Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Episode 43 season 2


__ADS_3

Tring Tring Tring... (Telvon berdering)


" Iya halo " jawab Zoe.


" Apa benar anda putri dari Pak Allerick dan Ibu Ana ?"


" iya benar ada apa ya dengan orang tua saya?" tanya Zoe.


" Orang tua anda mengalami kecelakaan hebat, dan sekarang kondisi mama anda masih kritis, tapii... tapi maaf nona papa anda tidak bisa diselamatkan " ujarnya.


Prankkkk.... handphone dalam genggaman Zoe terjatuh.. Zoe seketika terperosot ke lantai mendengar kabat buruk dari seseorang yang menelponnya.


" Ada apa sayang " tanya Zayn yang baru saja keluar dari kamar mandi kaget begitu melihat kondisi istrinya.


Zoe hanya diam dan menangis tanpa menjawab pertanyaan suaminya.


Zayn langsung mengambil alih telpon tersebut.


" Halo bisa anda jelaskan apa yang terjadi kenapa tiba tiba istri saya menangis !" tanya Zayn meminta penjelasan.


" Jadi orang tua nona Zoe mengalami kecelakaan yang cukup parah pak mengakibatkan ibunya kritis dan ayahnya tidak bisa diselamatkan "


" Apa!! kirimkan alamat rumah sakitnya segera. terima kasih telah menelvon memberitahu kami "


" sama sama pak "


Didekapnya Zoe yang masih menangis tersedu sedu.


" Sayang kamu yang sabar ya, kamu lebih baik istirahat disini biar aku yang kerumah sakit aku takut kamu shock lagi nanti kasian Zidane kalau melihat kamu tidak berdaya seperti ini, kamu harus kuat ya apapun yang terjadi nantinya " ujar Zayn.


" Aku ikut, ayo kita segera kesana mas" pinta Zoe seketika.


" kamu yakin sayang?" tanya Zayn yang dibalas anggukan oleh Zoe.

__ADS_1


" Baiklah ayo kita pergi, ingat kamu harus kuat nanti ya"


" Bi ,,,Bibi " panggil Zayn ke pelayan.


" Iya tuan "


" tolong jaga Zidane dengan baik jangan sampai dia keluar rumah , saya dan istri saya mau ke rumah sakit "


ujarnya sembari memeluk bahu Zoe.


" Baik tuan " jawabnya dengan membungkuk.


Saat di perjalanan menuju rumah sakit Zoe menggigit kuku nya tanda bahwa dia sangat ketakutan dengan bayangan bayangan yang akan terjadi nanti.


Zayn yang berada di kemudi mencoba menenangkan dengan menggenggam tangan Zoe erat, menguatkan istrinya agar lebih bisa menerima apapun yang terjadi nantinya.


Keduanya telah sampai di rumah sakit tempat orang tua Zoe dirujuk sehabis kejadian kecelakaan.


Zoe lari ke pintu masuk icu dan dilihatnya mama Ana terbaring dengan banyaknya selang di beberapa bagian tubuhnya, kepalanya juga tak luput di perban.


Zayn merangkul Zoe didepan ruang icu tempat mama Ana dirawat intensif.


" Zayn papa dimana, aku ingin ketemu papa " ujar Zoe dengan terburu buru.


" tapi kamu harus kuat sayang, ayo aku temani " ucap Zayn berjalan kearah ruang jenazah sembari memeluk bahu Zoe agar tidak terjatuh.


Dilihatnya di brankar tertutupi kain putih, perlahan Zoe membuka kain penutup itu dengan bahu yang bergetar dia tidak kuat tetapi dirinya harus memastikan apakah benar itu adalah papanya.


Dibukanya kain tersebut, wajah putih pucat seorang laki laki berumur 58 tahun dengan banyaknya darah mengalir di kepalanya, yah dia memang benar ayah Zoe.


" gak mungkin ini papa, papa bangun pa Zoe mohon bangun katanya papa ingin bicara sesuatu sama Zoe waktu itu " ujar Zoe menangis dengan menggocangkan bahu ayahnya yang sudah tak bernyawa itu.


" papa Zoe mohon bangunnn" Zoe menangis histeris saat itu dan Zayn berusaha untuk menenangkan dengan memeluknya.

__ADS_1


" Ssshh ssshh sabar sayang, ikhlaskan papa ya dia sudah tenang sekarang " ujar Zayn seraya mengelus punggung Zoe yang masih menangis dipelukannya.


Saat tiba dihari pemakaman Ayah Zoe, Zayn yang berada disamping Zoe sembari menggendong anaknya masih mencoba untuk terus memberi support ke Zoe.


" Sayang ayo kita pulang, kamu tidak kah kasian sama Zidane yang dari tadi kepanasan menunggu mu" bujuk Zayn.


Seketika Zoe sadar sudah 2 hari tidak mengurus anaknya.


" Ya Tuhan maafkan mama sayang, ayo kita pulang " sembari mengambil alih Zidane ke dalam gendongannya.


" Mama jangan sedih lagi ya, opa sudah tenang sulga kata papa " ujar bocah kecil itu dengan menghapus air mata Zoe


" iya sayang makasih ya sudah nguatin mama " jawab Zoe.


Tiba tiba saat mereka akan masuk mobil ada seorang pria paruh baya seumuran Ayahnya Zoe, menghampiri ketiganya.


" Selamat siang Zoe, Pak Zayn oh iya perkenalkan saya Pak Edo kuasa hukum Pak Allerick sekaligus teman almarhum dari mulai dia mendirikan perusahaan hingga usaha nya mulai koleps saya berada disampingnya. Ah maaf jika saya menghentikan kalian disini tapi bisakah kita bicarakan hal ini dirumah sakit tempat Ibunda anda dirawat? " ujarnya


" Baik Pak bisa nanti saya segera ke rumah sakit "


" Terima kasih, tapi saya mohon hal ini dibicarakan hanya empat mata " ujar Pak Edo melirik Zayn sungkan.


" Ah iya tidak masalah Pak jika itu masalah pribadi " jawab Zayn.


" Apa sebegitu pentingnya Pak sampai suami saya tidak berhak tau " tanya Zoe lagi.


" Tapi ini amanah dari Pak Allerick agar hal ini hanya anaknya saja yang tau karena beliau hanya percaya pada anda " jawab Pak Edo.


" Hmm , baik Pak terima kasih informasinya " ucap Zoe seraya menunduk hormat.


" Kami permisi pak "


" Ah iya silahkan "

__ADS_1


Mereka pun kembali ke mobil masing masing, Zayn kembali ke mansion dengan Zidane sedangkan Zoe langsung ke rumah sakit.


__ADS_2