Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Misi Rubhy Di Mulai


__ADS_3

Di sebuah ruangan bernuansa putih seorang wanita paruh baya yang masih cantik terbaring tak berdaya di atas brankar rumah sakit dengan alat medis yang tertancap di tubuhnya.


Disamping nya ada Zoe yang menangis menunggu sang mama dari tidur panjangnya, karena dirinya membutuhkan penjelasan mama Ana atas kasus kecelakaan yang menimpa mereka hingga merenggut nyawa papa yang ia cintai.


" Wake up ma, bukalah mata mama Zoe butuh kekuatan dari mama, hanya mama lah yang saat ini Zoe punya " ujar Zoe menangis seraya mengenggam tangan Anabelle.


" See, di dalam perut Zoe ada cucu mama. Zoe hamil lagi ma tapi Zayn dengan jahatnya menuduh ku hamil dengam pria lain tanpa melihat faktanya. Aku membutuhkan mu ma " Aduhnya seakan mamanya bisa mendengarkan keluhan Zoe, diciumnya punggung tangan wanita yang terbaring lemah itu berharap ada keajaiban yang bisa membangunkan nya dari koma.


Tanpa Zoe sadari dalam tidur Anabelle dia mendengar semua yang diucapkan putri kesayangannya itu. Pipinya dibasahi oleh air mata yang menetes, seketika Zoe mendongak dan tersenyum akan respon mamanya.


" Dokter tolong periksa mama saya, dia merespon dengan mengeluarkan air mata saat saya mencoba berinteraksi dengan nya apakah itu sebuah kemajuan ? " tanya Zoe yang antusias melihat perubahan besar dalam tubuh mama Ana.


" Benar nona, cobalah terus berinteraksi dengan mama anda ini sebuah keajaiban mengingat terdapat benturan keras di area kepala nyonya " ucap Dokter itu menjelaskan.

__ADS_1


" Terima kasih Dok ".


" Baik, sama-sama nona semoga nyonya segera lekas terbangun dari koma nya " ucap Dokter tersenyum seraya meninggalkan Zoe di ruangan itu.


Zoe hanya menampilkan senyum keterpaksaan kepada Dokter yang selama ini merawat Mamanya di Paris, entah sudah berapa bulan lama nya Anabelle tak kunjung membuka matanya.


***


Erlan yang sedang fokus ke berkas dokumen penting Perusahaan papa nya itu, sekilas melirik adik nya yang tampak bersungut sungut emosi.


" Huft, oke sekarang apa yang ingin kamu bicarakan sama kakak By ? " Erlan menghembuskan nafas kasar karena beberapa hari ini Rubhy mengusik kesibukan nya hanya untuk melancarakan balas dendam sang Mama.


" Yaa! lihatlah dirimu kak, kau tidak ikhlas membantu adikmu ini, setiap hari aku kena pukulan mama tidak sedikitpun dia memberi perhatian kecil terhadap ku. Sekarang kau malah ingin berhenti dari dendam sakit hati yang ditorehkan Zoe terhadap mu ! " Rubhy berdiri di hadapan Erlan dengan setengah berteriak, karena sudah habis kesabarannya menunggu Erlan menjalankan misi yang diberikan sang mama.

__ADS_1


Erlan mendekati Rubhy seraya memegang bahu adiknya " Tidak perlu berteriak dihadapan kakak, ingat kandungan kamu yang harus kamu jaga ! " titahnya.


Merogoh ponsel yang berada di saku celananya dan mencoba menghubungi seseorang yang ia percaya.


" Kumpulkan orang orang di markas El Sinaloa, aku akan segera kesana ! ". Titahnya ke seseorang di balik telvon.


" Siap Boss "


" See, kaka yang akan turun langsung menyelesaikan misi mu. Jadi tenanglah oke ! "


Rubhy tersenyum penuh kemenangan " Thank you kak, but sisanya kau harus memberikan kepada ku ".


" Siap " Erlan tersenyum seraya mengacak rambut Rubhy. Dia pun mengerucutkan bibirnya dan memeluk Erlan dengan sayang.

__ADS_1


__ADS_2