
Kini keduanya telah terlibat percakapan serius.
Zoe berdiri melipat kedua tangan di depan dadanya, dan bersandar di meja kerja sorot matanya meminta penjelasan ke Doni mengenai ucapannya barusan.
Doni lelaki itu gugup setengah mati, bagaimana tidak dia selama ini dan Zoe berhubungan baik baik saja layaknya adik kakak yang saling melindungi. Zoe kenal dengan Doni semasa dia menempuh pendidikan sarjana, dia berteman dalam satu organisasi kampus waktu itu yang bernama IMPALA ikatan mahasiswa pecinta alam disitulah Doni mulai menyukai karakter Zoe yang mandiri dan tergolong jenius di kampus. Namun lagi lagi Zoe enggan untuk berhubungan dengan lawan jenis karena ia ingin sukses di usia muda tanpa mengenal cinta yang hanya buat sakit hati.
" jelaskan don, kamu mau jujur soal apa ?" tanyanya.
Doni menggaruk kepalanya yang tak gatal persis seperti orang bodoh padahal dia juga cerdas masalah bisnis entah kalau urusan hati Doni menyerah makanya dia masih betah menyendiri hingga saat ini.
" Ehmm, tapi janji setelah aku jelaskan semuanya kamu jangan menghindari ku atau membenci ku bersikaplah seperti biasanya" ujar Doni.
" Kenapa bicara mu berbelit belit Don " ucap Zoe menggaruk telinga nya karena lama menunggu Doni bicara ke inti masalahnya.
" Aku menyukaimu " ujar Doni dengan lugas.
Zoe hanya menyipitkan mata sebelah tanda dia tak percaya.
" Benar aku memang menyukaimu semenjak aku pertama kenal sama kamu waktu kuliah, tapi aku gak punya nyali untuk jujur tentang perasaan ku saat itu. Hingga sampai kamu pun menikah dengan Zayn aku merasa terpuruk tapi aku berusaha untuk tegar karena aku berpikir bahwa Zayn pasti Zayn akan membahagiakan kamu sebab dia juga sahabat aku. Tapi kenyataan nya salah Zayn telah menghianati pernikahan kalian dan itulah alasannya mengapa aku berada di pihak mu Zo" ucap Doni tegang.
__ADS_1
" Terima kasih Don kamu telah membantu ku hingga saat ini, kamu tetaplah kakak terbaik buat aku. Aku hanya ingin memberikan Zayn kesempatan satu kali lagi untuk menjelaskan semua ini dan dia lebih memilih siapa diantara kita. Terima kasih juga karena kamu berusaha melindungi hati aku yang rapuh ini. Tapi maaf Don untuk membalas ...." ucap Zoe terpotong.
" Tidak perlu, tidak perlu kamu balas perasaan ku aku hanya ingin jujur saja agar perasaan ku yang terpendam selama ini bisa lega aku utarakan kepada si pemiliknya. Aku mengerti pasti kamu tidak akan pernah bisa membalasnya Zo, it's okay aku mengerti jadi biarlah selanjutnya kita bersikap biasa saja " lanjut Doni melanjutkan ucapan Zoe yang terpotong.
Terdengar helaan napas di bibir Zoe, dia begitu bersyukur telah dihadirkan Doni sebagai kakak sekaligus sahabat berkeluh kesah, Doni lah dulu yang menolong Zoe saat dirinya di kejar kejar oleh Erlan dan Doni lah yang memberi rekomendasi pekerjaan sebagai sekretaris presdir namun dirinya tidak tau bahwa perusahaan itu milik Erlan.
" Huffttt, thank you so much ... for everything you give " ujarnya sembari berjalan kearah Doni dan memeluk Doni sebagai tanda terima kasih selama ini dia yang berada disisinya.
Doni pun ragu untuk membalas pelukan Zoe, tapi tangannya terulur untuk menepuk punggung Zoe sebagai tanda bahwa sebesar apapun masalah yang dihadapi harus tetap tegar, yah Doni selalu menguatkan Zoe saat dilanda masalah.
" tidak masalah Zoe selama kamu bisa bahagia aku rela lakuin apapun itu " tandasnya.
Zoe segera melepas pelukan itu dan ingin tau siapa yang menelvon, dan ternyata suaminya.
" Halo Zayn "
" Don kamu dimana? kenapa dari tadi siang kamu gak ketempat ku?" tanya Zayn.
" Sorry Zayn aku pulang ke kampung saudara aku karena ada sedikit masalah disini, biasalah perebutan harta warisan eyang " ujar Doni tapi bohong.
__ADS_1
" Ck, ada ada saja.. kamu besok bantuin aku untuk menyusun proposal baru karena ini adalah klien penting dan kamu tau perusahaannya merupakan perusahaan raksasa dan yang akan melakukan kerja sama bareng kita ini adalah cabang nya yang berada di Prancis. Jadi besok aku gak mau tau kamu harus ada di kantor jam 8 pagi " ujar Zayn langsung menutup telpon.
Tutt.
" Bagaimana Zayn apakah dia sudah jujur sama kamu, kalau dia telah menikahi Ruby " tanya Doni setelah menutup panggilan dari Zayn.
Zoe hanya menghendikkan bahunya tanda bahwa dia belum diberitahu tentang semua rahasia yang dimilikinya.
" Bahkan untuk jujur dengan masa lalu nya saja di enggan, kan kamu tau sendiri aku sama Ruby teman dekat tapi sayang nya dia nusuk aku dari belakang " tukasnya.
" Ya udah aku mau istirahat capek.." ujar Zoe melangkah naik tangga meninggalkan Doni.
Tapi sedetik kemudian Doni memanggil.
" Zoe apakah kamu sudah tau kalau Ruby sedang hamil anak Zayn ?" tanya Doni memastikan sebab Zoe hanya santai saja.
Zoe seketika berhenti, dan berbalik.
" Maksud kamu Don, Ruby hamil anak Zayn?" tanyanya kembali meyakinkan.
__ADS_1
Doni pun hanya mengangguk.