
Disinilah mereka berdua berada di sebuah Caffe Lavalett yang terletak di seberang Rumah Sakit dimana Zoe masih dirawat dalam penanganan intensif, entahlah Dokter masih belum bisa menyimpulkan keadaan Zoe yang pasti dia sedang tidak baik baik saja di dalam sana.
Doni menatap dalam pria tua yang tak lain adalah Ayah kandungnya " Maksud Ayah ada disini buat apa? buat membuktikan kekuasaan Ayah itu iya? ", cerca Doni kepada Benjiro.
Benjiro hanya tenang sembari menyeruput kopi di cangkir yang ia bawa, kemudian dia meletakkannya dan menatap sang anak yang sekarang ini sudah tumbuh menjadi lelaki dewasa yang tampan. Bukan tanpa alasan Benjiro begitu mengagumi anaknya karena dia tidak melihat Doni sudah lebih 5 tahun lamanya.
" Dengarkan Ayahmu dulu, kau menuduh Ayah sembarangan tanpa bukti. Ayah kemari hanya ingin menjaga keluarga dari orang yang telah menyelamatkan Ayah dari kecelakaan maut. Bahkan kamu sebagai anak tidak mengetahui kan kalau Ayahmu ini dalam bahaya? " Benjiro menatap ke arah jendela yang menyuguhkan pemandangan hiruk pikuk kota Paris, jika dia mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu yang mana tengah merenggut nyawa suami orang yang ia cintai hingga kini diapun juga terbaring koma.
" What do you mean ?", tanya Doni bingung.
__ADS_1
" Ayah pernah berada dalam situasi bahaya saat itu dimana musuh Ayah yang tak lain adalah mata mata yang berada di kartel Yakuza mengintai Ayah sudah dari lama. Mobil Ayah disabotase sehingga dalam posisi kecepatan maksimal dan remnya juga tidak berfungsi disaat yang bersamaan teman masa kecil Ayah dengan suaminya berada di depan mobil Ayah. " Benjiro menjeda sebentar untuk menarik nafas.
" Lalu Asisten Ayah mempunyai ide untuk mengorbankan nyawa orang lain yang ada di depan mobil Ayah, dia menabrakkan mobil Ayah ke arah depan yang mana mobil itu ternyata adalah teman masa kecil Ayah " Benjiro menundukkan kepala dia tidak ingin anaknya melihatnya mengeluarkan air mata.
" Lalu ? yang Ayah maksud siapa dia? " Doni bertanya lagi.
Benjiro menatap kembali wajah anaknya yang begitu lelah " Dia adalah Allerick dan juga Anabelle orang tua Zoe, dan yang berarti Zoe itulah yang selama ini kamu cari gadis kecil yang selalu menganggumu dulu ", jelasnya.
" Ayah minta maaf, Ayah tidak ingin kamu dan gadis itu kecewa sama Ayah yang sudah membuat Ayahnya tewas dan Ibunya juga terbaring koma sampai saat ini ".
__ADS_1
" Yang bisa Ayah lakukan untuk menebus dosa Ayah adalah menjaga mereka berdua dari bahaya, sebab Ayah tahu Allerick memiliki anak lain diluar nikah dan mereka sedang merencanakan balas dendam terhadap anak dan istri Allerick " lanjutnya lagi.
Drrrttt Drrtttt Drrttt ( getar ponsel Doni di atas meja membuyarkan obrolan serius keduanya )
" Halo iya ada apa Zayn ?" tanya Doni cemas.
" Apaa !!! bagaimana bisa ? tunggu aku kesana sekarang " ucap Doni seraya berdiri dari tempat duduknya.
" Zoe Yah, kandungannya tidak bisa diselamatkan dan dia juga masih belum sadar entahlah kita kesana sekarang! "
__ADS_1
Benjiro mengangguk dan berdiri mengikuti langkah anaknya yang tergesa gesa.