Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )

Who Is Wrong ( Masa Lalu Yang Terusik )
Episode 42 season 2


__ADS_3

Setelah menghibur Zidane dengan sejuta cara yang dilakukan Zayn akhirnya anak itu mau makan dengan ditemani oleh Ayahnya. Sesekali dia berceloteh ria karena terlalu senang makan pun belepotan.


" Papa keljana banak ya ?" tanya Zidane yang masih cadel.


" Iya nak, makanya papa telat pulangnya " jawabnya.


" hmm , begitu yah. eh tapiii pa... papa kan puna banak anak buah buanak kenapa papa capek capek kelja mending papa dilumah sama kita " ujar Zidane dengan tangannya memperagakan layaknya seorang guru.


" hahaha " Zayn tak bisa menahan tawanya saat mendengar celoteh anaknya.


" tidak bisa begitu nak, papa harus jadi contoh yang baik buat anak buah yang lain nanti mereka malas malasan bekerja " ujar Zayn.


Zidane tampak berpikir dengan mengetuk ngetukkan telunjuknya ke dahinya, bagaimana caranya supaya Ayahnya itu tidak lembur kerja lagi.


" hmm kalo begicu papa keljana online ajah kan bisa dilumah, coalna tante feby sekolahna dilumah pakai ini (seraya menunjuk notebook yang ada di tas kerja ayahnya) " jawabnya dengan segudang intrik si kecil membuat Zayn tak berkata apa apa. Zayn sungguh merasa bersalah karena telah membohongi anaknya yang selama ini percaya kepadanya.


Zayn menoleh kearah samping agar tidak tertawa sebab perkataan anaknya sungguh menggelitik perutnya sejak kapan dia tau kerja online " Baiklah papa akan selalu disisi Zidane tapi dengan satu syarat Zidane harua nurut sama mama dan papa " titah Zayn.


" issh isshh,, papa aku tuh nulut sama mama, aku cekalang udah bisa nonjokin teman Zidane " ujar nya dengan telunjuk jari yang tak bisa diam.

__ADS_1


" Memangnya kapan Zidane nonjok teman ? "


" Kemalin waktu sama mama main ke taman, meleka meledek papa kalo Zidane puna mama balu kata meleka papa lagi dalan dalan sama wanita tantik tapi bukan mama " jawabnya polos seraya berkacak pinggang seolah butuh penjelasan Zayn.


Zayn dengan muka terkejutnya bergumam dalam hati


" Ya Tuhan kenapa hal ini bisa terjadi, kalau sampai Zidane tau dia akan marah aku yang sudah berhianat terhadap mama nya."


" Teman Zidane salah lihat mungkin, jadi anak papa jangan mudah percaya sama orang lain ya " jelasnya.


" iya pah, makana kemalin Zidane tonjok mukana. telus mamanya malah malah ke mama untung mama menang hehe " tandas anak kecil itu dengan senyum pepsodent.


" mama kenapa sayang, mama gak apa apa kan? "


Zoe yang tengah menghampiri mereka memutus pembicaraan ayah dan anak tersebut.


" pada ngomongin mama yah ?" tanya Zoe selidik.


" kenapa kamu gak ngomong sayang kalau ada orang yang mau nampar kamu ?" ujar Zayn.

__ADS_1


" orang aku gak kenapa kenapa kok, lagian anak mereka yang cari masalah yang pakai ngata ngatain zidane punya mama tiri lah punya mama baru lah. Makanya Zidane langsung tonjok dia biar tau rasa tuh anak " ujar Zoe tersulut emosi.


Zayn kaget dengan penuturan Zoe, sebab setiap orang tua pasti melerai apabila anaknya berkelahi lah ini malah di dukung.


" sebentar sebentar , jangan bilang kamu tidak melerai anak kita waktu dia berantem yang ? " tanyanya.


" ya enggak lah yang orang seru gitu, apalagi Zidane sudah mahir dengan ilmu bela diri yang udah aku ajarin " jelasnya.


" Astagaaa sayanggg " ucap Zayn kaget seraya mengelus dadanya.


" kenapa gak dilerai nanti kalau dianya terluka atau zidane terluka bagaimana kan cuma masalah kecil sayang "


" haisshh masalah kecil apaan, ya gak lah yang bayangin kamu difitnah kayak gitu emang mau atau mungkin itu emang bener hmm...?" ujar Zoe.


Zayn seketika berubah beku tak berkutik.


" hellow sayang, malah ngelamun " tandas Zoe lagi.


" ehmm eh, gak aku ngerasa kepala aku pusing yang karena belum istirahat dari kemarin " ucap Zayn.

__ADS_1


" ya sudah air nya udah aku siapin, nanti habis mandi istirahata aja ya sayang aku mau melatih zidane dulu " jawabnya.


" hmm baiklah " ujarnya tanpa tanya berlatih apa.


__ADS_2