
Zayn yang sudah 2 hari ini menunggu kabar dari Zoe pasca menyebarnya berita viral mengenai dirinya dan Ruby, dirinya takut bila akhirnya Zoe tahu semua kebohongannya dan memilih untuk menjauhi dirinya.
Terdengar dering ponsel milik Zayn di atas nakas.
" Ya ada apa " ujar Zayn yang ternyata dari Ruby.
" Sayang apakah kamu tahu tadi siang saat aku ingin menebus vitamin aku bertemu dengan Zoe loh di Rumah sakit " ucap Ruby.
Memang setelah Zoe sadar dari pingsan nya dirinya dipaksa periksa ke Dokter Obgyn untuk melakukan usg agat memastikan apakah betul ia tengah mengandung. Namun saat di Rumah Sakit Ruby tidak sengaja melihat Zoe masuk ke ruang Obgyn ditemani Doni.
" Tapi apa kamu tahu juga kalau Zoe tadi periksa kandungan ditemani sama Asisten kamu itu Doni " tandasnya memanas manasi agar Zayn terpengaruh dengan ucapannya.
Zayn pun terdiam beberapa saat kemudian dia mulai bertanya kebenaran ke Ruby tentang yang dilihatnya tadi siang.
" Apa kamu yakin yang kamu lihat itu Zoe ? " tanya Zayn.
" Ayolah sayang, kalau kamu tidak percaya aku kirim nih fotonya (setelah itu Ruby mengirim foto tersebut lewat whatsapp dengan sambungan telepon yang masih terhubung ), gimana kamu sudah lihat kan? benar kan itu Zoe aku tidak salah lihat berarti " ujar Ruby tersenyum smirk.
__ADS_1
Zayn yang melihat foto itu pun meremas smartphone yang ia genggam, hatinya terasa sakit kala ia melihat istrinya diantar oleh lelaki lain apalagi untuk periksa kandungan.
Zayn langsung mematikan sambungan telepon Ruby, dan dia bergegas pergi untuk memastikan yang dilihatnya benar atau tidak.
Ting Tong ( bunyi bel apartemen Doni )
Ceklek....
Pintu apartemen di buka oleh Doni yang saat itu memang habis mandi seusai mengantar Zoe kerumah mertuanya.
Seketika satu bogeman dari Zayn melayang ke arah wajah tampan Doni hingga sudut bibirnya berdarah sangking kerasnya.
" Kenapa kau tiba tiba datang memukul ku ?" tanya Doni yang masih bisa mengatur emosinya, padahal bisa saja dirinya membalas perbuatan Zayn namun urung karena ingin tahu apa alasannya sampai Zayn rela mendatangi ke apartemennya hanya untuk memukul dirinya.
" Cih ! kau masih tanya kenapa haa! " bentak Zayn dengan tatapan menghunus.
" Dasar bermuka dua ! di belakang ku kau ternyata menusuk ku dari belakang diam diam kamu selama ini bersama Zoe kan ?! " lanjut Zayn yang masih emosi.
__ADS_1
" tunggu,,, tunggu,,, kamu salah paham Zayn ini bukan seperti yang kamu kira aku sama Zoe hanya sekedar membantu layaknya asisten sama sepertimu yang menjadi tangan kanan mu selama ini " Doni mencoba membela diri atas kesalah pahaman yang menurut Doni sering berdua dengan Zoe.
" Hahaha, lucu sekali membantu apa saja ha! hingga istri ku hamil anak kamu iya ! itu kan yang kamu maksud membantu untuk cek kandungan setiap bulan ! " sindir Zayn ke Doni yang menuduh kehamilan istrinya.
Doni tampak mencerna kata kata yang keluar dari mulut Zayn apa tadi ? Hamil ?
"Astaga Zayn menuduh ku menghamili Zoe? benar benar gila apa ! siapa yang memfitnah ku hingga Zayn begitu percaya hasutannya " batin Doni dalam hati.
" Zayn aku kira kamu cukup cerdas dalam menghadapi setiap masalah, tapi kali ini kamu sungguh bodohnya mempercayai tuduhan yang tidak masuk akal itu. Mana mungkin aku menghamili Zoe astagaaa! Zayn sadar ! ini bukan sifat kamu mengambil kesimpulan dari satu orang " ujar Doni
" Kami suami nya! berarti selama ini kamu tidak percaya dengan istri kamu ! " tuduh Doni ke Zayn seraya medorong dada Zayn menggunakan telunjuk nya.
Zayn langsung menepis tangan Doni.
" Apa aku langsung percaya begitu saja dengan omongan mu!, emang selama ini kamu pikir aku tidak tau kamu sering berduaan dengan Zoe di setiap kesempatan bahkan kemarin dia pergi tanpa alasan tidak jelas itu pasti sama kamu kan? " ujar Zayn kekeh menuduh Doni.
Ting Tong (bunyi bel apartemen Doni)
__ADS_1
Zayn dan Doni pun melirik ke arah pintu, kemudian Doni berjalan membukanya.
" Don maaf aku kemari, tapi ada hal yang harus di selesaikan secepatnya " ujarnya....