
Di sebuah penthouse mewah tepatnya di pusat kota Tokyo Japan, seorang laki laki paruh baya berdarah Jepang tersebut sedang menikmati pemandangan luar dibalik kaca dengan kedua tangan berada di saku celananya.
Dia adalah Benjiro Tendo pria berdarah dingin dengan sifat nya yang kejam menjadi orang yang paling ditakuti dan juga di segani oleh pebisnis di negara lain karena selain menjadi pengusaha suksea dia salah satu anggota pemerintahan Jepang, dan dirinya termasuk Bos Mafia Yakuza yang paling di takuti.
" Bagaimana keadaannya sekarang !" tanya Ben ke asisten pribadinya.
Asisten itu pun menunduk seraya menjawab " Nyonya Anabelle dirawat di tempat terbaik berada di Negara Paris Bos dan beliau dalam pantauan putri nya saat ini " jawab laki laki itu yang posisinya berada di belakang Benjiro.
" Pastikan buat penjagaan yang ketat di sekitar Ana dan juga putri nya, aku tidak mau hal buruk menimpa mereka lagi. Sudah cukup aku membuatnya tersiksa selama ini, huh...... aku ingin menebus dosaku ke Allerick " ujar Ben kepada asisten yang berada di belakang nya.
" Baik boss " ucap laki laki itu menunduk hormat ke arah Benjiro.
Benjiro Tendo dulunya adalah teman masa kecil Anabelle di Tokyo kedua orang tuanya pun sahabat dekat, tanpa mereka sadari bahwa Benjiro mulai sejak kecil sudah menyukai Anabelle yang periang.
Namun cinta nya bertepuk sebelah tangan saat Ana curhat ke Ben bahwa dirinya menyukai teman kuliah nya yang bernama Allerick. Ben pun dengan lapang dada mencoba merelakan Ana, meski dalam hatinya begitu sakit saat kenyataan tidak sesuai dengan angannya.
__ADS_1
***
Di Markas Black Rose, Mala mencoba menghubungi Zoe karena ada beberapa pemberontak yang ingin menghancurkan Kartel mereka.
" Aduh dimana ya nona Zoe, padahal situasinya genting begini " monolog Mala mondar mandir seraya memegang handphone nya.
" Ahhaa, kenapa sampai kelupaan sama Bos kedua ya " Mala pun mencoba menghubungi Doni.
Tuttt Tuttt Tuttt
" Apaa!! " Doni pun terkejut dikala kartel yang ia bangun dengan Zoe harus di rusak oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.
" Atas dasar apa kelompok mereka ingin menyerang Black Rose " tanya Doni.
" Ini seperti dendam pribadi dengan Ketua Black Rose, karena Ketua mereka lah yang dibuat sakit hati oleh Nona Zoe hanya itu informasi yang saya dapatkan " jawab Mala seraya gugup mengatakannya ke Doni.
__ADS_1
" Mereka dari kartel mana " tanya Doni penasaran.
" SINALOA boss nama kartel mereka " jawab Mala.
Deg
Doni begitu terkejut setelah mengetahui bahwa kartel itu adalah milik Erlan yang beberapa tahun yang lalu pernah ia bongkar bersama Zayn, kejahatannya mengenai penjualan senjata ilegal dan obat obatan terlarang.
Dalam benak Doni untuk apa Erlan menyerang Black Rose, apakah dirinya sudah tahu bahwa ketua Kartel mereka adalah Zoe Lysandra Allerick wanita yang membuatnya sakit hati hingga saat ini.
" Kamu jangan pernah bicara masalah ini dengan Zoe, apa kamu mengerti Mala! " titah Doni dalam balik telpon melarang Mala memberitahu situasi genting ini ke Zoe sebab Doni khawatir dengan kondisi nya yang saat ini tengah berbadan dua, Doni tidak ingin mengambil resiko dengan mengikutsertakan Zoe meskipun Zoe lah ketua mereka.
" Ba...baik Bos " jawab Mala tergugu sedetik kemudian telepon dimatikan sepihak oleh Doni.
Tutttt....
__ADS_1
" Isshhh si Bos tampan tampan tapi seperti gunung es " gerutu Mala.