
Bohong bila Ruby tidak ada rasa ke Zayn sebab, lelaki pertama yang menjamah tubuhnya adalah dia masa lalu yang dulu mengisi hari harinya saat kuliah, secuil kisah mereka yang membuat hati Ruby ingin ada seseorang yang melindungi, menyayangi, dan memberi perhatian lebih seperti pemandangan romantis yang terjadi tadi pagi diantara Zayn dan Zoe.
Saat ini Zayn tengah kalut antara hati dan ucapan tak lagi sama, dia merasa kasihan merasa tidak adil kepada Ruby. Dirinya lah yang bersalah mengapa tidak membantu Ruby dengan jalan lain waktu itu mengapa dirinya seakan memanfaatkan keadaan Ruby yang hilang kesadaran.
Ahh... sungguh memikirkan hal itu saja Zayn tidak sanggup sebab akan ada dua wanita yang tersakiti nanti nya. Seorang istri yang tidak tau rahasia kelam suaminya dan menutupi hal keji ini dari dirinya, dan ada seorang mantan kekasih yang telah dinodai olehnya bahkan dirinya tidak bertanggung jawab akan semua itu, bagaimana jika ada seorang lelaki yang menganggap Ruby wanita murahan sebab dirinya sudah tidak virgin lagi. Yah yang patut disalahkan Zayn meskipun bukan sepenuhnya salah dia akan tetapi dia tidak bisa mencegah hal buruk itu.
Tok Tok Tok
Pintu ruangan Zayn diketuk membuyarkan lamunan Zayn saat ini.
" Masuk "
" Permisi bos , ehmm .. " ucapan Doni menggantung.
__ADS_1
Seketika Zayn mengernyit bingung akan sikap tangan kanannya saat ini sebab mulai kapan di gagu seperti itu biasanya dia tegas " Ada apa Don? " tanyanya dengan tatapan selidik.
" Itu ada yang mau ketemu sama bos katanya dia ingin membicarakan masalah pertanggung jawaban yang belum selesai " jawab Doni dengan meremas tangannya seolah akan ada hawa panas dalam hidup si Bosnya. Selama ini Doni mengetahui rahasia kelam Zayn dia sahabat sekaligus tangan kanan yang dipercaya, karena berkat Zayn lah Doni bisa hidup layak seperti sekarang.
Doni adalah anak pengusaha kaya raya namun karena tidak mau dijodohkan dengan anak teman kolega ayahnya, dia lebih memilih untuk keluar dari rumahnya dan berkat bantuan Zayn lah Ayah nya tersadar bahwa selama ini dia salah jika harus memaksakan kehendak anaknya. Doni begitu berterima kasih kepada Zayn sebagai sahabat dia tidak pernah sedikitpun lupa diri dan sombong dengan posisi yang dimiliki sekarang ini.
Maka dari itu Doni berusaha membantu masalah Zayn dengan menutupi rahasia kelamnya dari istri Zayn, dia masih tau diri tidak ikut campur masalah rumah tangga temamnya tersebut.
" Hey, bray (Zayn melempar pulpen kearah Doni) muka mu kenapa kayak ketahuan selingkuh aja . Apa sih maksud kamu minta tanggung jawab emang siapa? " tanyanya namun sedetik kemudian Zayn berdiri tegap dan kepalanya menoleh ke arah Doni yang masih berdiri mematung di pintu.
" Iya, sorry kali ini gue gak bisa bantu dia datang bersama kakaknya "
" Ya sudah ijinkan aja mereka masuk " titah Zayn.
__ADS_1
Doni menganggukkan kepalanya dan pergi .
Beberapa menit kemudian bukan suara ketukan pintu melainkan pintu yang sengaja di dorong paksa.
" heh, dasar ba*ingan ! se enaknya aja kamu nodai adik aku tapi tidak bertanggung jawab dan kamu malah pergi menikah dengan wanita lain kamu tau selama ini dia malu akan dirinya, dia enggan hanya untuk sekedar di dekati oleh pria karena telah merasa dirinya begitu kotor telah kamu nodai " bentak Erlan dengan kasar, dia menggandeng tangan Ruby yang tengah menangis sesenggukan seraya menunduk.
" Siapa bilang saya tidak mau tanggung jawab, orang tua kamu lah yang terlalu egois tidak mementingkan perasaan anaknya, malah mementingkan harga dirinya. Ternyata kakaknya Ruby kamu orang yang berusaha menodai istriku, heh (senyum remeh) itulah karma " ucap Zayn sontak membuat Ruby merasa begitu sakit hati lantaran dirinya dianggao sebagai sebuah bentuk karma kakaknya.
Plakkk.
" Coba katakan sekali lagi, apa kamu bilang karma ? " Ruby murka dengan perkataan Zayn barusan.
" Bu,, bukan begitu Rub maksud aku .." jawab Zayn yang salah bicara akan menyakiti perasaan Ruby.
__ADS_1
" Lalu apa Zayn, aku hidup bagai orang kotor tau tidak. jika yang kamu bilang adalah karma dari kakak aku. oke kamu sukses sudah buat aku jadi orang yang tidak tau harga diri aku bagai orang kotor setiap ada lelaki yang melamar ku aku tolak. Aku takut mereka mengetahui keadaan aku yang sebenarnya Zayn, aku sungguh takuttt " ucap Ruby sesenggukan yang kini dirinya tengah merosot ke lantai tidak tahan akhirnya dia meluapkan di depan Erlan dan Zayn sisi lemah seorang Ruby wanita bar bar.