Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Welcome Paris


__ADS_3

Wanita berparas cantik dengan memakai sweater putih dipadukan dengan celana jeans biru dongker, dan sepatu boots cokelat sebetis ia saat ini tengah menikmati udara di kota Boulogne-Billancourt salah satu kotamadya terpadat di Paris sebab menjadi aktivitas bisnis dan banyak kantor pusat perusahaan komunikasi.


Di tengah lamunan Zoe bohong bila ia tidak memikirkan Zayn mantan suaminya, sebab dia lah laki laki pertama yang membuat ia luluh seketika setelah cinta monyet nya dengan Erlan kandas.


Drrtt Drrtt Drrtt ( getar handphone miliknya )


Membuyarkan lamunannya " Aarrgghh apa yang aku pikirkan !" monolog Zoe seraya menggelengkan kepala nya mencoba menetralkan sejenak pikiran yang kalut.


Lalu beranjak mengangkat televon " Halo ".


"................"


" Apa! bagaimana pun itu adalah hak ku ada hak Zidane juga dalam mansion itu ! " ujar nya dengan nada tidak terima sebab lagi dan lagi Ruby ingin menguasai harta yang seharusnya milik Zoe dari sebagian harta Zayn.


" lakukan yang sudah aku rencanakan , aku tahu pasti hal ini akan terjadi and then you see now ! " lanjutnya yang tengah memberi perintah kepada orang suruhan nya.


Tutt (telvon terputus)


***

__ADS_1


Di sebuah mansion mewah milik Zayn, kedua paruh baya itu lebih memilih tinggal bersama Zayn sebab guna memantau istri kedua nya tersebut. Tapi lebih tepatnya untuk memberi sedikit pelajaran terhadap apa yang telah dilakukannya.


Seperti saat ini Ruby disuruh membuat kopi kesukaan Abraham namun sudah 2 kali dia membuatkan tidak cocok di lidahnya.


" Ini pa, aku harap ini cangkir terakhir Ruby capek harus buatin kopi lagi dan lagi " keluhnya.


" Heii, kamu kenapa membantah sama mertua ya ! Zoe saja tidak pernah membantah seperti kamu bahkan dia dengan senang hati membuatkan aku kopi hitam dan rasanya pas di lidah ku tidak seperti kamu, ck hambar " ejek Abraham seraya menaruh cangkir kopi buatan Ruby.


" Kenapa sih papa tidak pernah mau mencoba untuk menerima Ruby jadi menantu di keluarga ini ?" tanya Ruby.


" Ya karena kamu mencoba mendapatkan posisi kamu saat ini dengan cara licik dan saya tidak suka! "


Ruby bersungut sungut kesal dengan ucapan yang dilontarkan mertuanya baru saja.


Lalu dia pun berlalu pergi meninggalkan Abraham yang tertawa senang karena sudah memberi peringatan ke Ruby.


Saat kedua paruh baya itu berada di kamarnya pada malam harinya tiba tiba ada sambungan telepon luar negeri yang masuk di handphone nya.


" Halo Pah ini Zoe, sorry pa malam malam ganggu istirahat papa " ujar Zoe di telepon.

__ADS_1


" Iya nak tidak masalah kok, ada perlu apa sampai kamu telepon papa ada hal penting ya? " tanya Abraham.


" Aku harap papa dan mama jangan salah paham dulu, karena aku nantinya akan meminta hak ku dan juga Zidane ke mas Zayn "


" Ini juga sebagai bentuk pelajaran buat mereka berdua pa, apa papa tidak keberatan? " tanya Zoe lagi.


" Hal itu malah bagus dong papa akan dukung kamu biar saja Zayn bangkrut sekalian biar dia bisa berpikir sebelum bertindak " jawab Abraham.


" Hah, kalau mama apa setuju jika 30 persen saham diberikan Zidane " tanya nya lagi ke Abraham.


" Zoe sayang, mama tidak masalah karena Zidane juga cucu mama dan papa. Karena mama tidak suka dengan istri baru Zayn yang bisanya cuma foya foya " keluh Devi.


Suara Zoe tertawa di balik telvon " mama bisa aja, asal mama jangan terlalu kepikiran ingat kondisi kesehatan mama " nasihat Zoe ke Devi.


" Iya sayang "


" Udah dulu ya ma, Zoe harus pergi ke kantor " ujar Zoe.


" Baiklah hati hati ya disana, jaga diri baik baik "

__ADS_1


__ADS_2