Yurification System

Yurification System
Chapter 23 - Mio Synchronization


__ADS_3

*Sriiiing!


*Paaaang!


*Ngiiiing!


“Haaaaah!!”


*Tiiiiing!


Di pagi hari yang cerah ini, aku melakukan olahraga kecil bersama Mio.


Uhm, olahraga ini di awali dengan pemanasan tubuh dan berlari mengelilingi jalanan kecil di sekitar kota.


Namun, entah kenapa olahraga kecil ini berakhir dengan pertandingan duel antara aku dan Mio. Dalam pertandingan duel ini, aku menyadari perubahan teknik pedang Mio yang tidak biasa. Aliran pedang dan gerakan yang Mio lakukan menjadi lebih halus dari biasanya. Titik serangan dan teknik bertahan sangat berbeda dari sebelumnya.


Perubahan teknik pedang Mio membuat ku terkejut, apa yang baru saja terjadi?


Teknik pedang Mio kini berubah dan mengikuti teknik pedang milik ku?


Padahal, teknik pedang ku tidak jauh berbeda dengan teknik pedang keluarga Mio.


\=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-


Yurification Quest


Mencuri satu ciuman saat bertarung dengan Mio.


Reward: Mio Synchronization


\=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-


Kami bertarung menggunakan pedang asli, sebelumnya kami ingin menggunakan pedang kayu. Hanya saja, beban yang terlalu ringan akan mengacaukan memori otot tubuh. Menggunakan pedang asli jauh lebih baik untuk melatih memori otot tubuh.


Ayunan pedang Mio dan pedang milik ku semakin meningkat. Gerakan kecil yang kami lakukan kini berubah menjadi gerakan yang cepat dan rumit. Aku sedikit kehilangan titik fokus ku saat Yurification Quest muncul.


Terkadang, Yuification Quest muncul di saat yang tidak tepat.


Mencuri satu ciuman saat bertarung dengan Mio? Dan Mio Synchronization?


Hadiah yang di dapat dari Yurification Quest memang unik. Bahkan di Yurification Quest sebelumnya aku mendapatkan hak untuk memiliki Mio sepenuhnya. Berbeda dari sebelumnya, Yurification Quest yang satu ini terlihat cukup mudah.


*Paaang!


Aku dan Mio mengambil jarak yang cukup jauh. Nafas Mio terdengar sangat berat dan kelelahan.


Bagaimana dengan kondisi ku?


Berkat bantuan dari Yurification System dan hubungan ku yang baik dengan Mio. Aku tidak merasa lelah dengan latihan ini. Namun, aku bisa merasakan tubuh ku dipenuhi keringat dan sedikit lengket.


Olahraga ini ternyata cukup berat untuk anak kecil berumur 5 tahun, huh..


“Lily-sama sepertinya tidak kelelahan dengan pemanasan kecil ini. Perlukah ku tingkatkan sedikit kekuatan ku?” tanya Mio sembari tersenyum.


“M-Mio.. tolong yang lembut sedikit ya” balas ku.


Aku bisa merasakan senyum Mio yang memiliki arti lain. Sebagai Maid yang selalu melayani ku, aku sangat memahami arti tersembunyi dari senyuman Mio. Saat Mio menghadapi masalah yang cukup menantang, ia tersenyum tipis untuk menghadapi masalah yang ada di depannya dengan serius.


Aku sangat mengerti perasaan Mio yang satu ini.


Latihan keras yang Mio lakukan akhir-akhir ini membuatnya terjebak di dalam jurang tanpa cahaya. Mio sangat kesulitan untuk menemukan lawan yang sepadan dengan perkembangan dirinya.


Uhm! Aku akan sangat senang jika menjadi teman latihannya.


Hanya saja, Mio...


Bukankah ini terlalu berlebihan?


Saat ini, aku merasakan perubahan aura di sekitar Mio. Sekilas aku melihat bayangan tubuh Mio yang perlahan menghilang tertutupi oleh kelopak bunga sakura yang terbang menyelimuti dirinya.


Kelopak bunga sakura bertebaran di sekitar tubuh ku dan aku bisa merasakan bahaya yang semakin mendekat.


“Mio, bukankah ini sudah berlebihan-”


*Tiiiingg!


Tubuh ku bergerak menghindar setelah merasakan serangan yang datang tiba-tiba dan tangan ku bergerak untuk menangkis serangan kejutan Mio.


*Taaang!


Aku segera melakukan serangan balasan dengan mengunci arah pergerakan pedang Mio dan perlahan mendekati tubuh Mio.


Gerakan ku terbilang cukup cepat untuk membalas serangan dan memangkas jarak di antara kami.


Mio yang menyadari kesalahan kecilnya terlihat sangat terkejut. Aku bisa melihat ekspresi wajahnya yang panik dan kagum.


“Chuuu~” aku mencium pipi Mio sebagai serangan balasan dan segera pergi menjauh.

__ADS_1


“L-Lily-sama! Tolong serius!” ucap Mio yang terlihat kesal.


“Mooo! Padahal aku sudah serius untuk berlatih!” ekspresi Mio kini berubah menjadi cemberut.


“Ehehe.. Maaf, Mio” balas ku untuk meredam ekspresi cemberut Mio.


Eng! Apa ini?


Pandangan mata ku tiba-tiba berubah. Aku bisa melihat jejak ritual Linked yang pernah ku lakukan. Jari manis ku dan jari manis Mio yang terhubung dengan benang berwarna merah kini bersinar terang.


Tiba-tiba, sebuah tulisan kecil muncul di depan ku.


\=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-


Lily Schwartz De Rommel



Linked Status –


[+] Sakura Mio


Basics –


Gender: Female


Nationality: Aurora Kingdom


Age: 5


Birth Date: Winter, 5


Skill Status –


[+] Sakura Mio Ability (Mio Synchronization: OFF)


[-] Skill – Regeneration


[-] Skill – Legendary Swordsmanship


[-] Skill – Basic Strenght


[-] Skill – Stamina Recovery


[-] Skill – Perfect Parry


[-] Skill – Danger Sense


[-] Legendary Move Swordmanship: Sakura Essence Movement


[-] Legendary Move Swordmanship: Sakura Petals Movement


[-] Legendary Move Swordmanship: Sword Ethic


[-] Legendary Move Swordmanship: Precision Strike


[-] Legendary Move Swordmanship: Elegant Taunt


[-] Mythic Skill Swordmanship: Sakura Vanish


[-] Mythic Skill Swordmanship: Sakura Dash


[-] Mythic Skill Swordmanship: Sakura Aurora


[-] Mythic Skill Swordmanship; Sakura Precision Attack


[-] Mythic Skill Swordmanship: Sakura Taunt


Hidden Status –


[+] Sakura Mio


[-] Legendary Sword


[-] Swordmaster Armor


\=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-



Mio Synchronization OFF? Status apa ini?


Uh? Kenapa ini? Aku tiba-tiba ingin mendekati Mio.


“Mio..” aku mendekati Mio dan benang merah yang terhubung di antara kami bersinar semakin terang.


*Deg.. deg.. deg..

__ADS_1


Kenapa ini? tubuh ku tiba-tiba menjadi aneh dan jantung ku berdegup cepat.


“Lily-sama.. boleh aku menggenggam tangan Lily-sama? Entah kenapa aku ingin menggenggam tangan Lily-sama” ucap Mio.


Aku melihat ekspresi wajah Mio yang dipenuhi rona merah.


“Eh? Seperti ini?” aku mengulurkan tangan ku dan Mio dengan cepat menggenggamnya.


Saat tangan kami bertemu, benang merah yang terhubung di jari manis kami bersinar terang.


Aku menutup mata ku untuk menahan sinar terang yang menyilaukan ini.


Tubuh ku terasa aneh dalam sekejap, seolah tubuh ku kekurangan satu hal penting yang belum di lakukan.


“Lily-sama.. Chuu!” aku bisa merasakan sensasi bibir lembut Mio menyentuh bibir ku.


Saat itu juga, aku bisa merasakan perubahan besar yang terjadi di tubuh ku. Rasanya seperti tubuh ku dan tubuh Mio saling terhubung. Benang merah yang terhubung di jari manis kami kini terlepas dan mengikat tubuh kami.


[Mio Synchronization Online]


Ah! Jadi inikah yang dinamakan Mio Synchronization?


Terhubung dengan cara seperti ini, tidak buruk juga.


“Lily-sama..” Mio melepas ciumannya.


“Aneh sekali, rasanya aku seperti terhubung dengan Lily-sama” gumam Mio sembari menatap wajah ku.


Mio lalu bergerak menjauh dan kembali mengambil posisi bertarung.


“Lily-sama, sekali lagi!” ekspresi Mio menjadi lebih tegas dan serius.


“Kali ini, tolong jangan bercanda, Lily-sama!” ucap Mio untuk memperingati ku.


Aku memasang posisi yang sama seperti Mio, mata pedang kami saling berhadapan dan saling mengunci sasaran masing-masing.


Hembusan angin kecil yang menerbangkan kelopak bunga sakura menghalangi pandangan kami. Di saat itu juga, pertarungan kecil kami kembali terjadi.


Menggunakan teknik Sakura Dash dan Sakura Vanish, kami menghilang dan kembali muncul setelah hembusan kelopak bunga sakura terbang melayang di udara.


Tapi, perasaan apa ini?


Aku merasa serangan kami sangat serasi.


*Paaang!


*Taaang!


*Paaang!


*Taaang!


Percikan api kecil dari kedua pedang kami tertutupi dengan kelopak bunga sakura yang terbang di sekeliling kami.


Gerakan pedang kami terlihat sangat cepat dan ini terasa menyenangkan.


Pertarungan kami berjalan cukup lama. Aku tidak merasa kelelahan dengan pertarungan yang cepat ini dan tampaknya Mio juga menikmati lantunan pertarungan cepat ini.


Saat pedang kami bertemu, aku bisa melihat ekspresi Mio yang tersenyum puas.


“Umm.. Onee-chan?” tiba-tiba Nimi muncul di samping kami.


Pertarungan kecil kami berhenti ketika Nimi memanggil Mio.


Aku dan Mio segera mengambil jarak yang cukup jauh dan memberi hormat terakhir untuk menyelesaikan pertarungan kecil ini.


“Fuuuh~ itu adalah latihan yang lumayan berat! Nimiii~ apa sudah waktunya untuk mempersiapkan sarapan pagi?” tanya Mio sembari mendekati Adik Spiritnya.


“Umm! Mama telah selesai mempersiapkan sarapan pagi dan Mama menitip kan pesan kecil untuk Onee-chan.”


“Pesan kecil?” Mio sedikit kebingungan dengan perkataan Adiknya.


“Jika tidak salah, kereta kuda milik Marquess Rommel akan datang menjemput Lily Onee-chan.”


“Ah! aku lupa yang satu ini! Lily-sama! Waktunya untuk bersiap-siap kembali! Agghh!” Mio terlihat terkejut saat memalingkan wajahnya ke arah ku.


Sebelum aku memahaminya, ternyata kereta kuda milik keluarga ku berhenti tepat di belakang tubuh ku.


“ONEE-SAMAA!!”


“LILY-NEE!!”


Alice dan Alyssa keluar dari dalam kereta kuda dan berlari memeluk tubuh ku.


Eh?


Apa yang terjadi?

__ADS_1


Kenapa Alice dan Alyssa tiba-tiba memeluk tubuh ku?


Sepertinya, sesuatu telah terjadi saat aku berada di luar rumah.


__ADS_2