Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Episode 51 season 2


__ADS_3

...“Kepercayaan itu bagaikan sebuah kaca. Ketika dia rusak, kamu bisa memperbaikinya kembali. Namun kamu masih bisa melihat bekas retakannya. (Zoe Lysandra Allerick)”...


Zoe sama seperti wanita pada umumnya dia punya perasaan dan hati, jika sekali saja dia dihianati perasaannya sudah tak lagi sama meskipun masih ada rasa untuk suaminya ayah dari anaknya. Siapa yang menginginkan perceraian semua wanita ingin sehidup semati dengan pasangannya namun apalah daya jika dirinya dihianati akankah sanggup untuk bertahan ataukah menyerah.


Zoe saat ini tengah berperang melawan ego nya untuk menceraikan Zayn dan merelakan untuk istri keduanya. Namun hatinya masih terisi olehnya meskipun retak kepercayaan yang ia beri sudah di luluh lantahkan, Zoe juga mengedepankan perasaan anaknya Zidane jika orang tuanya sudah tidak bersama lagi. Hal itu pasti juga akan mempengaruhi psikisnya apalagi dia tergolong anak yang jenius di usianya.


Saat Zoe telah sampai di markas dia disambut oleh Mala.


" Selamat malam nona " ujar Mala yang kemudian membuat Zoe berhenti sebentar lalu berbalik ke arah Mala yang tengah menunduk.

__ADS_1


" Malaaa! sekali lagi kamu panggil aku dengan sebutan nona aku akan menendangmu keluar dari sini ! " titah Zoe yang tidak suka jika dirinya dihormati karena dirinya tidak gila hormat seperti kebanyakan orang yang ingin dipuja puja.


Mala tersentak kaget dengan perkataan Zoe karena dirinya tempat ini menemukan kenyamanan arti sebuah kekeluargaan tanpa membedakan kasta.


" A...aa paa?? saya mohon nona jangan usir saya dari tempat ini saya sudah tidak punya siapa siapa lagi selain anda " jawab Mala terbata bata dan hampir menangis seraya meremas ujung kaos yang dipakainya.


" Kalau begitu mulai sekarang jangan panggil aku dengan sebutan nona lagi, mengerti! Aisshh sudah berapa kali aku mengingatkan mu bahwa aku tidak suka dipanggil nona , kamu bisa panggil aku dengan kakak juga bisa kan karena aku lebih tua dari kamu " ujar Zoe yang gemas dengan tingkah Mala saat ini bayangkan saja dia saat ini tengah menangis mengira bahwa dirinya akan diusir oleh tuannya.


Tiba tiba saja Zoe memeluk Mala yang tengah menangis, dan hal itu sontak membuat Mala tegang seperti patung karena dirinya melihat Zoe juga tertawa lepas. Ahh sungguh pemandangan indah Zoe sangat cantik jika tertawa batin Mala, hal itu suguhan yang sangat langka. Pasalnya jika Zoe berada di markas dia selalu minim ekspresi dan berubah jadu dingin.

__ADS_1


" Sudahlah jangan menangis, atau kau mau aku panggilkan Doni hmm agar dia menghiburmu ?" ujar Zoe menggoda Mala yang saat ini wajahnya sudah seperti kepiting rebus, karena Mala salah satu fans berat Doni saat dia berada di arena MMA kala itu bahkan sampai sekarang dirinya selalu memuja ketampanan Doni yang tubuhnya sangat seksi bak model majalah pakaian dalam pria hehehe.


" Ehh,, saya tidak mau kak...."


" tidak mau menolak hehehe .... pisss" canda Mala dengan senyum pesodent.


Zoe mengacak acak rambut Mala karena gemas, setelahnya dia berbicara serius.


" Ah iya kak, apa kak Zoe tidak pulang ke rumah karena sudah dua hari ini, Kak Zayn menelvon kakak berkali kali tapi saya tidak berani mengangkat takut salah omong " ujar Mala.

__ADS_1


" Besok pagi aku akan pulang kok lagian Zidane juga asik dirumah oma opanya ( orangtua Zayn ), jangan ganggu aku ya laa kalau ada yang nyari aku mau latihan dulu " ujarnya meninggalkan Mala yang berdiri mematung dengan sikap Zoe yang menghangat seperti kakak sendiri.


" Ahh.. iya kak " jawab Mala tersadar dari lamunannya.


__ADS_2