Your My HOME

Your My HOME
BAB 22 : sudah punya pacar ?


__ADS_3

" Stevanya Angelin, seorang profiler yang cukup handal di negeri ini dan sekarang dia di mutasi ke kota kecil dan menjadi bawahan. wooww!! " ucap seorang pria dengan perawakan yang gagah nan tampan.


Vanya merasa pria itu sedang berusaha untuk menjatuhkan dirinya di depan orang banyak.


" hus sudah gak boleh gitu. oh iya perkenalkan saya Jhonatan yang menghubungi kamu kemarin. " ucap pria yang menyebut dirinya Jhonatan.


" salam kenal saya Stevanya Angelin. mohon bantuannya karena saya baru di sini dan di kota ini. " ucap Vanya memperkenalkan diri


" oh iya Vanya, saya akan memperkenalkan kamu dengan semua agen yang ada di sini dan saya akan membawa kamu keliling kantor ini. " ucap Jhonatan


" baik terima kasih pak Jhonatan. " ucap Vanya dengan ragu


" tidak usah terlalu formal saya tidak gila akan hormat. panggil saya Jhonatan saja. " ucap Jhonatan menatap Vanya


Vanya kini terdiam sebab dia merasa canggung berada di antara Jhonatan dan juga pria yang menyambutnya dengan cibiran.


Vanya terus memperhatikan pria yang mencibirnya tadi, dia menelisik dari atas hingga bawah pria itu.


Jhonatan sadar jika sedari tadi Vanya memperhatikan pria yang ada bersama mereka di dalam ruangan itu.


" astaga saya lupa, namanya Barel. dia salah satu agen di tim saya. " ucap Jhonatan memperkenalkan Barel kepada Vanya


pria dengan nama Barel itu hanya diam dengan raut wajah yang datar dan cuek.


melihat raut Barel yang seperti itu Vanya tersenyum menatap ke arah Barel.


" kenapa kamu senyum-senyum sendiri, ada yang lucu. " ucap sinis Barel kepada Vanya


" enggak. " ucap Vanya dengan senyuman yang masih setia di bibir mungilnya itu.


" Vanya saya akan membawa kamu ke ruangan tempat tim kamu yang baru dan akan memperkenalkan Kamu dengan rekan kerja mu yang baru di sini. “


“ mari ikuti saya. “


Jonathan berjalan lebih dulu yang di ikuti dengan vanya lalu Barel.


Mereka bertiga berjalan dengan jarak kurang lebih sekitar 350 meter dari ruang pertama mereka bertemu.


“ ya tuhan jauh banget. “ ucap vanya dalam hati

__ADS_1


Mereka terus berjalan hingga mereka berhenti di sebuah pintu besar dengan penjagaan yang lumayan ketat dengan 4 orang penjaga yang memiliki tubuh lumayan kekar.


Ketiga manusia itu memasuki pintu besar itu yang dibukakan oleh dua dari empat orang yang menjaga pintu besar itu.


Di dalam pintu besar itu ternyata terdapat beberapa ruangan yang Vanya tidak tau sama sekali ruangan apa saja di tempat itu.


Jhonatan membawa langkah kaki vanya menuju salah satu ruangan di situ. Di dalam ruangan itu sudah terdapat beberapa orang yang saat ini tengah asik dengan keseruan mereka masing-masing


“ perhatian semuanya, saya minta waktunya sebentar. “ ucap jhonatan dan membuat beberapa orang di dalam ruangan itu menghentikan kegiatannya


“ baiklah, semuanya seperti yang sebelumnya saya informasikan jika kita akan menambah tenaga dalam tim kita. “ ucap jhonatan


“ baiklah supaya kita lebih akrab satu sama lain ada baiknya kamu memperkenalkan diri, silahkan vanya. “ sambung jhonatan


Vanya yang mendapat instruksi untuk memperkenalkan diri langsung melangkahkan kakinya sebanyak 3 langkah kaki ke depan.


“ baiklah, selamat pagi teman-teman. Nama saya Stevanya Angelin, saya dari kota Bandung dan saya di tugaskan di kota ini untuk mengisi posisi profiler yang kosong pada tim ini. saya harap teman-teman semua bisa menerima saya dengan baik dan juga bisa membantu saya untuk memberitahu saya kebiasaan atau kegiatan rutin yang di lakukan di kota ini. “


ucap Vanya panjang lebar


Setelah vanya memperkenalkan dirinya kepada beberapa orang di dalam ruangan itu, Vanya langsung memalingkan wajahnya dia tidak berani melihat ekspresi dari orang-orang di dalam ruangan itu. Dia takut jika mereka tidak menerima Vanya dengan baik.


“ baiklah Vanya, sekarang saya akan memperkenalkan mereka satu per satu. “ ucap jhonatan


“ baiklah Vanya, yang pertama ini namanya adalah Sania. Dia yang nantinya akan membantu mu dalam mengerjakan tugas sebagai seorang profiler. “ ucap Jhonatan


menunjuk seorang gadis dengan perawakan bak polwan. Gadis itu memiliki tubuh yang sangat atletis dan juga tinggi badan yang hampir sama dengan tinggi dari jhonatan.


“ hai kak, nama aku Sania. Nanti aku yang akan jadi asisten kakak. “ ucap sania


Vanya sedikit terkejut sebab Sania memanggilnya dengan sebutan kakak dan hal itu di sadari oleh Jhonatan


“ tidak usah terkejut, usia dia memang di bawah kamu. Kamu dan dia terpaut usia 5 tahun dari kamu. dan juga dia merupakan anggota termuda di kantor ini. “ ucap Jhonatan


Mendengar penjelasan dari Jhonatan, Vanya semakin di buat terkejut pasalnya jika usia mereka terpaut jarak 5 tahun maka saat ini usia Sania adalah 17 Tahun, sebab usia vanya saat ini adalah 22 tahun.


Bukan hanya usia Sania yang membuat Vanya terkejut tetapi tubuh dan juga tinggi badan Sania.


Vanya berfikir saat mengetahui usia Sania dengan tinggi badan yang hampir sama dengan pak Jhonatan. Menurut perhitungan Vanya tinggi badan Pak Jhonatan adalah 183 dan Sania hampir setara dengan telinga pak Jhonatan.

__ADS_1


Dapat dibayangkan bukan seberapa tinggi dari Sania di usianya yang baru saja menginjak usia 17 Tahun.


“ ada apa vanya? Apa yang kamu pikirkan ? “ ucap Jhonatan


“ kamu kaget ya lihat Sania dengan tinggi badan nya. “ sambung Jhonatan


“ iya pak, saya sedikit terkejut. Di usianya yang baru menginjak usia 17 tahun tinggi tubuhnya sudah hampir mencapai tinggi badan bapak. Dia masih punya waktu 1 tahun masa pertumbuhan bagaimana tinggi badannya satu tahun ke depan. “ ucap Vanya merasa kagum dengan tubuh atletis milik Sania.


“ hehehe mungkin akan melebihi tinggi badannya pak Jo. “ ucap Sania cengengesan


“ mungkin bagi kamu ketika melihat dia akan terkejut sama seperti saya ketika dia pertama kali masuk dan ikut serta dalam organisasi ini. tapi setelah saya tau jika dia sangat suka berenang ya gak heran kalau dia tinggi. “ ucap Jhonatan.


“ nah kalau yang ini namanya Roger. Dia bagian IT dalam tim kita. “ ucap Jhonatan menunjuk pria dengan kulit gelap namun memiliki paras yang manis dengan lesung pipi di dua sisi pipinya yang dihiasi dengan rambut yang ikal.


Vanya hanya menganggukkan kepalanya ketika di perkenalkan kepada yang lain pada ruangan itu.


“ yang ini namanya Clara, dia agen dalam tim kita. “


Jhonatan kembali menunjuk seorang gadis dalam ruangan itu yang kini memiliki tubuh yang mungil jauh dibandingkan dengan Sania tadinya.


“ oh iya sebenarnya masih ada satu lagi agen dalam tim kita, dia juga baru seperti kamu. Tapi saya rasa kalian berdua sudah saling kenal satu sama lain. “ ucap Jhonatan


Vanya sedikit di buat penasaran siapa yang Jhonatan maksud.


“ oke baiklah saya sudah memperkenalkan semua rekan tim kerja kamu yang diketuai oleh saya dan wakilnya adalah Barel. “ Jelas Jhonatan


Vanya hanya menganggukkan kepalanya.


Kemudian Jhonatan mengajak Vanya untuk berkeliling bangunan tempat ia bekerja.


Banyak perbedaan antara tempat kerja Vanya saat di kota sebelumnya dengan kota sekarang tempat ia bekerja.


“ oh iya saya mau nanya, kamu sudah punya pacar atau belum ? “ entah apa yang tengah merasuki Jhonatan hingga dia melontar kan pertanyaan seperti itu kepada Vanya


*


*


*

__ADS_1


oke sampai sini dulu ya guys ya


jangan lupa like vote and subscribe 💋🌺


__ADS_2