Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Episode 48 season 2


__ADS_3

Zayn berusaha bertanggung jawab terhadap janin yang dikandung Ruby, hari ini dia menemani Ruby untuk periksa kandungan di Rumah Sakit.


Di sepanjang koridor Rumah Sakit semua orang berbisik tentang Ruby sebagai pelakor, ada yang berbisik istri kedua CEO Abraham Group.


" *Dasar wanita tidak tau malu udah merebut suami teman sendiri eh sampai hamil lagi "


" Itu tuh simpanan CEO Abraham Group, padahal masih cantikan istri sah nya loh "


" kalau aku jadi istri sah nya udah aku bejek bejek itu pelakor, palingan cuma ingin harta suaminya doang secara seorang CEO* "


yah begitulah kira kira bisik bisik orang orang di Rumah Sakit sebab Zayn salah satu penyumbang terbesar di Rumah Sakit tersebut. Sedangkan yang jadi perbincangan hanya cuek sembari menggandeng tangan Zayn erat.


Saat mereka masuk ke ruang obgyn Zayn setia menemani Ruby, kebetulan Dokter jaga pada saat siang adalah seorang laki laki.


" Selamat siang Tuan " ucap Dokter Obgyn.


" Hmm, tolong periksa kandungan istri saya" ujar Zayn dan langsung mendudukkan bokongnya di kursi yang menghadap layar monitor.


" baik mari silahkan nona berbaring disini" titah Dokter.


Ruby pun berbaring dengan bantuan perawat diselimuti sampai batas bawah pusar, dan mulai diolesi gel.

__ADS_1


Zayn sama sekali tidak cemburu meskipun Dokter Obgyn seorang laki laki, beda hal nya jika Zoe pasti sudah ada drama ganti Dokter lah, menyuruh perawat mengambil alih tugas lah.


" Janin nya berumur 8 minggu, ini masih kecil ya seukuran kacang. Harus dijaga pola makannya dan asupan nutrisi bagi ibu dan janinnya, karena trimester awal masih rawan, yang penting jangan terlalu banyak pikiran juga "


" ini saya resepkan obatnya ya nona " ujar Dokter


Zayn tidak banyak tanya di sini dia hanya menatap layar monitor.


" Baiklah terima kasih Dok " ucap Zayn seraya mengambil resep dari Dokter.


" sama sama Tuan "


" kamu tunggu dulu disini aku mau ambil vitamin nya " titah Zayn.


Namun tiba tiba saja ada Kiandra menghampiri Ruby yang sedang duduk " whoaa, rupanya ada istri kedua ya disini. wah benar benar gak nyangka ya kamu setega itu ternyata sama teman kamu " ejek Kiandra.


Sorot mata tajam Ruby seolah menghunus perkataan Kiandra barusan.


" Apa maksud kamu!, setidaknya Zayn menikahi ku tidak seperti kamu yang dari dulu mengemis cinta tapi tidak ada balasan , aduh kasian yaa" tandas Ruby.


Kiandra merasa geram dengan ucapan Ruby hingga dia ingin melayangkan tangan kanannya untuk menampar Ruby, tapi sedetik kemudian tangan itu menggantung ada yang menahannya.

__ADS_1


"Z...zayn " cicit Kiandra.


" Apa yang kamu lakukan sama Ruby ?" tanya Zayn dingin tanpa ekspresi.


" Ahh , aku aku hanya menyapa dia aja kok zayn " ucap Kiandra bohong.


" lain kali jangan buat keributan di Rumah Sakit, kalian lihat semua orang menatap kalian yang bertengkar " ujar Zayn menunjuk orang orang yang saat ini tengah menonton aksi pertengkaran mereka.


Ruby dan Kiandra pun menunduk malu.


" Ayo kita pulang ini aku sudah ambil vitamin dan obat nya " ajak Zayn ke Ruby.


" hmm, Baiklah " jawab Ruby yang menggandeng tangan Zayn, dan berbalik tersenyum remeh ke Kiandra.


"Sialan, awas saja kamu sepertinya aku harus kerja sama dengan Zoe, ahh iya benar kenapa juga aku harus membenci Zoe, yang seharusnya dibenci itu Ruby iyah setidaknya sikap Zoe baik tidak seperti wanita sundal itu yang congkak.!" batin Kiandra geram.


......................


Erlan laki laki itu masih saja tergila gila dengan Zoe, hah memang kalau sodara tidak jauh beda sama sama jiwa pebinor dan pelakor.


" Halo, besok kita siapkan rencana yang sudah kita susun " ucap Erlan di telvon

__ADS_1


" Oke kak, aku sungguh tidak sabar melihat muka Zayn marah ke Zoe " tandas Ruby di telvon.


" Dengan begini kita sama sama diuntungkan kamu adik ku bisa memiliki Zayn seutuhnya sedangkan kakak bisa memiliki Zow kembali " ucap Erlan dengan senyum smirk nya.


__ADS_2