tahu menahu tentang itu. Kejahatan Erlan bukan tanpa sebab karena dia didukung oleh Yura dan juga Rubhy mereka memanfaatkam situasi ini untuk melancarkan aksi balas dendam belasan tahun yang lalu.


Byuurrrr


Seketika Zoe gelagapan dan mengatur nafasnya, matanya terbuka dirinya menyadari bahwa sekarang dia berada di sarang El Sinaloa.


Dengan tatapan datar tanpa rasa takut Zoe memandang tajam kedepan dua orang yang sangat ia benci dalam hidupnya, siapa lagi orangnya jika bukan Ruby dan Erlan. Kakak beradik yang sama gilanya terbutakan oleh dendam masa lalu.


" Wohooo, sahabat ku tercinta yang saat ini berada di kandang macan. Masih beraninya dia menatap ku seperti itu ! " Ucap Ruby yang mencoba memancing amarah Zoe.


" Dasar perempuan penjilat yang tidak lebih baik dari seorang J****g ! " Sarkasnya dengan tatapan tajam menghunus.

__ADS_1


Plakkkk ! satu tamparan keras mendarat di pipi Zoe yang putih meninggalkan jejak kemerahan di sana.


" Masih beraninya kau berkata seperti itu, kau tau apa kesalahanmu selain merebut lelaki ku ! " Rubhy mencengkeram dagu Zoe dengan mata melotot tajam seolah siap untuk mencabik cabik mangsanya.


" Kau yang membuat Papa ku meninggal, kau buat dia membenci ku membenci anak kandunganya sendiri, dia menutup mata seolah anak nya hanya dirimu seorang. Dia tidak mengkui anak yang lain yang dia tinggalkan begitu saja kau tau siapa dia ! " bentak Rubhy.


" Aku!, aku saudara tirimu yang tak pernah diakui oleh Allerick lelaki baj*****n yang teganya membuang mama dan menelantarkan ku. Dia dengan mudahnya bahagia diatas penderitaan mama ku."


Zoe terlonjak kaget dengan ekspresi masih datar namun dalam batinnya bertanya tanya apakah Papa Allerick dengan tega berselingkuh di belakang Mama nya selama ini, hingga menghasilkan anak diluar nikah.


Zoe menggelengkan kepala tidak percaya " Kau pasti bohong ! perkataanmu dusta ! " teriak Zoe.


Rubhy tertawa sarkas " Hahaha, aku ! bicara dusta " sedetik kemudian dia menarik rambut Zoe dengan kasar hingga ia mendongak ke atas.


" Dengar baik baik Allerick papa yang kau banggakan itu juga papa ku, kalau kau tidak percaya lihat ini ! lihat buka matamu ! " Ruby memperlihatkan hasil test DNA antara dirinya dan Allerick disitu terpampang nyata 99 persen bahwa Ruby anak kandung Allerick.


Zoe menggelengkan kepalanya " Tidak mungkin, tidak Papa tidak mungkin menghianati mama ! " Air matanya tanpa sadar menetes di pipi mengetahui fakta masa lalu kelam sang papa.


" Dan sekarang aku ingin kamu menanggung semua akibatnya !" Ruby melangkah pergi dengan kode mata ke Erlan, seolah mengerti apa kemauan sang adik.


Erlan perlahan melepas kancing kemeja yang ia pakai hingga terlihatlah banyak nya tato salah satunya gambar naga yang melambangkan sang Ketua El Sinaloa. Perlahan ia mendekati Zoe dan menyentuh pipi berakhir di bibir ranum Zoe.


Erlan menatap tajam anak buahnya yang masih berada dirungan pengap itu, seolah mengerti apa kemauan Bosnya mereka meninggalkan ruangan yang menyisakan Zoe dan Erlan.


" Jangan coba berani menyentuhku ! " hardiknya saat Erlan perlahan membuka kancing baju Zoe hingga terlihatlah tanktop putihnya.

__ADS_1


" Hon diamlah! pada akhirnya kamu berakhir di tangan ku ! " ujarnya seraya mel****t bibir ranum Zoe, namun Zoe enggan dengan pertahanannya menutup rapat bibirnya.


__ADS_2