Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Tewasnya Erlan


__ADS_3

Di sebuah markas kartel Black Rose dua pasang anak manusia kakak beradik dalam kondisi mengenaskan dimana kedua tangan Erlan digantung hanya bertelanjang dada menampakkan bekas cambukan dan sayatan di sekujur tubuhnya. Wajahnya sudah babak belur karena dihajar habis-habisan oleh Mala yah wanita itu melampiaskan kemarahannya atas apa yang menimpa sang Kakak Zoe orang yang telah menyelamatkan hidupnya.


Sedangkan Rubhy dibuat tak berdaya oleh anak buah Doni, dirinya yang hamil harus terpaksa melayani nafsu bejat anggota Black Rose, sebab hal itu pantas ia dapatkan karena telah membuat Zoe dilecehkan hingga kondisi kritis ya untung saja masih bisa diselamatkan tapi tidak dengan janinnya.


Keadaan Rubhy yang tanpa busana sungguh menjijikkan banyak jejak tanda kemerahan di sekujur tubuhnya dan mengalir darah bercampur air mani di sela pahanya. Itu semua dilakukan atas perintah Doni tentunya.


Tak


Tak


Tak


Bunyi sepatu menggema di lorong ruangan markas Black Rose.


Seluruh anggotanya tahu siapa yang datang, yang tak lain dan tak bukan adalah tangan kanan ketua mereka.


" Bos ", sapa Mala ke Doni yang baru saja tiba


" Hmm, dimana mereka (Erlan dan Rubhy) ? ", tanya Doni.


" Di ruang eksekusi Bos, ah maaf Bos bagaimana kabar nona Zoe Bos ? ".


" Dia masih belum sadar tapi sudah melewati masa kritisnya, kau tenang saja semua akan baik-baik saja ". Mala pun hanya mengangguk dan tidak banyak tanya sebab sudah saatnya Bosnya melakukan eksekusi mati kedua musuhnya karena telah mencelakai sang Ketua.


Ceklek


Doni menggeser kursi disampingnya dan menunduk seraya menopang siku tangan di pahanya menatap wajah babak belur Erlan.


" Siram dia dengan air ! ", titah Doni.

__ADS_1


seketika Byur....


" Hahh, haahh ", nafas Erlan tersengal akibat guyuran air mengenai wajahnya.


Perlahan netranya menatap orang yang dia kenal di depannya sebagai tangan kanan Zayn.


Erlan pun tersenyum remeh ke arahnya, tidak ada rasa bersalah sedikitkpun di hatinya hal itu lantas membuat Doni semakin murka karena telah membuat wanita yang dicintainya terluka batin dan fisiknya.


" Aku sudah menikmatinya, meskipun bekas dari Zayn tapi intinya sangat sempit ", ujar Erlan memancing emosi Doni, dia tau bahwa Doni selama ini sangat mencintai Zoe bahkan sebelum menikah dengan Zayn.


Dugh


Bugh


Bugh


Bugh


Dia pun mengambil pistol dibalik celananya dan meniup ujung pistol seolah mengejek Erlan bahwa Dewa Kematian akan datang menjemputnya.


" Ucapkan selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya "


Dorr


Dorr


Doni lebih memilih cara cepat dengan menembakkan pelurunya tepat di jantungnya, karena dirinya harus bergegas kembali ke Rumah Sakit untuk melihat perkembangan Zoe.


" Buang mayatnya, jangan sampai ada jejak jika perlu kalian bakar saja ", titahnya ke anak buahnya.

__ADS_1


Mereka pun mengangguk tanda mengerti apa yang diperintahkan bosnya.


" Mala " panggil Doni.


" Iya Bos "


" Asingkan Rubhy di hutan X biarkan dia kelaparan, dan lebih bagus lagi jika Leon menyantapnya. Aku paling anti membunuh perempuan kau mengerti kan ? " titahnya ke Mala yang dijawab anggukan olehnya.


" Baiklah aku pergi ", Doni pun bergegas keluar markas.


Namun baru beberapa langkah, Mala memanggilnya.


" Bos "


Doni pun berbalik arah dan menatap Mala.


" Apa lagi ? ", tanya Doni.


" Apakah aku boleh ikut mengunjungi nono Zoe? "


Mala gugup jika harus bersitatap dengan Doni, jantungnya berdegup kencang.


" Lebih baik nanti saja saat Zoe sudah sadar dia masih butuh waktu beristirahat ", ucap Doni.


" Ah, iya Bos benar baiklah ".


Doni melanjutkan langkahnya keluar markas. Mala pun merutuki kebodohannya hanya karena ingin bersama Doni dia ingin menumpang satu mobil untuk menjenguk Zoe ke Rumah Sakit.


" Ah, Mala bodoh kau sangat memalukan aishh. Kak Doni kenapa jadi dingin dan datar lagi ya apa memang sudah tidak ada tempat lagi untuk ku " ,gumam Mala dalam hati seraya menepuk kepalanya yang membuat dirinya menjadi pusat perhatian anggota lainnya.

__ADS_1


Mala pum hanya menyengir kuda, dan melenggang pergi untuk mengurus Rubhy ke pembuangan.


__ADS_2